Cintai Aku Walau Sejenak

Cintai Aku Walau Sejenak
Kedatangan Gracia


__ADS_3

"Dok, aku tidak ingin langsung pulang. Bisakah Dokter mengantarku ke butik? Aku sudah lama tidak mengecek buktikku," ucap Gracia. Setelah beberapa saat hening, kini Gracia membuka pembicaraan.


"Okay Salju." Anton tersenyum menatap jalanan.


"Jangan panggil gitu, Dok? Aku seperti apa gitu jika dipanggil Salju. Lebih baik Dokter memanggilku 'Gracia' saja!" ucap Gracia.


"Aku ingin memanggilmu berbeda dengan yang lain." Anton menatap Gracia sekilas. ia berusaha tidak terlalu berinteraksi dengan mata Gracia.


Sorot mata yang teduh itu selalu bisa membuat hatinya bergetar. Anton sadar dia harus menjaga perasaannya. Gracia adalah istri dari sahabatnya.


"Terserah Dokter saja," ucap Gracia.


...❤️❤️❤️❤️❤️...


Akhirnya mobil Anton tiba di butik Gracia. Bangunan yang terlihat sederhana. Namun, tempat itu begitu bersih tanpa terlihat debu sedikit pun.


"Mampir dulu, Dok!" ajak Gracia setelah keduanya keluar dari mobil Anton.


"Baiklah jika dipaksa." Anton tersenyum.


"Ish, Dokter! Aku tidak maksa cuma menawarinya saja," ucap Gracia.


"Ya udah, aku balik kalau nggak dipaksa!" ancam Anton.


"Terserah Dokter saja deh." Gracia tersenyum sambil melangkah memasuki butiknya. Gadis itu menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah Anton yang menurutnya aneh.


Sedangkan Anton mengikuti Gracia dari belakang bagaikan bodyguard. Namun, setelah sampai di arah pintu masuk, semua karyawan butik yang melihat kedatangan Gracia mengira bahwa yang datang bersama Bosnya adalah suami dari gadis itu.


"Siang Nona, Tuan?" Rani membungkuk menyambut kedatangan Gracia dan Anton.


"Hm..." jawab Anton.


Gracia tersenyum pada Rani sembari menganggukkan kepalanya. Lalu, Gracia masuk ke ruangannya yang diikuti oleh Anton dari belakang.


"Silahkan duduk Dok!" ucap Gracia.

__ADS_1


"Salju, tempatmu sederhana tapi begitu nyaman." Anton menelisik ruangan Garacia.


Tok tok tok


"Masuk!" perintah Gracia.


"Ada apa Ran?" tanya Gracia setelah melihat asitennya yang masuk.


"Nona dan suami Anda mau minum apa?" tanya Rani.


"Suami?" tanya Anton dan Gracia Bersamaan.


Baik Anton Maupun Gracia terkejut dengan ucapan Rani. Sedangkan Rani mengerutkan dahinya petanda bingung.


"Bukankah Tuan adalah suami Nona Gracia?" tanya Rani. Anton yang mendengarnya tertawa terbahak-bahak sampai mengeluarkan air mata.


Rani yang melihat Anton tertawa malah semakin bingung dengan pria yang dikira suami Bosnya tersebut.


"Kenapa Tuan malah tertawa? Apakah ada yang salah dengan ucapan saya?" tanya Rani bingung.


"Nama kamu siapa?" tanya Anton.


"Rani," ucap Rani singkat.


"Rani. Nama yang bagus," ucap Anton sambil mengangguk-nganggukkan kepalanya.


"Kenalkan, aku Anton sahabatnya Gracia." Anton mengulurkan tangannya pada Rani. Rani menerima uluran tangan Anton sambil tersenyum kaku.


"Maaf Tuan, saya nggak tau kalau Tuan sahabatnya Nona Gracia, soalnya sebelum ini Nona Gracia belum pernah membawa seorang pria ke butik, dan saya pikir Tuan adalah suami Nona Gracia." Rani menundukkan kepalanya.


"Berarti Kami cocok dong menjadi sepasang kekasih?" Anton menaik turunkan alisnya.


Rani menganggukkan kepalanya.


"Ya udah, aku pesen jus Rangga, eh salah. Jus mangga maksudnya," ucap Anton konyol.

__ADS_1


Rani tersenyum kaku. "Kalau Nona mau pesen apa?" tanya Rani pada Gracia yang sedang sibuk dengan file di mejanya.


"Jus Salju saja!" ucap Anton.


"Jus Salju? Memangnya jus Salju ada Tuan?" tanya Rani.


"Aku minuman seperti biasa aja Ran!" jawab Gracia yang mendengar Anton bicara semakin ngawur.


"Ih, Salju! Kamu nggak asyik ah. Aku kan sengaja nahan asistenmu biar aku punya teman ngobrol," ucap Anton.


"Kamu bisa ngobrol dengan Rani setelah Rani membuat minuman untuk kita, kasian dari tadi dia menunggumu." Gracia menjawab Anton tanpa mengalihkan tatapannya dari berkas yang ia pegang.


"Baiklah Nona, saya pamit dulu!" Rani membungkukkan badannya.


...💋💋💋💋💋...


...TBC...


Assalamualaikum


Selamat pagi Readers


Sekarang hari libur ya?


Kemungkinan hari ini Othor update satu kali aja Soalnya Othor masih mau jalan-jalan dulu.


Semoga hari-hari kalian menyenangkan.


Maafkan Othor jika belum bisa memberi kalian kepuasan dalam karya Othor


love you All ❤️


Jangan lupa jejaknya like, komen and Vote.


Votenya Besok hari Senin, jika kalian berkenan

__ADS_1


Thank you 😍


__ADS_2