Dendam Alexa

Dendam Alexa
Jalan-jalan


__ADS_3

Alexa sedang berada di ruangan kerja Mike sambil memeriksa beberapa berkas yang disodorkan oleh Lukman terkait beberapa permasalahan yang dialami oleh Angkasa Group dan daftar direksi yang harus didepak dan permasalahan pihak hotel Illuminati yang akan diakuisisi itu.


Dengan teliti Alexa memeriksa lembar demi lembar kertas itu "Lukman, kirimkan filenya ke email ku. Manajemen hotel harus dirombak total jika ingin diakuisisi."


"Bos, Sahamnya makin jatuh dari hari ke hari, jika tidak ditangani secepatnya akan ada yang lebih dulu membelinya." sahut Lukman yang terus memantau perkembangan hotel Illuminati.


"Hubungi pak Iskandar sekarang, minta dia membeli semua saham yang dijual dan alihkan ke atas nama Annisa. Lukman, Hubungi pemiliknya untuk negosiasi pembelian tapi jangan atas nama AG Group pakai atas nama Annisa. Aku mau hotel itu aman dari gangguan pihak-pihak yang ingin menjatuhkan AG Group" Alexa memberi perintah kepada Mike dan Lukman. Mike langsung menghubungi Direktur AG Investment untuk membeli saham hotel Illuminati atas nama Annisa dan Lukman menghubungi pemilik hotel untuk membuat janji temu dengan pemilik hotel Illuminati.


"Pak Iskandar sudah bergerak untuk mengamankan saham hotel Illuminati" lapor Mike.


"Lukman bagaimana dengan pemiliknya?"


"Mereka ingin bertemu besok pagi jam 10 dihotel Illuminati" jawab Lukman.


"Hubungi Alice, minta mengantar Annisa kesini"


Lukman mengirimkan pesan kepada Alice agar segera membawa Annisa menghadap Alexa. Tak menunggu lama pintu ruangan diketuk lalu dibuka dari luar. Annisa didampingi oleh Alice memasuki ruangan itu.


"Duduk Nis" ucap Alexa menyuruh Annisa duduk didepannya. "Besok jam 9 kamu berangkat ke hotel Illuminati untuk mengurus pembelian hotel tersebut karena Lukman sudah buat janji temu jam 10 pagi. Kak Mike, minta kepala sekolah untuk Permasalah ijin keluar dari sekolah" ucap Alexa.


"Aku gak tau harus ngapain kak. Besok juga ada Midtest di jam pelajaran pertama. Kakak atau kak Putri saja yang kesana." tolak Annisa.


"Masih sempat, selesaikan midle testnya sebelum jam 9. Kamu akan ditemani oleh Alice dan Sekertaris Yumna akan menjemputmu besok disekolah. Lukman, siapkan proposal yang akan dibawa oleh Annisa besok pagi. Untuk harga cantumkan 1 triliun dan itu sudah mencakup semua aset Illuminati termasuk cabangnya dibeberapa kota. cantumkan juga jika kita membayar hutang-hutangnya di AG Bank"


"Baik Nona"


"Saya hanya bertiga saja dengan sekretaris Yumna?


"Mau berapa orang lagi, kita mau lihat dengan reaksi dari direktur dan GM-nya. Jika mereka macam-macam singkirkan "


"Tapi mana sempat kak ganti pakaian kalau berangkat dari sekolah"


"Gak usah ganti pakaian, Kamu langsung saja ke sana"


"Baiklah kak, Proposal penawarannya kirim ke saya dulu buat dipelajari"


"Kirimkan ke emailnya dan emailku jika sudah selesai kamu buat"


Alexa kemudian melirik jam ditangannya yang sudah menunjukan pukul 12 siang. Waktu begitu cepat berlalu, dia kemudian mengajak Annisa dan Alice untuk shalat dhuhur sebelum mereka pergi jalan-jalan dengan Putri.

__ADS_1


Setelah selesai dengan urusan ibadah, Alexa berangkat menuju PI Mall diikuti oleh Annisa bersama Alice yang naik mobil. Sesampainya di mall, mereka disambut oleh muka jutek Putri yang sudah menunggu lebih dari 30 menit.


"Kalian lama banget sih? gue udah nungguin lebih dari setengah jam kayak orang bloon mana sempat digangguin cowok lagi" omel Putri ketika ketiga orang yang ditunggu duduk didekatnya.


"Cakep gak cowoknya?


"Kalo cakep sih gue bungkus, ini buat jadi sopir aja masih mikir gue"


"Hahaha, kakak ada-ada saja. Kakak tenang aja , nanti aku Carikan cowok cakep buat kakak" sahut Annisa menggoda Putri supaya tidak marah lagi. www


"Alexa tuh cariin jangan gue"


"Kalo kak Alexa mah udah di tentukan jodohnya dan gak boleh nolak" jawab Annisa


"Ya udah makan siang dulu yuk, gue belum makan nih" Alexa mengalihkan pembicaraan agar tidak terlalu menjurus membahas masa depannya. "Kalian mau makan apa?


"Kakak aja, kan pasti masih belum terbiasa makanan indo" jawab Annisa.


"Kakak ngikutin aja kalian mau makan apa." sahut Alexa.


"Ah kalian lama, kita makan masakan khas Italia" Putri mengajak mereka menuju restoran Italia yang berada di lantai 2 PI Mall.


"Gam, habis ini kita nonton ya? gue udah lama nih gak nonton"


"Malas ah, kalo sama elo nonton film romantis. Penonton lain pada ciuman kita hanya bengong saja melihatnya" tolak Agham.


"Nonton Film yang bergenre comedy atau action saja biar seru. Lagian jomblo kayak kita-kita itu perlu nonton film romantis buat referensi nanti kalau pacaran" ucap Ridwan.


"Barangnya ini saja? Gak butuh yang lain, perabot rumah misalnya? tanya Agham.


"Cukup, Yuk kita kelantai 3"


"Terus belanjaannya gimana?


"Nanti diantar ke alamat baru gue" jawab Ridwan.


Mereka kemudian naik kelantai 3 dimana bioskopnya berada. Sesampainya di bioskop, Agham yang akan memesan tiket melihat adiknya bersama dengan Alexa berdiri di antrian depannya.


Dia kemudian menepuk pundak adiknya dengan lembut. Annisa sontak menoleh ke belakang. "Kakak ngapain disini?

__ADS_1


"Kamu yang ngapain disini?


"Nonton dong. Kakak ngikutin aku ya? sahut Annisa sambil menunjuk wajah kakaknya.


"Enak aja. Emang kakak kurang kerjaan sampai ngintilin loe kemana-mana. Gue kesini sama Ridwan. Tuh disana lagi beli popcorn sama minuman" Telunjuknya mengarah ke Ridwan yang sedang mengantri dibelakang Alice.


"Kakak mau gabung sama kami? Nanti sekalian aku beli tiketnya." tanya Alexa.


"Boleh saja jika tidak menggangu kalian"


"Ya udah, Nisa loe ajak kakakmu nunggu disana biar gue aja yang ngantri" sahut Alexa.


Annisa kemudian mengajak kakaknya duduk dikursi tunggu yang disediakan. Tak lama muncul Putri sama Alice membawa minuman dan popcorn.


"Kak Agham sama siapa kesini?" tanya Putri.


"Tuh sama Ridwan, Gue habis nemenin dia belanja peralatan dapur"


"Gak nanya tuh"


"Ah lo itu, masih kayak dulu suka ngerjain gue"


"Eh ada Nisa, Wah nona jutek juga ada toh. Pasti cewek kulkas itu juga datang"


"Apa lo kata? Dasar cowok arogan"


"Hei lo jangan hina bos gue dong. nanti kalau dipecat gue kerja apa" protes Agham.


"Gue gak akan mecat kakak juga, palingan bikin Cafenya cowok arogan ini bangkrut" ucap Putri.


"Emang Cafe ku segampang itu dibuat bangkrut?


"Kalau Cafe lo itu gampang, perusahaan besar saja bisa hilang dalam sekejap apalagi cuma Cafe"


"Putri bagikan tiketnya. Filmnya sudah mau diputar, Ayo kita masuk" sahut Alexa yang muncul dibelakang Putri.


Mereka pun hanya mengangguk, Putri kemudian membagikan tiket bioskopnya. Agham membaca judulnya "Untung film comedy bukan film romantis"


Setelah duduk dikursi masing-masing, mereka pun dengan tenang menikmati filmnya.

__ADS_1


To be continued


__ADS_2