Dendam Alexa

Dendam Alexa
Annisa Menjadi CEO


__ADS_3

Keesokan harinya, Annisa berjalan memasuki lobby hotel Illuminati. Dibelakangnya ada Yumna dan Alice serta Randi bersama Malik anggotanya mengikuti langkah Annisa.


Karyawan hotel menatap heran dan bertanya-tanya siap gerangan anak sekolah yang dikawal memasuki hotel.


Mereka disambut oleh Pemilik sebelumnya bapak Suryadi Husain. Setelah berjabat tangan mereka kemudian berjalan menuju Lift khusus.


Kini mereka telah sampai di ruan rapat, tampak Direktur pelaksanaan dan GM beserta manajemen menunggu kedatangan mereka. Hadir pula pimpinan dan manager cabang hotel Illuminati.


Mereka menatap heran dengan kedatangan 2 gadis berpakaian sekolah bersama seorang wanita berpakaian formal dan pria berbadan kekar.


Annisa duduk di kursi CEO menatap tajam kearah mereka semua sementara Yumna dan Alice berdiri di belakang bersama Randi dan Malik yang terus mengawasi.


"Selamat siang, Terima kasih sudah hadir dalam pertemuan ini. Terkait masalah yang dihadapi oleh Saya selaku CEO Hotel Illuminati dan manajemen. Dengan ketidak mampuan menyelesaikan masalah tersebut maka dengan berat hati saya melepas kepemilikan Hotel. Anda semua sebagai pejabat tinggi hotel Illuminati dipanggil dalam pertemuan ini untuk memperkenalkan CEO sekaligus pemegang saham mayoritas Hotel Illuminati Nona Annisa Putri Gaishan. Tepuk tangan" Ucap Suryadi Husain.


"Selamat siang semuanya. Perkenalkan Saya Annisa Putri Gaishan dibelakang saya ini sekertaris Yumna dan Asisten pribadi Saya Alicia serta kedua pengawal pribadi Randi dan Malik. Saya berharap anda semua membantu saya untuk memajukan Hotel Illuminati menjadi hotel terbaik di negara kita ini dan perlu saya sampaikan bahwa saya akan merombak manajemen hotel. Untuk Direktur Andreas dan Ibu GM mulai hari ini resmi diberhentikan" ucap Annisa.


"Apa maksudnya ini, jangan mentang-mentang anda CEO hotel dengan seenaknya saja memecat kami berdua." protes dari Ibu GM.


Sementara dilobby hotel terjadi kehebohan dengan munculnya beberapa pria tegap dengan berpakaian hitam memasuki hotel. mereka mengambil alih keamanan dan berjaga di semua pintu masuk hotel. Mike dan beberapa anggotanya langsung menuju ruang pertemuan.


Kembali ke ruang pertemuan tampak Direktur pelaksana dan GM memprotes kebijakan yang diambil oleh CEO baru.


"Saya memecat orang yang menjadi benalu di dalam hotel ini. anda dan beberapa karyawan telah terlibat dalam kasus penggelapan dana yang tidak sedikit jumlahnya." ucap Annisa sembari meminta laporan keuangan dari tangan Yumna lalu menyerahkan kepada Bapak Suryadi Husain.


"Bukti-bukti sudah ada di tangan saya dan saya juga telah mengantongi nama-nama yang terlibat." ucap Annisa. Pintu Ruangan dibuka dari luar dan masuklah Mike bersama anggotanya langsung berdiri dibelakang orang yang akan ditangkap. Hampir semua orang yang ada didalam ruangan syok dengan kedatangan Mike ketua The Hunters.


"Siang Nona, Kami akan membawa mereka ke pihak kepolisian" Ucap Mike.


"Bawa mereka untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kak"


"Siap laksanakan nona" ucap Mike. "Bawa mereka" perintah Mike kepada anggotanya, Dengan cepat mereka membawa semua orang yang terlibat. Beberapa pimpinan cabang dan manager di hotel pusat ikut terlibat dalam kasus ini.


Pak Suryadi sampai tidak bisa berkata apa-apa melihat kejadian itu. sama seperti yang lain mereka hanya diam dan tak percaya jika ada penggelapan didalam manajemen hotel.


"Untuk Jabatan yang ditinggalkan mereka akan segera digantikan oleh orang-orang kepercayaan saya yang mempunyai kualifikasi dan kualitas dibidangnya. Untuk Jabatan direktur pelaksana akan dihilangkan dan semua akan ditangani oleh GM penanggung jawab yang akan mulai bertugas Minggu depan. Bagian keamanan akan ditangani oleh pihak The Hunters mulai hari ini dan kontrak semua outsourcing akan dibatalkan. sekian dan silahkan melanjutkan kembali pekerjaan anda." ucap Annisa meninggalkan ruangan itu diikuti oleh Alice dan pengawal


"Bapak Suryadi, kita lanjutkan diruang CEO saja" sahut sekertaris Yumna membuyarkan lamunan Pak Suryadi.

__ADS_1


Annisa bersama yang lain berada di ruangan CEO Hotel Illuminati. "Kak, duduklah. Gak capek berdiri terus" ucap Annisa kepada Randi dan Malik.


"Biar kami berdiri saja Nona"


"Duduk, kalau saya bilang duduk ya duduk" bentak Annisa kepada keduanya. mereka kemudian segera duduk di sofa tamu. "Nah kan enak kalau duduk sama-sama" ucap Annisa sembari tersenyum. Alice Hanya tertawa melihat tingkah Seniornya itu.


Sekretaris Yumna masuk kedalam ruangan bersama dengan Bapak Suryadi Husain. Dari wajahnya dia masih tampak syok dengan kenyataan jika orang kepercayaannya telah menggelapkan dana perusahaan.


"Bapak kenapa? tanya Annisa.


"Saya tidak menyangka jika orang yang sudah sangat saya percaya telah mengkhianati kepercayaan yang ku berikan" Ucapnya sendu.


"Pak, mempercayai seseorang tidak salah hanya saja kita tidak boleh 100% percaya. Ada kalanya mereka dibutakan oleh uang dan jabatan" Kali ini Sekertaris Yumna yang berbicara.


"Saya kagum sama kalian yang masih muda-muda tapi memiliki pemikiran dan pemahaman yang mengalahkan kami yang sudah berpengalaman." ucap Suryadi.


"Maaf sebelumnya, ini ada dokumen yang harus bapak tanda tangani" ucap Sekertaris Yumna sambil menyerahkan dokumen itu. Pak Suryadi kaget setelah membaca dokumen itu.


"Anda memberikan kepada saya saham 10%?"


"Kami tidak mungkin sepenuhnya mengambil hotel ini dari tangan bapak. walau bagaimanapun juga, ini adalah kerja keras dan impian bapak Suryadi. jadi dengan saham tersebut bapak masih punya andil dalam pengembangan hotel kedepannya" ucap Annisa menjelaskan.


Bapak Suryadi Husain terharu mendengar ucapan yang dilontarkan oleh Annisa. Awalnya dia merasa sedih harus menyerahkan hotel Illuminati yang merupakan impian dan kerja kerasnya.


Saham yang diberikan kepada Suryadi Husain sebenarnya dari hasil perhitungan kekayaan yang akan disita dari direktur dan GM beserta orang-orang yang terlibat dalam kasus penggelapan tersebut sebagai bentuk kompensasi kerugian yang dialami oleh Suryadi Husain.


Sementara itu Alexa bersama dengan Agham berada di ruangan CEO AG Group memantau pertemuan tersebut lewat layar TV diruangannya yang terhubung dengan kamera tersembunyi yang terpasang di kancing baju Randi.


"Bagaimana menurut kakak tentang Annisa?" tanya Alexa.


"Kamu berhasil Cha membina anak manja itu menjadi orang yang berkarakter kuat" jawab Agham.


"Bukan aku yang berhasil tapi Nisa yang mempunyai tekad dan kemauan keras untuk maju. Kakak sebagai kakaknya jangan mau kalah dengan Nisa." ucap Alexa.


"Maaf jika pernah mengecewakanmu dengan sikap ku sebelumnya" ucap Agham.


"Aku maafkan. Senin depan kakak akan mulai menjabat sebagai GM disana" Ucap Alexa.

__ADS_1


"Secepat itu?"


"Surat pengunduran diri sudah saya tanda tangani. Minggu ini adalah Minggu terakhir kakak diperusahaan ini. Oh iya, kakak akan diberikan rumah dinas beserta mobil. tinggal bicarakan dengan ibu kapan kakak mau pindah. jika ibu mau pindah ke rumahku dan tinggal bersama Nisa aku lebih senang" ucap Alexa.


"Kenapa bukan Nisa yang tinggal bersamaku?"


"Kalau Nisa ikut kakak saya kesepian dong. dirumah tinggal saya dan pembantu jika Nisa ikut kakak. Kakak juga gak sendirian di sana, ada pembantu, sopir dan pekerja lainnya." ucap Alexa.


"Aku akan bicarakan dengan ibu tentang rencanamu. nanti biar ibu yang memilih" ucap Agham.


tok tok tok.


Putri masuk kedalam ruangan setelah mengetuk pintu "Apa gue ganggu kalian?" tanya Putri.


"Duduklah" ucap Alexa.


"Wow. Adik kecilku ternyata lebih dulu menjadi CEO" seru Putri melihat layar TV yang masih menampilkan aktivitas Annisa yang sedang duduk di kursi CEO sedang berbicara dengan sekertaris Yumna.


"Minggu depan giliran Lo yang beraksi"


"oke gue udah siap, Lukman sudah mengirimkan data karyawan yang perlu di depak dari perusahaan. Oh iya, kak Agham Senin sudah gak disini lagi kan?" ucap Putri.


"Iya"


"Sabtu malam saya sudah menyewa Rits Cafe untuk acara perpisahan kakak dengan teman-teman karyawan lainnya." ucap Putri.


"Hah, apa gak sebaiknya dirumah saja?"


"Itu juga akan menjadi perpisahan kakak dengan karyawan Rits Cafe jadi sekalian digabungkan saja" ucap Putri.


"Baiklah" ucap Agham pasrah, mana bisa dia melawan keinginan dua gadis didepannya ini.


To Be Continued.


Hai readers. besok sudah masuk bulan suci Ramadhan. Author hanya mau menyampaikan SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA BAGI YANG BERAGAMA ISLAM. Semoga readers puasanya full dan gak bolong-bolong shalat tarawih juga full gak kayak author yang kadang bolong-bolong.


Tapi semoga tahun ini bisa full karena disini suasana menyambut bulan suci Ramadhan terasa banget. beda waktu tinggal di kota, mungkin dikarenakan didesa dan dekat dengan pesantren jadi lebih kental suasana ibadahnya.

__ADS_1


Sekali lagi Selamat berpuasa.


__ADS_2