Dendam Alexa

Dendam Alexa
Kunjungan Alexa


__ADS_3

Alexa berjalan memasuki Lobby Hotel Illuminati, Keamanan yang sudah mengenalnya langsung menunduk hormat sambil menyapanya. Dia kemudian berjalan menuju meja resepsionis hotel.


"Selamat siang, Bisa bertemu dengan bapak Agham"


"Apa anda sudah janji sebelumnya?" tanya resepsionis itu dengan sopan.


Belum sempat Alexa menjawab terdengar terdengar suara teriakan yang sangat familiar ditelinganya.


"Kakak..!!!" Annisa berteriak dengan suara lantang sembari berlari mendekati Alexa kemudian memeluknya. Tampak Resepsionis menatap heran karena melihat penampilan Kakak CEO mereka yang terkesan seadanya.


"Untung gue sopan berbicara, kalau gak bisa mampus gue" ucap resepsionis dalam hati.


Alexa membalas pelukan Annisa kemudian menjitak keningnya.


"Aduh.."


"Kamu itu, gak dirumah gak disini hobinya teriak-teriak. Kalian kenapa cepat pulang? bolos ya?" tanya Alexa.


"Ijin kak, ada pertemuan penting dengan para calon investor"


"Kan ada kak Agham?"


"Ah ayo kak, kita bicara di ruangan saja" Ucap Annisa lalu berjalan sembari memeluk lengan Alexa. Alice hanya diam mengikuti mereka dari belakang.


"Kamu pintar menempatkan pegawai"


"Sudah diwanti-wanti kak, biarpun yang datang pengemis mereka tetap harus sopan" ucap Annisa.


Mereka kini telah berada di dalam ruangan CEO Hotel Illuminati. Alexa duduk di kursi CEO sembari memeriksa laporan keuangan hotel yang disodorkan oleh Sekretaris Yumna.


"Hmm.. Lumayan meningkat pendapat di trimester pertama. Jika pendapatan meningkat terus menerus kamu bisa mengambil alih pengelolaan Agra hotel." Ucap Alexa yang terus membuka lembaran kertas laporan ditangannya.


Alexa dan Yumna yang duduk didepannya tampak diam memperhatikan Alexa. Pintu Ruangan dibuka dari luar dan tampak Agham masuk kedalam ruangan.


"Siang Lex, kok gak bilang mau datang kemari?" sapa Agham yang berdiri di samping Annisa. Yumna langsung berdiri dan mempersilahkan Agham duduk "Duduk saja biar saya berdiri" tolaknya.


"Aku hanya datang memeriksa keadaan keuangan hotel dan ternyata gak salah kakak aku tempatkan di sini" jawab Alexa.


"Peningkatan belum signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. tapi jika dibandingkan dengan 3 bulan kemarin meningkat 30%" sahut Agham.


"Oke, Eh kita pindah ke sofa saja. Ada yang mau saya bicarakan dengan kakak dan Annisa" ajak Alexa sambil berjalan menuju sofa tamu.


"Kalau begitu saya pamit dulu"Sahut Sekertaris Yumna.

__ADS_1


"Kamu sama Alice duduk disini" ucap Alexa melarang keduanya keluar.


"Begini, ada laporan jika kalian akan bertemu dengan perwakilan Perusahaan RCD yang sedang gencar melakukan investasi dibeberapa perusahaan. Beberapa hari sebelumnya pimpinannya datang ke perusahaan dan menawarkan investasi dengan jumlah yang besar"


"RCD group? Kami akan bertemu perwakilannya sebentar lagi. Terus masalahnya dimana?" seru Agham.


"RCD group adalah perusahaan yang dipimpin oleh Richard Townsend yang berpusat di negara L. Richard Townsend adalah Anak dari Richard Welton yang tak lain adalah musuhku. Nama lengkapnya Richard ** Townsend, dia mengikuti marga ibunya untuk mengelabui musuhnya. Dinegara ini dulunya berdiri perusahaan Welton tapi sudah berubah nama menjadi RCD. Mereka sekarang ini kembali berniat mendekati seluruh perusahaan yang menjalin kerjasama dengan AG Group termasuk hotel ini"


"Jadi apa yang harus kami lakukan?" tanya Agham yang serius mendengarkan penjelasan Alexa.


"Tolak dengan halus, upayakan untuk tidak terlalu nampak jika Hotel Illuminati adalah bagian dari AG Group"


"Tapi kak, kan kakak pemegang saham disini"


"Sahamku sudah kujual dan sebagian sudah kualihkan atas namamu. Diatas kertas Hanya AG Investama yang masih berhubungan dengan hotel Illuminati." jawab Alexa.


"Awalnya mereka beberapa kali menyerang perusahaanku untuk mencuri datanya tapi tidak berhasil mereka tembus malah orang-orangnya aku tangkap" lanjutnya.


"Oke saya mengerti sekarang"


"Terus satu lagi, besok pagi aku akan berangkat ke kota M untuk beberapa hari. Jika ada masalah segera hubungi aku atau Bagas. Dia akan membantu kalian"


"Ada urusan apa di kota M?" Tanya Agham penasaran.


"Kamu hati-hati, Kota M tidak aman. Disana angka kejahatan sangat tinggi apalagi perang antar gangster hampir tiap hari. Kalau bisa jangan sampai berurusan dengan gangster jika ingin aman" Ucap Agham yang khawatir dengan keselamatan Alexa.


"Jangan khawatir, aku bawa beberapa pengawal terbaik" Ucap Alexa sembari tersenyum menatap Agham. mereka berdua saling bertatapan tanpa memperdulikan yang lain.


Annisa dan yang lain hanya diam memperhatikan interaksi keduanya yang seperti memiliki hubungan khusus dilihat dari tatapan mata dan bahasa tubuh apalagi Alexa memberikan senyuman manis kepada Agham.


"Saya mimpi apa semalam, hari ini bisa melihat senyuman diwajah Nona Alexa." ucap Sekertaris Yumna dalam hati.


"Ehemm.." Annisa berdehem membuat keduanya kembali bersikap seperti biasa. "Kakak berapa lama disana?"


"Belum tahu berapa lama, jika semua sudah beres pasti akan segera kembali"


"Sepertinya sebentar lagi perwakilan RCD akan segera tiba, Nona bisa berganti pakaian dulu. saya akan menyambutnya dilobby" ucap Sekertaris Yumna memberi tahu kepada Annisa untuk segera berganti pakaian. Dia segera meninggalkan ruangan itu menuju Lobby Hotel untuk menjemput perwakilan RCD.


Setelah beberapa menit tampak Annisa telah berganti pakaian, jika dilihat dari pakaian formal yang digunakan tidak ada yang menyangka jika dia anak berusia 17 tahun dan masih sekolah.


"Kamu cantik berpakaian seperti itu" puji Alexa.


Annisa kemudian kembali duduk menunggu panggilan dari sekertarisnya. beberapa menit kemudian Yumna datang memberi tahu jika perwakilan RCD telah berada di ruang meeting.

__ADS_1


"Lex, saya tinggal"


"Kak, jika butuh sesuatu minta sama Alice ya" ucap Annisa yang diangguki oleh Alexa. Agham dan Annisa kemudian beranjak meninggalkan ruangan itu menuju ruang meeting.


"Alicia Saputri"


"Siap bos" seru Alice.


"Penguntit itu telah ditangkap dan sudah diberi peringatan. tapi kamu harus tetap waspada karena bukan lagi musuhku yang akan menjatuhkan Annisa tapi musuh yang sakit hati karena telah dipecat dengan tidak hormat dari jabatannya di hotel ini"


"Baik Bos"


"Saya akan membawa Andika, Randi dan anggota team elit The Hunters untuk kekota M, tanggung jawab keamanan Annisa sekarang berada di tanganmu. kamu mengerti?"


"Mengerti Bos"


"Minta koki hotel untuk membuatkan makanan Western. saya lapar" Alice segera menghubungi koki hotel untuk memesan masakan khas Western.


Sementara itu diruang meeting, Annisa yang didampingi oleh Sekretaris Yumna dan GM Agham tampak serius mendengarkan presentasi dari perwakilan RCD group. Setelah selesai dengan presentasi tampak Agham mengajukan beberapa pertanyaan dan dijawab oleh perwakilan RCD dengan lugas.


"Penawaran yang cukup menarik, hanya saja dengan permintaan 30% keuntungan saya rasa terlalu besar" Sahut Annisa.


"Tapi dengan nilai investasi yang ditawarkan saya rasa wajar jika kami meminta 30% keuntungan. Melihat citra Hotel Illuminati akan meroket tinggi jika bekerjasama dengan kami"


"Saya tidak bisa menjawab sekarang ini, saya harus bertanya dulu pendapat pemilik saham yang lain. Jika mereka setuju kami akan menerima investasi dari perusahaan anda"


"Tapi anda adalah pemilik saham mayoritas"


"Betul tapi disini saya tidak boleh egois harus membicarakan dulu dengan pemilik saham yang lain" seru Annisa.


"Kalau begitu saya tunggu keputusannya. kami permisi"


"Terima kasih atas kunjungan Anda" ucap Agham sambil menyalami perwakilan RCD.


Mereka kembali keruangan masing-masing setelah perwakilan itu meninggalkan ruangan diantar oleh sekertaris Yumna.


To Be Continued.


*Hai readers..


Bagaimana dengan puasanya? semoga masih belum ada yang bolong.


Untuk mendukung author dalam menulis novel jangan lupa Vote, like'dan Komentar ya.

__ADS_1


Terima kasih dan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan*.


__ADS_2