Dendam Alexa

Dendam Alexa
Annisa pulang ke rumahnya


__ADS_3

Prov Anissa.


Dikota J sehari sebelumnya.


Annisa setelah jam pulang sekolah tiba, dia dan Alice pulang menuju rumahnya. Setelah beberapa Minggu lamanya tidak pulang. Setelah sampai di rumahnya dia disambut dengan gembira oleh ibunya yang sudah beberapa hari terakhir tidak bertemu.


"Kamu sehat kan? Maaf ibu belum sempat lagi kerumah nak Alexa karena sibuk dirumah pak RT yang anaknya mau nikah" sahut ibunya.


"Gak apa-apa Bu. Lagian ibu harusnya jangan banyak beraktivitas nanti kecapean lagi" ucap Nisa mengingatkan ibunya itu.


"Kalian nginap kan?


"Kak Alexa lagi keluar kota, katanya besok baru balik ke kota ini jadi dia nyuruh untuk pulang ke rumah sekaligus melepas kangen" ucap Annisa manja.


"Kamu udah baikan sama kakakmu?


"Udah Bu, tapi kakak itu orang yang gak belajar dari pengalaman. Masa ngebentak Nisa didepan kak Alexa ya kakak dimarahi lah sama kak Alexa" jawab Annisa.


"Nanti ibu tegur, kalian mandi trus ganti baju sana. Setelah itu baru makan siang ya" ucap ibunya. Alice dan Annisa beranjak menuju kamar tidur milik Annisa, kamar buang layaknya kamar cewek. Nuansa cewek girly terasa dengan warna merah muda yang mendominasi kamar itu.


"Kamarmu bagus juga" sahut Alice.


"Tapi bagusan yang dirumah kak Alexa, ini kamar kecil dan sempit disana luasnya sama dengan luas setengah rumahku ini." ucap Annisa.


"Kamu pilih aja baju dilemari itu, banyak kok yang belum pernah dipakai" tunjuk Annisa


Alice kemudian membuka lemari pakaian itu dan melihat baju-baju yang sepertinya baru dibeli karena masih ada labelnya "Ini baju baru, merek mahal lagi. Yang lain aja deh, gak enak kalau pakai ini" ucapnya kepada Annisa.


"Pakai aja, itu semua dibeliin sama kak Alexa waktu jalan-jalan ke mall" ucap Annisa "Mandinya duluan saja, maaf kamar mandinya dibelakang. rumah ini cuma punya satu kamar mandi"


"Gak apa-apa udah biasa, malah diasrama dulu mandi harus antri dan waktu dibatasi" sahut Alice "Antarin kekamar mandi dong, aku gak tau letaknya" ucap Alice. Annisa berjalan lebih dulu menuju kamar mandi didekat dapur. Alice mengekor dibelakangnya sambil membawa peralatan mandi dan pakaian gantinya. Setelah Alice selesai Annisa kemudian mandi badan berganti pakaian.


Setelah Alice dan Annisa membersihkan diri dan mengganti pakaiannya mereka berdua berjalan menuju meja makan untuk makan siang dengan ibunya yang sudah menunggu mereka berdua di meja makan.

__ADS_1


"Wah makanan banyak gini Bu? Sepertinya tau kalo Nisa mau datang" tanya Annisa yang melihat beraneka makanan tersaji dimeja makan.


"Makan yang banyak, kebetulan ibu hari ini Ibu belanja dipasar. Ibu gak tau kalo kamu datang makanya waktu kalian mandi ibu masak lagi" jawab ibunya.


"Maaf merepotkan Bu. Ini salah saya yang lupa mengabarkan kepada ibu jika nona Annisa akan datang" Sahut Alice.


"Gak apa-apa, ibu malah senang kalian berdua datang. Makasih ya udah menjaga Annisa dengan baik"


"Sudah tugas saya Bu untuk menjaganya. Saya malah senang bisa menjadi bodyguard nona Annisa" jawab Alice.


"Alice kamu sudah lama jadi bodyguard? tanya ibu Rani.


"Ini tugas pertama saya Bu, tapi bergabung menjadi anggota Nona Alexa sudah 3 tahun."


"Jadi sebelumnya kamu Ngapain?


"Saya mengikuti pelatihan di markas dan sekolah juga disana" jawab Alice.


"Di markas hanya pelatihan pengawal?


"Maaf loh ibu banyak tanya sama kamu. Habisnya ibu itu penasaran dengan sosok Nona Alexa. Sudah kaya, cantik trus banyak perusahaan yang dia pimpin bahkan banyak pengawalnya"


"Nona Alexa seperti dewa penolong bagi kami. Kami yang hanya anak panti asuhan, Anak miskin serta ada juga anak jalanan direkrut dan dibimbing untuk menjadi lebih baik" jawab Alice.


"Makin kagum ibu dengan nona Alexa. Jadi kamu sudah tidak punya orang tua?"


"Sejak kecil saya besar di panti asuhan. Kata ibu panti, saya diambil dari rumah sakit karena kedua orang tua meninggal karena kecelakaan dan tidak ada anggota keluarga lain yang mau merawat saya" jawab Alice


"Ibu akan kagum lagi jika tau dia yang sebenarnya" sahut Annisa. "Dia ternyata kak Echa yang selama ini dicari sama kakak"


"Hah masa, Kakakmu sudah tau?


"Sudah. Mereka sudah bertemu kemarin" jawab Annisa. "Tapi ibu gak usah mikirin hubungan mereka, Kita liat aja bagaimana kak Agham mendekati kak Alexa kembali" lanjutnya.

__ADS_1


"Ibu cuma berharap semoga kakakmu bahagia. Itu sudah cukup untuk ibu. Dan Alice kamu anggap ibu sebagai ibumu ya, jangan kaku sama ibu. Ibu senang jika kamu mau menganggap ibu ini ibumu juga" sahut Ibu Rani


"Terimakasih Bu" ucapnya sambil tersenyum penuh kebahagiaan. Selama ini tidak pernah ada yang mau menganggapnya sebagai anak. Air matanya menetes karena haru dan bahagia bisa diterima oleh ibu Rani.


Setelah makan siang, Annisa mengajak Alice berjalan-jalan mengelilingi kompleks perumahan tempatnya tinggal. Beberapa ibu-ibu yang melihat Annisa bersama Alice menyapa dan menanyakan kenapa Annisa baru kelihatan. Annisa hanya menjawab seadanya saja.


Mereka tiba ditaman kompleks perumahan. Banyak anak kecil dan remaja yang sedang bermain bersama disana. Kedatangan Annisa dan Alice banyak dilihat oleh para remaja apa lagi mereka baru pertama kali melihat kecantikan Alice.


"Disini banyak yang memperhatikan. Aku jadi tidak nyaman" Sahut Alice yang merasa risih.


"Santai saja. Mereka juga gak berani kok ganggu kita. Mereka semua takut sama kakakku yang galak jika melihat ada yang gangguin aku" ucap Annisa. "Lagian kalau mereka mau macam-macam juga gak bakalan bisa melawan kamu. Lagian Bang Randi juga ngikutin kita dari tadi" ucap Annisa lalu memanggil Randi pengawalnya yang berdiri agak jauh dari tempat mereka.


Randi berlari mendekati Annisa yang memanggilnya "Ada apa nona memanggil saya?" tanyanya setelah berdiri didepan Annisa.


"Abang gak bisa usah jauh-jauh, dibelakang kita aja jalannya." ucap Annisa


"Baik Nona" jawab Randi.


"Kita kesana yuk, kayaknya banyak yang jual makanan disana" Ajak Annisa.


Mereka berjalan menuju tempat dimana banyak gerobak pedagang yang berjejer.


"Bang, Kak Alexa sudah tiba belum dikota B? tanya Annisa sambil berjalan.


"Sudah nona, Rombongan baru tiba di hotel untuk beristirahat" jawab Randi setelah menghubungi anggota yang berangkat bersama Alexa.


"Abang tau tujuan mereka kesana? tanya Annisa lagi.


"Maaf Nona. Kami tidak mengetahuinya, hanya yang berangkat saja yang tau tujuan mereka kesana"


"Pantas saja kak Putri juga tidak tahu tujuan mereka kesana."Gumah Annisa. Setelah membeli minuman dingin Annisa dan Alice kemudian duduk di bangku taman sementara Randi berdiri agak jauh mengawasi mereka berdua.


Hari mulai petang, Annisa dan Alice berjalan kembali menuju rumah. Takut nanti ibu nyari mereka jika pulang saat hari sudah gelap.

__ADS_1


Prov end.


To be continued


__ADS_2