Dendam Alexa

Dendam Alexa
Agham mulai sibuk


__ADS_3

Sebulan berlalu sejak Agham diangkat menjadi General Manager Hotel Illuminati, perlahan dia mulai memperlihatkan kemampuannya dalam mengelola manajemen hotel terbukti dengan meningkatkan jumlah tamu yang menginap di hotel.


Di beberapa cabang hotel juga mengalami peningkatan yang signifikan. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan minat dan keinginan untuk menginap di hotel Illuminati termasuk Promosi dan peningkatan layanan kepada tamu.


Bulan ini adalah bulan berat baginya. Mengambil alih posisi General Manager disaat hotel dalam keadaan krisis akibat penggelapan yang dilakukan oleh pejabat sebelumnya membuatnya harus extra kerja keras. Apalagi untuk posisi Direktur pelaksanaan ditiadakan oleh Annisa dan General Manager memegang penuh tanggung jawab pimpinan.


Agham yang sedang berada di dalam ruangannya sibuk memeriksa laporan keuangan hotel sebulan setelah menjabat. dia membandingkan dengan laporan beberapa bulan sebelumnya.


Annisa memasuki hotel diikuti oleh Alice. Tampak dari pakaiannya, mereka baru pulang dari sekolah. Semua karyawan sudah mengenal mereka berdua sebagai CEO dan Asisten pribadi CEO. mereka langsung menuju lantai 20 yaitu lantai paling atas bangunan hotel.


Setelah sampai di lantai 20 dia disambut oleh Sekertaris Yumna, Mereka kemudian berjalan menuju ruangan CEO.


"Apa ada berkas yang perlu ditandatangani?" tanya Annisa.


"Semua sedang dalam pemeriksaan GM Nona." Ucap Sekertaris Yumna.


"Bagaimana bekerja di sini kak? Apa ada kendala?"Tanya Annisa kepada Sekertaris Yumna. Memang awalnya Yumna ditempatkan sebagai sekertaris CEO AG Group tapi atas permintaan Annisa akhirnya dia dipindahkan ke Hotel Illuminati untuk menjadi sekertarisnya.


"Di sini lebih nyaman nona, kalau di AG Group banyak hal yang harus dikerjakan. apalagi untuk sekelas perusahaan multinasional bebannya sangat berat" jawab Yumna.


"Kamu masih tinggal di apartemen yang disediakan oleh Kak Alexa? tanya Annisa..


"Iya nona"


"Bagaimana dengan kendaraan?" tanya Annisa.


"Karena berbeda arah jadi saya menggunakan taksi nona"


"Nanti dibicarakan lagi. Apa GM ada diruangannya?" tanya Annisa kembali.


"Dia sejak tadi belum keluar dari ruangan nona"


"Ah kita keruangannya sekarang" ucap Annisa sembari berjalan lebih dulu menuju ruangan GM diikuti oleh Alice dan Sekertaris Yumna.


Sekertaris Diah yang melihat kedatangan CEO langsung berdiri dan menunduk hormat. Annisa membuka pintu tanpa mengetuk terlebih dahulu.


Agham yang mendengar suara pintu terbuka langsung menengok dan melihat Annisa memasuki ruangan bersama Alice dan Sekertaris Yumna.


"Kamu langsung dari sekolah?" tanya Agham.


"Iya kak" Annisa berjalan menuju sofa tamu dan duduk disana


"Sudah makan siang? kalau belum saya pesankan" Agham beranjak dari tempat duduknya mendekati adiknya itu.

__ADS_1


"Udah di sekolah tadi sama Alice. Bagaimana perkembangan hotel?"


"Lumayan meningkat dari bulan sebelumnya tapi masih jauh dibawah pendapatan dibulan yang sama tahun lalu" jawab Agham.


"Ini baru bulan pertama kakak memimpin Hotel. kedepannya pasti akan lebih terlihat peningkatannya" ucap Annisa "Mudah-mudahan bisa lebih meningkat lagi. Oh iya sepertinya kakak harus mengunjungi semua cabang hotel untuk membantu saya memantau perkembangan hotel cabang. karena kegiatan sekolah jadi aku tidak bisa keluar kota,. Jika nanti kakak keluar kota, serahkan tanggung jawab sementara kepada Sekertaris Yumna" lanjut Annisa.


"Untuk sekarang belum bisa, nanti kita lihat skedul kedepannya. kalau ada yang kosong nanti kakak berkunjung ke hotel cabang. untuk sekarang ini perlu dilakukan pertemuan dengan semua GM Hotel Illuminati baik pusat maupun cabang" ucap Agham.


"Kak Yumna, jadwalkan secepatnya untuk meeting dengan seluruh GM Hotel Illuminati" ucap Annisa.


"Baik Nona"


"Gimana kabar Alexa?"


"Kakak baik-baik saja, datanglah ke rumahnya jika ingin bertemu. Dia pasti senang jika kakak berkunjung" ucap Annisa.


"Nantilah jika sudah waktunya kakak akan berkunjung" ucap Agham.


"Ah iya, kak minta bagian pengadaan untuk menyiapkan mobil untuk sekertariku beraktivitas."


"Untuk sementara bisa memakai mobil operasional hotel sambil menunggu mobil untuknya siap" ucap Agham. dia kemudian menghubungi bagian pengadaan untuk menyiapkan 1 unit mobil untuk sekertaris Yumna.


"Minta kunci mobilnya di resepsionis." ucap Agham.


"Baiklah kak, saya pulang dulu. sudah seminggu gak mengunjungi ibu sekaian mau ngajak ibu nginap dirumah" ucap Annisa.


"Iya ajaklah bersamamu, kakak jarang meluangkan waktu untuk ibu dirumah" ucap Agham.


Annisa kemudian beranjak dari tempat duduknya, dia meninggalkan ruangan GM menuju lift.


"Kak, jangan lupa untuk menyiapkan jadwal meeting dengan pimpinan cabang. kalau ada apa-apa hubungi saya" ucap Annisa.


pintu lift tertutup, lift kemudian bergerak turun menuju lobby hotel. Sementara itu dilobby hotel tampak seorang wanita berpakaian seksi sedang berdebat dengan resepsionis.


"Nona, Anda tidak punya janji dengan GM jadi gak bisa menemuinya, dia masih sibuk" ucap resepsionis menjelaskan.


"Saya ini calon istrinya jadi wajar kalau tidak perlu janji untuk menemuinya" ucap wanita itu.


Annisa yang baru keluar dari lift melihat perdebatan mereka. Dia lalu mendekati keduanya untuk mengetahui permasalahannya.


"Ada apa ini?" tanya Annisa kepada Resepsionis.


"Maaf nona, dia memaksa untuk menemui bapak GM"

__ADS_1


"Kamu siapa dan ada urusan apa menemui GM?" tanya Annisa.


"Hei anak kecil, Lo gak usah ikut campur urusan pribadi orang dewasa"


"Saya tanya sekali lagi sebelum saya usir, kamu siapa?" tanya Annisa.


"Hei anak kecil, mendingan urus sekolahmu saja. Gue ini Jessica kekasihnya Agham"


"Kamu kerja di AG Group kan? saya pernah lihat kamu Disana. sebaiknya tinggalkan hotel ini sebelum saya menghubungi Asisten Bagas"Ancam Annisa.


"Emang Lo siapa sampai ngusir-ngusir gue?"


Annisa yang jenuh dengan tingkah wanita itu memanggil sekuriti yang berjaga di pintu depan..


"Siap nona"


"Kalian kalau sudah tidak mau kerja katakan, usir wanita ini dan jangan biarkan dia masuk. jangan sampai mengganggu kenyamanan tamu hotelku" ucapnya tegas..


"Baik Nona" mereka kemudian menyeret wanita itu keluar dari hotel. walau wanita itu terus mengeluarkan umpatan dan perlawanan tapi tak mampu melawan kedua sekuriti.


"Besok-besok kalau ada wanita yang mengaku sebagai kekasih GM jangan diladeni, panggil saja sekuriti untuk mengusirnya. Karena kekasih GM tidak akan kemari, dia orang sibuk" ucap Annisa memperingatkan kepada resepsionis. lalu meninggalkan resepsionis itu.


****


"Uhuk.. uhuk.." Alexa tersendat. Ah ****.. Siapa lagi yang ngomongin gue" umpatnya.


"Siapa juga yang mau ngomongin elo" seru Putri.


Putri sedang berkunjung ke perusahaan AG Group untuk memenuhi panggilan dari Alexa untuk membahas tentang rencana pembangunan Kompleks Mall di Kota SS.


"Gue minta Lo kesini mau ngasih Lo proyek"


"Proyek apaan?" tanya Putri.


"Proyek pembangunan Kompleks Mall kantor dan Apartemen sewa di kota SS. perencanaan dan perijinan sudah selesai. Angkasa group punya SDM untuk mengerjakan itu" jawab Alexa.


"Proyek Angkasa Group masih ada yang berjalan, Gue masih ada beberapa proyek yang telat dibeberapa kota" Ucap Putri.


"Gak masalah. Gue yakin Lo bisa ngatasin itu semua" ucap Alexa. "Sebulan lo mimpin perusahaan tampak banyak perkembangan, Nilai saham sudah naik dan pastinya investor sudah mulai kembali ingin menanamkan modalnya" lanjutnya.


"Nanti saya rundingkan dengan direksi tentang tawaran Lo itu" ucap Putri.


"Secepatnya, karena 2 minggu lagi akan dilelang jika kamu menolak" ucap Alexa.

__ADS_1


To Be Continued


__ADS_2