Cintai Aku Walau Sejenak

Cintai Aku Walau Sejenak
Ratuku


__ADS_3

🌿🌿🌿Cinta tak harus selalu berjalan sesuai kemauan, tetapi cinta berjalan sesuai keadaan. Jika cinta dijalani dengan keikhlasan maka kebahagiaan yang akan didapatkan.


Meskipun kepedihan yang selalu menerjang mengacaukan perasaan, tetapi jika kita sabar dalam menjalaninya, maka pasti akan mendapatkan dari buah kesabaran itu sendiri 🌿🌿🌿


...❤️❤️❤️❤️❤️...


Kini sebulan sudah berlalu, Brian dan Gracia sudah rujuk kembali.


Pernikahan Brian dan Gracia digelar secara sederhana. Namun, sangat berkesan bagi wanita itu, Gracia sangat bahagia dengan pernikahan keduanya hingga ia tak henti-hentinya mengembangkan senyum bahagianya.


"Sayang, kita langsung ke mansion aja ya! David sudah pulang terlebih dahulu sama mommy dan daddy," ucap Brian tersenyum.


Gracia membalas senyuman Brian, lalu menganggukkan kepalanya, wanita itu sedang membereskan pakaian yang akan di bawa ke mansion Brian di kamarnya sendiri. Sedangkan Brian membantu wanita itu, meskipun Gracia sudah melarang pria tersebut.


"Mas, sebaiknya Mas Brian tiduran saja! Biar aku yang bereskan," ucap Gracia.


"Nggak apa-apa, biar cepet selesai!" ucap Brian.


Brian membantu mengemasi barang Gracia yang akan dibawa ke mansionnya, pria itu sangat bahagia bahkan tidak terbayangkan sebelumnya bahwa ia akan mendapatkan wanita itu kembali.


Setelah beberapa saat kemudian Brian dan Gracia sudah selesai beres-beres. Gracia hendak melangkahkan kakinya ke kamar mandi. Namun, Brian menarik pergelangan wanita itu hingga Gracia jatuh terjerembab ke dada bidang Brian yang sengaja menjatuhkan dirinya ke tempat tidur.


"Aku menginginkanmu!" ucap Brian tanpa basa basi. Pria itu menatap wajah Gracia yang menimpa tubuhnya dengan penuh damba.


Gracia yang mengerti dengan ucapan Brian bingung harus jawab apa, hingga ia memilih untuk diam. Pipi wanita itupun sudah semerah tomat, meskipun ia pernah melakukannya dengan Brian, tetapi itu sudah sangat lama dan bertahun-tahun. Ia merasa malu karena ini akan menjadi yang pertama bagi pernikahan keduanya.


"Sekarang masih siang Mas! Apa ini nggak apa-apa?" tanya Gracia.


"Nggak!" ucap Brian. Pria itu tersenyum melihat Gracia yang malu-malu.


Brian langsung membungkam mulut Gracia dengan bibirnya tanpa permisi lagi, Pria itu melum*at bibir wanita itu dengan nafs* yang membuncah.


Tangan Brian tidak tinggal diam, ia menelusupkan jari jemarinya ke dalam gaun yang dipakai wanita tersebut, lalu meremas sesuatu yang pernah menjadi favoritnya dan membuat Gracia mendesah karena sudah terbuai oleh belain Brian.


Keduanya sudah telanj'ng polos, mereka sudah tidak tahan untuk melakukan penyatuannya, Brian sudah mengeluarkan miliknya dan bersiap untuk masuk kedalam gua yang menjadi favoritnya itu. Namun, sebelum Brain menghantam sesuatu yang menjadi candunya, tiba-tiba saja terdengar suara ketukan pintu.


Tok tok tok...


"Sial!" umpat Brian. Baik Brian maupun Gracia sudah mandi keringat dengan nafas yang memburu, karena nafs* yang sudah mencapai ubun-ubun.


"Cia, kamu sudah siap Nak? Apakah butuh bantuan Mommy?" tanya Pradita dibalik pintu.


"Sudah Mom," teriak Gracia berusaha menormalkan nafasnya yang memburu.


"Jangan lama-lama! David dan mertuamu menunggumu, mereka menghubungi mommy," ucap Pradita.

__ADS_1


"Iya Mom, Cia mandi dulu!" jawab Gracia.


Setelah mendengar jawaban Gracia, kini wanita paruh baya itu meninggalkan kamar putrinya. Pradita hanya menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar suara Cia yang sedang ngos-ngosan. Pradita tersenyum karena ia tau betul apa yang sedang mereka lakukan di kamar putrinya itu.


"Dasar anak muda!" ucap Pradita sambil melangkahkan kakinya meninggalkan kamar tersebut.


Sedangkan di dalam kamar itu, Gracia mendorong tubuh kekar Brian yang sedang mengukungnya. Wanita itu, sudah berdiri sambil mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya.


"Sayang, kita lanjutkan dulu yuk!" ajak Brian.


"Mas, kita lanjutkan nanti aja, kita sedang ditunggu. Aku nggak mau terkesan tidak baik di hari pertama berada di mansionmu," ucap Gracia.


"Tapi ini...," Brian menunjukkan miliknya yang sudah menegang bagaikan kayu balok.


"Apa sih Mas?" Gadis itu memalingkan mukanya karena malu, lalu lari ke kamar mandi membiarkan Brian yang sedang frustasi karena tidak bisa menyalurkan nafs*nya.


Brian mengejar Gracia untuk mandi bersama. Namun, sebelum pria itu sampai di kamar mandi tersebut, Gracia sudah menguncinya terlebih dahulu.


Tok tok tok...


"Sayang, kita mandi bareng yuk!" ajak Brian. Pria itu akan mencoba menggoda Gracia.


"Sebentar Mas! Kita mandi masing-masing aja, jika kita mandi bersama, pasti kita akan lama," teriak Gracia dari dalam kamar mandi itu.


"Tapi sayang," ucap Brian frustasi.


Akhirnya pria itu pasrah dan menunggu istrinya di depan kamar mandi tersebut.


...❤️❤️❤️❤️❤️...


Setelah Brian dan Gracia menyelesaikan ritual mandinya, kini keduanya turun dengan Brian yang membawa koper milik Gracia.


Pradita menunggu putri dan menantunya itu untuk mengantar kepergian Gracia dari mansion tersebut.


"Sayang," ucap Pradita merentangkan kedua tangannya pada Gracia, lalu memeluk putrinya itu setelah Gracia mendekat ke arahnya.


"Jadilah istri yang baik!" ucap Pradita.


"Aku akan berusaha menjadi yang terbaik Mom," ucap Gracia pada wanita paruh baya itu.


Pradita mengendurkan pelukannya, lalu berjalan beriringan dengan putrinya tersebut. Sementara Brian mengikutiku langkah keduanya dari belakang.


Kini Gracia masuk ke dalam mobil Brian, dengan Pradita yang membantu menutup pintu mobil yang akan membawa putrinya pergi. Sedangkan Brian sudah duduk di kursi kemudi, lalu melajukan mobilnya setelah Pradita melambaikan tangannya pada Gracia.


Sementara di dalam mobil, kecanggungan pengantin baru itu kembali terjadi hingga hanyalah keheningan yang ada diantara mereka.

__ADS_1


Brian menatap istrinya itu dengan senyum cerahnya, sedangkan Gracia menatap jalanan untuk menormalkan detak jantungnya yang berpacu tidak seperti biasanya.


Setelah beberapa menit kemudian, kini mobil Brian telah sampai di mansionnya. Brian sangat bahagia, meskipun Gracia bukan pertama kalinya ke mansion itu, tetapi Gracia pertama kalinya disambut menjadi seorang ratu untuk pernikahan yang kedua kalinya dengan orang yang sama.


Brian turun dari mobilnya terlebih dahulu, lalu mengitari mobil itu untuk membuka pintu mobilnya.


"Apaan sih Mas! Aku bisa buka mobil sendiri!" ucap Gracia tersenyum.


"Nggak apa-apa sayang, kau adalah ratuku jadi sudah sewajarnya jika aku memperlakukanmu kayak gini!" Brian membalas senyuman Gracia lembut.


"Thank you Mas," ucap Gracia.


"Urwell, I love you." ucap Brian tersenyum.


"I love you too," jawab Gracia.


Gracia melangkahkan kakinya ke mansion Brian yang sempat ditinggalkannya itu. Ia sangat bahagia karena bisa kembali menginjakkan kakinya ke mansion tersebut.


Gracia melihat suasana mansion Brian yang sudah didekorasi seindah mungkin untuk menyambut kedatangannya di mansion tersebut. Ia menatap sekelilingnya yang dipenuhi dengan bunga kesukaannya. Ia juga tidak menyangka bahwa ia akan kembali ke mansion tersebut sebagai istri Brian untuk yang kedua kalinya.


"Selamat datang Mommy," ucap David lalu menghambur memeluk Gracia.


"Selamat datang menantu kesayangan mommy," ucap Silvia.


"Selamat datang kembali," ucap Aaron datar.


"Terima kasih, sayang, Mommy, Daddy!" ucap Gracia tersenyum.


"Daddy...!" David menghambur memeluk Brian, lalu Brian duduk dengan mensejahterakan tubuhnya dengan bocah kecil itu dan memeluknya erat.


"Terima kasih, Daddy! Karena Daddy telah menepati janjinya pada David," ucap bocah kecil itu.


"Sama-sama sayang!" ucap Brian.


"Mommy, Daddy...! Malam ini David nginep di mansion grandpa ya Dad? Kata grandma David nggak boleh gangguin mommy sama Daddy jika pengen adek bayi," ucap David polos.


Baik Brian maupun Gracia terlihat salah tingkah dengan ucapan putranya itu, sedangkan Silvia memalingkan mukanya karena ditatap tajam oleh Aaron.


...💋💋💋💋💋...


...TBC...


Mungkin Othor akan update hanya 1 kali perhari ya sayang, karena Othor pengen mengikuti KMO dan menyelesaikan tugas dari sana. Doakan Othor semoga tembus sampai Akhir 🤭🙈


Thank you atas dukungan Kalian ❤️😍

__ADS_1


I love you Always Readersku sayang ❤️


__ADS_2