
Tak lama Bu Desi masuk bersama dengan 3 gadis muda. Putri yang sedang duduk disofa tamu memanggil mereka untuk menghampiri.
"Silahkan duduk, Mbak Desi mana biodatanya? Putri mempersilahkan duduk ketiganya lalu meminta data mereka kepada bu Desi. Bu Desi langsung menyerahkan biodata mereka bertiga. "Salam kenal ya, perkenalkan Saya Anugerah Putri Asisten Pribadi CEO yang sebentar lagi akan dimutasi dan Yang duduk dikursi itu adalah CEO AG Group Alexa Gautama." Sontak mereka kaget mendengar jika gadis yang berpakaian biasa itu adalah CEO mereka. Mereka masih mengingat beberapa saat lalu banyak yang mencibir karena cara berpakaiannya yang seperti gadis tomboy.
"Salam kenal Ibu CEO.
"Eits. Disini dilarang memanggil kami dengan sebutan ibu. Panggil saja saya Nona Putri dan dia Nona Alexa Serta sekertaris Kepala Mbak Desi" potong Putri.
"Salam kenal Nona Alexa dan Nona Putri. Perkenalkan saya Karina Rahim. terimakasih sudah diterima diperusahaan ini. Kedepannya saya akan bekerja dengan baik" Karina memperkenalkan diri.
"Perkenalkan Saya Nadia Alamsyah. Terimakasih sudah diterima diperusahaan ini. Saya akan berusaha untuk bekerja dengan baik"
"Perkenalkan nama saya Yumna Kenzie. Terima sudah diterima diperusahaan ini" perkenalan singkat, datar dan dingin.
"sifatnya hampir sama dengan Alexa" gumah Putri dalam hati
"Mulai besok kalian akan bekerja dibawah bimbingan Ibu Desi kepala sekertaris dan Asisten Putri. Untuk Karina, kamu menangani AG Investama. Untuk Nadia akan menangani AG apartment sedangkan Yumna akan menangani AG properti. Ingat, semua laporan harus melalui kalian bertiga sebelum sampai ditanganku. Saya tidak mentolerir kesalahan sedikit pun. Jika mereka salah kalian harus tegas dan tanpa memandang siapapun" Alexa menjelaskan panjang lebar tentang tugas mereka. "Kalian punya kendaraan dan tempat tinggal? tanya Alexa kembali.
"Saya kost di daerah xx Nona" jawab Karina.
"Saya juga masih kost di daerah XC" jawab Nadia.
"Saya masih numpang dirumah saudara karena baru tiba semalam dari Kota Y nona" jawab Yumna.
"Mbak Desi. Siapkan satu apartemen di Golden luxury untuk mereka bertiga tinggal dan mobil untuk mereka beraktifitas. Saya ingin kalian bertiga membangun kekompakan dalam team sekertaris untuk mendukung pekerjaan saya nantinya. Masa percobaan 3 bulan sebelum menjadi karyawan tetap dengan gaji 10 Juta perbulan. Untuk bonus akan dilihat dari kinerja kalian bertiga. Untuk akomodasi akan ditiadakan, bagaimana apa kalian setuju?" Alexa menjelaskan kepada mereka bertiga.
"Kami setuju" jawab mereka bertiga.
"Satu hal yang perlu kalian ketahui, CEO kalian benci dengan penghianatan. Jika berani berhianat maka siap-siaplah untuk dibuang jauh" Ancam Putri.
"Sudah jam makan siang, Ayo kita makan siang dulu sebelum kalian pulang."ajak Alexa kepada mereka bertiga. Mereka berjalan bersama menuju kantin perusahaan dilantai 2.
__ADS_1
"Kalian tidak usah heran dengan penampilan bos kalian itu. Di umurnya yang masih 20 tahun dia sudah menyelesaikan S3 dan harus memimpin perusahaan besar. kalian mungkin tidak banyak yang mengetahui tentang dia kan?" Ucap Bu Desi yang melihat ketiga sekertaris baru itu berbisik membicarakan tentang CEO mereka.
"Maaf Bu kami tidak bermaksud" sahut Karina.
"Kalian semua lebih tua dari usia mereka berdua, Bersikaplah biasa jika bukan jam kerja karena mereka tidak suka jika diluar jam kerja kalian bersikap formal dan kaku" lanjut Bu Desi.
Nadia berbisik ditelinga Bu Desi. "Apa mereka tidak marah ibu menceritakan tentang mereka berdua?".
"Nona, mereka bertanya apa kalian marah jika membicarakan tentang kalian?" ucapan Bu Desi membuat Nadia gugup dan takut.
"Selama kalian berbicara fakta dan bukan rumor walaupun itu hal jelek kami santai saja." jawab Putri membuat Nadia menjadi lega.
Mereka telah berada di dalam kantin dan telah memesan makanan. Agham yang melihat Alexa bersama dengan putri dan yang lain berjalan mendekati mereka. "Boleh ikut bergabung?" tanya Agham memberanikan diri.
"Duduklah kak. Kenapa tegang begitu? tanya Putri.
"Maaf soal semalam." ucap Agham.
"Salam kenal saya Karina ini Nadia dan Yumna" ucap Karina mewakili.
"Saya Agham dari divisi keuangan" ucap Agham memperkenalkan diri.
Makanan mereka pun datang, mereka kemudian menikmati makan siang dengan diselingi obrolan santai.
"Put. Bagas besok sudah mulai bekerja, kamu bimbing dia. Pasti dia akan kikuk setelah enak di Thailand langsung ditarik kembali." ucap Alexa.
"Kenapa bukan dia saja sih yang diangkat? kenapa harus gue gitu?
"Lo orang yang paling gue percaya. Wajar dong jika lo yang diangkat." jawab Alexa.
"Okelah tapi lo jangan cuma liatin aja ya?"
__ADS_1
"Beres" jawabnya singkat. "Kalian lanjutkan makannya ya, gue harus pergi dulu. Mbak Desi minta tolong suruh siapkan motor saya" ucap Alexa pamit.
"Mau kemana buru-buru? tanya Agham penasaran.
"Mau kemarkas The Hunters" jawabnya lalu pergi.
"Dia mau ke kota B nanti siang. ada masalah disana sehingga dia dan ketua the Hunters yang harus turun tangan langsung menyelesaikan permasalahan itu" sahut Putri menjelaskan.
"Maaf sebelumnya, Saya pernah mendengar nama The Hunters yang ditakuti. Biar katanya pejabat tinggi jika salah akan di hajar oleh mereka. Kenapa CEO bisa bergaul dengan mereka? tanya Nadia penasaran.
"Ya wajarlah dia bergaul dengan mereka karena the Hunters itu dibentuk oleh Alexa bersama dengan ketua Mike. Mbak Desi sempat pelatihan disana ya?" ujar Putri
"Iya. Aku sempat 3 bulan disana sebelum ditempatkan disini. Mungkin kalian juga akan dikirim kesana secara bergantian."
"Memangnya disana dilatih apa Bu? tanya Yumna penasaran.
"Banyak. Tapi lebih seperti pelatihan militer dan loyalitas" ucap Bu Desi.
Setelah makan siang mereka selesai, mereka kemudian membubarkan diri. Putri dan Bu Desi kembali ke lantai 30 sedangkan Agham kembali kelantai 5 dan ketiga sekertaris baru pulang ketempat mereka masing-masing.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 1 jam, Alexa memasuki markas the Hunters dan disambut oleh anggotanya yang sudah sejak tadi menunggu keberangkatan menuju kota B.
"Semuanya Rapikan barisan" teriak Mike memberikan komando.
"Selamat siang semua, saya hanya memberikan briefing singkat. Selama perjalanan patuhi peraturan lalu lintas dan istirahat jika lelah. Kita ke kota B karena proyek disana diserang oleh beberapa preman dan membuat beberapa pekerja terluka. Standar operasi seperti biasa. Serang, tangkap dan serahkan kepada aparat" Mike memberikan briefingnya.
"Perlu saya tambahkan, proyek tersebut sudah dikuasai oleh mereka. Menurut informasi mereka berjumlah sekitar 50 orang. Mereka ini dikirim oleh Richard Welton untuk menjatuhkan AG Group" tambah Alexa.
"Istirahat ditempat. Kita berangkat 15 menit lagi, Siapkan semua barang bawaan jangan ada yang ketinggalan. Bubar." Ucap Mike dengan tegas.
Mereka sudah bersiap diatas motor masing-masing. Alexa dan Mike berada paling depan memimpin rombongan menuju kota B.
__ADS_1
To Be Continued