
Setelah makan malam, Annisa sedang asyik menonton acara komedi yang disiarkan salah satu stasiun televisi, sementara Alexa dan Putri masih belum keluar dari kamarnya. Tak lama berselang terlihat Putri menuruni
tangga menuju ruang keluarga dimana Annisa berada.
“Hei bocil, lagi nonton apa?” tanya Putri setelah duduk disamping Annisa yang lagi menertawakan tingkah laku pelawak yang ada di televisi.
“Ini kak acara komedi” jawab Annisa.
Putri lantas merebut remot TV dari tangan Annisa lalu mengganti chanel TV.
“Ih kakak, ganggu aja nih” Protes Annisa yang melihat siaran TV berubah menjadi siaran berita.
“Hei jangan marah. Acara tadi tidak penting, ini yang penting. Dengan menonton berita kita bisa melihat perkembangan dunia dan ekonomi” sahut Putri.
“Tapi kan kita juga butuh hiburan agar hidup tidak berjalan monoton” ucap Annisa.
“Sok bijak sekali adiiku ini. Eh ada berita tentang kamu tuh” tunjuk Putri yang melihat berita tentang kemunculan adik dari CEO AG Gautama. Hanya saja Cuma informasi terkait dengan nama dan sekolah. Fotonya tidak ditampilkan. “Kamu terkenal sekarang, namamu masuk berita. Besok lihat saja pasti banyak wartawan yang memburu berita tentangmu disekolah” lanjutnya.
“Untung fotonya gak dimunculkan, bisa susah nanti beraktivitas kalau fotoku tersebar” sahut Annisa.
“Memang saya melarang untuk menampilkan fotomu agar kamu masih bisa beraktivitas seperti biasa” kali ini Alexa yang tiba-tiba muncul berbicara.
“Kakak tahu kalau akan ada berita ini ditayangkan?” tanya Annisa.
“Iya, Mereka sudah menghubungi kakak untuk ijin menayangkan berita ini” jawab Alexa. Bukan tanpa alasan sehingga stasiun TV harus ijin karena jika menayangkan tanpa ijin terlebih dahulu akan berurusan denga AG Group yang imbasnya investasi mereka pasti ditarik.
“Wiuh kakak hebat” sahut Annisa.
“Maaf Nona. Ada tamu mencari nona” seorang pelayan datang melapor.
“Siapa mbak?” tanya Alexa.
“Namanya Lukman bersama seorang gadis”Jawab pelayan itu.
“Suruh kesini langsung mbak” sahut Alexa. Pelayan itu membungkuk lalu meninggalkan mereka menuju ruang tamu.
“Ngapain Lukman kesini?” tanya Putri.
“Gue yang minta dia kesini, ada hal yang harus gue lakukan” jawab Alexa.
“Lo kan belum sembuh betul, istrahatlah dulu” ucap Putri yang mengahwatirkan kondisi kesehatan Alexa walau dia tahu bahwa Alexa tidak akan mendengarkannya.
“Malam Bos” Sapa Lukman yang datang bersama seorang gadis cantik yang seumuran dengan Annisa.
“Perkenalkan namamu” Perintah Alexa kepada gadis itu.
“Selamat malam. Perkenalkan nama saya Alicia Saputri panggilan Alice kode A155 siap bertugas” Seru Alice dengan gaya militer.
“Santai saja gak usah kayak melapor kepada ketuamu yang kaku itu” Protes Putri.
__ADS_1
“Duduk” Perintah Alexa dan keduanya kemudian duduk disofa yang masih kosong didepan mereka. “Alice, tugasmu adalah menemani Annisa selama disekolah sampai berada dirumah, Sementara dia masih berada dirumah ini kamu harus melatih dia dasar-dasar beladiri. Pengawalan ini sifatnya terbuka jadi kamu wajib merahasiakan identitasmu sebagai pengawal, sebagai gantinya kamu dikenal sebagai sepupu Annisa dari daerah yang pindah sekolah. Mengerti” Alexa menjelaskan tugas yang dibebankan kepada Alice.
“Mengerti Bos” Sahut Alice dengan tegas.
“Kamu bisa memanggil saya kakak seperti Annisa. Annisa silahkan berkenalan, dia yang akan menemanimu.” Ucap Alexa.
“Ingat selama dirumah ini kamu bebas melakukan apa saja kecuali masuk ruang kerja yang ada dirumah ini dan kamarku jika tidak dipanggil” ucap Alexa.
Annisa berdiri dan mendekati Alice dan duduk disampingnya “Namaku Annisa, senang berkenalan denganmu” ucap Annisa sambil mengulurkan tangannya.
“Senang berkenalan denganmu Nona” jawab Alice.
“Kamu jangan panggil nona. Dan kamu boleh pakai lo gue sama saya” Annisa mencoba mengakrabkan diri.
“Saya Putri, kamu boleh memanggil kakak Putri” sahut Putri memperkenalkan diri.
“Kamarmu sudah disiapkan silahkan istirahat dulu” ujar Alexa.
“Kakak, boleh aku sekamar dengan Alice?” pinta Annisa.
“Terserah kamu saja” ucap Alexa.
“Asyik, Alice ayo gue antar kekamar” ajak Annisa sambil merai tangan Alice dan mengandengnya kekamarnya. Pribadi Alice yang tegas dan dingin berbanding terbalik dengan Annisa yang ceria.
“Wah. Bertambah lagi cewek dingin dirumah ini” gumah Putri pelan tapi masih didengar Alexa.
“Coba ulang yang lo katakan tadi” Alexa menatap tajam.
“Mana data tentang polisi dan pengacara itu” sahut Alexa.
Lukman kemudian mengambil tablet didalam tasnya kemudian membuka data yang diminta Alexa lalu memberikannya pada Alexa. Alexa meraih tablet itu lalu membaca data-data orang tersebut.
“Bagus. Ternyata mereka melakukan pencucian uang dengan membeli saham. Kamu sudah telusuri pemilik perusahaan itu?” tanya Alexa.
“Sudah bos. Namanya Ricard Welton usia 60 tahun. tinggal di Negara M. Dari data passport yang bisa saya retas dia berasal dari Indonesia dan pindah kenegara M 10 tahun yang lalu” lapor Lukman.
“Saya tau orang ini, licik dan kejam” ucap Alexa.
“Setelah saya telusuri lebih dalam ternyata nama waktu kecilnya Robby Gautama dia berganti nama setelah ibunya menikah dengan pengusaha batu bara asal kalimantan” Ucap Lukman yang membuat Alexa makin terkejut.
“Apa maksudmu? Apa dia masih ada hubungan denganku?” bentak Alexa.
“Dia adalah Adik tiri dari kakek anda bos, dia anak dari hasil hubungan gelap ayah kakek anda dengan seorang pekerja malam.” Jawab Lukman.
“Apa ada hubungannya dengan kecelakaan ayahku? Tanya Alexa.
“Saya belum tahu pasti tentang itu bos. Tapi akan terus saya selidiki” jawab Lukman
“Menurutmu bagaimana Put? Tanya Alexa kepada Putri yang sejak tadi menyimak saja.
__ADS_1
“Menurutku ini kemungkinan bisa terjadi apalagi dia adalah anak hasil hubungan gelap dan pastinya tidak mendapat warisan seprti kakekmu” jawab Putri “Lukman, ada info tentang kehidupan ibunya? Lanjut Putri bertanya.
“Ketika berhubungan dengan ayah kakek anda ibunya masih berusia 23 tahun dan bekerja sebagai pelayan Bar. Kakek anda tidak mengetahui gadis itu hamil karena gadis itu pindah kekalimantan. Ketika masih remaja ayah tirinya meninggal karena serangan jantung karena perusahaanya bangkrut. Setelah suaminya meninggal ibunya membawaya kembali ke kota ini. Mereka hidup berpindah-pindah karena ibunya berprofesi sebagai pekerja malam”
“Terus selidiki karena saya yakin dia ada hubungannya dengan kecelakaan ayahku” perintah Alexa.
“Baik bos. Terus bagaimana dengan pejabat polisi dan pengacara itu bos? Tanya Lukman
“Apa ada anggota di Mabes?” tanya Alexa kembali.
“Ada bos AKBP Fahmi bertugas disana” jawab Lukman.
“Serahkan data mereka kepada Fahmi katakan ini perintah langsung dariku” sahut Alexa.
“Put. Panggilkan Nisa kemari ada yang ingin kubicarakan” kata Alexa dan Putri langsung beranjak menuju kamar Annisa.
Tak lama berselang muncul Putri ditemani Annisa dan Alice yang mengekor dibelakang. Mereka kembali duduk disofa.
“Nisa, IQmu berapa? Tanya Alexa.
“Waktu disekolah dites IQku 145 kak” jawab Annisa.
“Saya ingin kamu belajar dengan Lukman agar kelak bisa membantu kakak” ujar Alexa.
“Belajar apa kak?” tanya Annisa penasaran.
“Belajar hacking dan programing dan kau tiap malam ajari dia disini. Kau ajari dia yang benar. Awas kalau macam-macam dengan adikku!” ancam Alexa.
“Mana berani bos” sahut Lukman. Dia tidak mungkin berani dengan bosnya karena dia anggota yang paling lemah fisiknya dan hanya mengandalkan otaknya.
“Kalian sudah makan? Kalau belum minta bik Siti atau bik Yuni menyiapkan makanan”
“Belum bos” jawab Lukman sambil cengengesan.
“Nisa antar mereka dan minta bibik menyiapkan makanan” ucap Alexa.
“Mari aku antar kemeja makan” ajak Annisa lalu melangkah menuju meja makan.
“Apa tidak salah lo minta Nisa belajar hacking? Tanya Putri.
“Gue mau siapkan dia kelak untuk memimpin salah satu anak Perusahaan. Dengan dia mempelajari hacking dan programing akan membantunya mengantisipasi masalah yang akan menyerang perusahaan. IQnya tinggi loh, rugi kalau disia-siain.” jawab Alexa “gue juga minta dia belajar beladiri agar fisiknya lebih kuat”
lanjutnya.
“Ternyata lo lakuin ini sudah dengan perencanaan matang toh” sahut Putri.
Alexa hanya tersenyum kepada sahabatnya itu, tak mungkin untuk memberi tahu sekarang semua rencana yang telah dia susun rapi. Setelah Lukman dan Alice makan malam merka kembali keruang keluarga. Alexa menyuruh
Annisa belajar dasar-dasar programing dari Lukman.
__ADS_1
To Be Continued