Dendam Alexa

Dendam Alexa
Menyerang Markas Gangster part 1


__ADS_3

"Selamat siang semua, saya hanya memberikan briefing singkat. Selama perjalanan patuhi peraturan lalu lintas dan istirahat jika lelah. Kita ke kota B karena proyek disana diserang oleh beberapa preman dan membuat beberapa pekerja terluka. Standar operasi seperti biasa. Serang, tangkap dan serahkan kepada aparat" Mike memberikan briefingnya.


"Perlu saya tambahkan, proyek tersebut sudah dikuasai oleh mereka. Menurut informasi mereka berjumlah sekitar 50 orang. Mereka ini dikirim oleh Richard Welton untuk menjatuhkan AG Group" tambah Alexa.


"Istirahat ditempat. Kita berangkat 15 menit lagi, Siapkan semua barang bawaan jangan ada yang ketinggalan. Bubar." Ucap Mike dengan tegas.


Mereka sudah bersiap diatas motor masing-masing. Alexa dan Mike berada paling depan memimpin rombongan menuju kota B.


Alexa memacu motornya dengan kecepatan tinggi diikuti oleh Mike dan anggotanya. Semua menggunakan motor sport yang digunakan untuk tugas pengawalan orang penting dan pengawalan pimpinan mereka.


Selama perjalanan Alexa dan anggotanya beberapa kali berhenti untuk istirahat dan mengisi bahan bakar di pom bensin yang mereka lewati.


Setelah menempuh perjalanan sekitar 3 jam mereka pun tiba dikota B. Mereka tidak langsung menuju lokasi proyek tapi mereka menunju AG Hotel untuk memulihkan tenaga setelah lelah mengendarai motor sport.


Kedatangan menimbulkan kegemparan karena ini kali pertama CEO AG Group mendatangi hotel. Kedatangan Alexa disambut langsung oleh General Manager AG Hotel dan staffnya yang berbaris dilobby hotel.


"Selamat datang Nona Alexa, Tuan Mike dan Anggota the Hunters. Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung langsung kemari" ucap General Manager AG Hotel.


"Tidak perlu terlalu formal pak Santoso, Kami hanya butuh kamar untuk beristirahat" ucap Mike membalas sambutan dari GM AG Hotel.


"Baiklah kami akan siapkan" jawab pak Santoso.


"Siapkan kamar yang nyaman untuk rombonganku, jangan sampai mereka tidak beristirahat dengan nyaman" ucap Alexa dingin.


"Baik Nona, Silahkan duduk dulu, kami akan siapkan kamarnya" ucap Pak Santoso sembari mengajak mereka untuk duduk disofa tamu yang ada dilobby hotel.


Pak Santoso kemudian memerintahkan kepada pegawai hotel untuk menyiapkan kamar presiden suite untuk Alexa dan Mike sementara anggotanya di berikan kamar Deluxe yang nyaman agar mereka semua bisa beristirahat.


Kini Alexa berada dikamar presiden suite yang sudah disiapkan oleh pihak hotel. Dia kemudian memanggil Mike untuk membahas langkah-langkah yang harus diambil jika suasana lokasi proyek pembangunan tidak kondusif.


"Apa perlu kita melibatkan pihak kepolisian?" tanya Mike.


"Manajer proyek sudah melaporkan tapi tidak ada tindakan dari pihak kepolisian" jawab Alexa.


Drtt. Drtt.

__ADS_1


Dia melihat layar ponselnya tertera ID penelpon.


"Ya. kenapa Lukman" jawab Alexa setelah mengangkat telponnya.


"Bos. Saya dapat info yang akan anda hadapi adalah gangster terkuat di kota B dan pimpinan mereka di kendalikan oleh seorang Anggota dewan politik di kota B. Pihak kepolisian seperti menutup mata dengan apa yang mereka lakukan" jawab Lukman.


"Siapa nama pimpinan gangster itu? tanya Alexa.


"Namanya Lingga Raksa dan Anggota dewan politik itu Imawan Hadinata" jawab Lukman.


"Kirimkan lokasi markas dan rumah anggota dewan tersebut" perintah Alexa kepada Lukman lalu mematikan sambungan teleponnya.


"Apa yang dikatakan Lukman? tanya Mike.


"Ternyata hanya gangster kecil kota ini yang mau mengusikku. Entah bagaimana Richard Welton bisa memanfaatkan mereka" jawab Alexa.


"Kalau dari info tentang kecelakaan tuan Alex bisa saja memang dari dulu mereka sudah berhubungan. Mungkin juga Richard yang mendanai mereka" sahut Mike


"Sepertinya begitu kak. Cuma sekarang kita belum mengetahui lokasi pasti Richard Welton berada." keluh Alexa.


"Baiklah kita besok langsung menyerang markas mereka, karena sebagian besar anggotanya pasti berada di lokasi proyek menunggu kedatangan kita. Lalu kita akan mengunjungi rumah anggota dewan yang melindungi mereka" sahut Alexa menyampaikan rencananya.


"Saya punya rencana lain yang lebih baik"


"Apa rencananya kak?


"Saya sudah menyiapkan anggota cadangan untuk kelokasi proyek untuk mengejutkan mereka, sementara mereka terfokus pada lokasi proyek kita Serang markas besarnya" ucap Mike.


"Baik kita jalankan rencana itu. kirimkan sebanyak mungkin anggota kesana besok pagi" sahut Alexa menyetujui rencana Mike "Istirahat dulu kak, pasti kakak lelah setelah perjalanan jauh. Besok kita akan beraksi" ucap Alexa. Mike kemudian kembali ke kamarnya untuk istirahat sementara Alexa mengabari Putri jika mereka sudah sampai di hotel.


Keesokan paginya Anggota the Hunters yang berjumlah 15 orang bersama ketua Mike berkumpul di kamar Alexa untuk briefing sebelum menjalankan aksinya.


Anggota dibagi menjadi 4 kelompok kecil yang bertugas menyerang dari berbagai sisi sesuai dengan peta lokasi yang sudah dikirim oleh Lukman.


"Persiapkan semua senjata kalian" perintah Mike kepada anggotanya.

__ADS_1


"Kak Mike, bagaimana dengan anggota cadangan? Apa mereka sudah bergerak ke lokasi?


"Sudah, mereka kini menunggu perintah untuk menyerang" jawab Mike.


"Perintahkan mereka untuk menyerang. Kita juga berangkat menyerang markas mereka" sahut Alexa.


Sementara dilokasi proyek pembangunan tampak pekerja hanya bisa duduk diam tanpa mengerjakan apapun. Sekitar 50 anggota gangster berjaga di tempat itu. Anggota The Hunters yang berjumlah 30 orang mengepung lokasi tersebut. Mereka masih menunggu perintah.


Anggota The Hunters yang dipimpin oleh Rimba sudah berada di posisi masing-masing. "Siap melaksanakan perintah ketua" jawab Rimba melalui panggilan HT yang tersambung dengan earphone ditelinganya.


"Lumpuhkan mereka sekarang dan tunggu perintah selanjutnya" ucap Mike.


"Siap laksanakan" jawab Rimba. "Lumpuhkan mereka sekarang" perintah Rimba terdengar di earphone masing-masing anggota.


Anggota the Hunters langsung bergerak dari berbagai penjuru membuat Anggota gangster itu kewalahan menahan serangan anggota The Hunters yang terlatih. Tidak sampai 30 menit mereka berhasil melumpuhkan gangster tersebut.


Sementara itu Alexa dan Mike bersama anggotanya sudah sampai di dekat markas gangster Black panther.


"Bergerak sekarang. laporkan jika sudah menempati posisi." perintah Alexa. Mereka langsung bergerak, Mike yang memimpin Team 2 langsung bergerak ke sisi kiri markas tersebut.


Alexa yang memimpin team 1 berada di gerbang depan menunggu team lain menempati posisinya. Team 4 yang bertugas sebagai sniper langsung mencari posisi tembak yang tepat. Team 3 yang berada di sisi kanan sudah menempati posisi serang.


"Semua sudah menempati posisinya" suara Mike terdengar lewat earphone.


"Team 4. bagaimana kondisi markasnya?


"Disamping kiri ada 6 orang disini kanan juga ada 8 orang. Sementara penjaga digerbang hanya 4 orang" jawab pimpinan team 4.


"Lumpuhkan mereka dengan peluru bius" perintahnya.


Shutt. Shutt. Suara senjata dengan peredam dari Para sniper yang mulai menembakkan peluru bius dan melumpuhkan penjaga markas. "Beres Bos, Semua penjaga sudah dilumpuhkan" lapor pimpinan team 4.


"Serang sekarang" perintah Alexa membuat team 1,2 dan 3 langsung bergerak masuk ke markas gangster Black panther.


Anggota black panther yang tengah frustasi karena sebagian anggotanya disandera dilokasi proyek terkejut dengan kedatangan tamu tak diundang dengan senjata lengkap.

__ADS_1


To Be Continued


__ADS_2