Dendam Alexa

Dendam Alexa
Agham mengundurkan diri


__ADS_3

Pagi ini ruangan divisi keuangan dihebohkan dengan pemberitahuan jika Agham teman dan kolega mereka telah menyerahkan surat pengunduran diri sebagai karyawan AG Group.


Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Manager mereka yang telah dipanggil oleh Manager HRD terkait dengan datangnya Agham menyerahkan surat pengunduran diri.


Mereka tidak menyangka jika Agham yang pernah mendapat penghargaan Employee of the year tahun lalu mengundurkan diri. Di divisi keuangan sendiri beredar kabar jika pengunduran diri Agham terkait dengan dipanggilnya dia keruangan CEO kemarin.


Mereka sedih karena tidak ada lagi yang heboh dan penuh semangat. Tidak ada lagi yang mengganggu mereka, Tidak ada lagi yang ditertawakan jika dimarahi oleh manager karena telat menyetor laporan.


Kini Agham sedang dikelilingi oleh teman-teman kerjanya untuk mengintrogasinya tentang mengapa dia mengundurkan diri.


"Serius lo ngundurin diri Gham? tanya Rudi yang masih belum percaya dengan apa yang telah diumumkan oleh manager Ivan.


"Iya, gue udah nyerahin surat pengunduran diri gue ke HRD tadi pagi dan gue tinggal 2 Minggu lagi disini" jawab Agham.


"Ini ada hubungannya dengan Lo dipanggil keruangan CEO kemarin kan? tanya Ayu


"Iya, tapi ini adalah pilihan terbaik bagi gue"


"Mendingan Kita protes ke CEO terkait dengan keputusannya, harusnya dapat SP dulu baru diminta berhenti" seru Ayu.


"Ya sepi deh gak ada Lo disini lagi. terus rencana kedepannya lo mau gimana? tanya Anya yang ikut nimbrung bersama mereka.


"Friends, gue hanya gak disini lagi bersama kalian. Kalian masih bisa nelpon dan bertemu gue jika kalian kangen" sahut Agham. "Kalian nanti tidak bersemangat begitu, sebagai tanda perpisahan gue. Minggu depan kita adakan pesta perpisahan di rumah gue aja gimana? usul Agham...


"Oke Minggu depan kita adakan pesta perpisahan di rumah Agham dan semua wajib memberikan hadiah perpisahan agar dia ingat jika dia pernah jadi bagian dari kita di ruangan ini" seru Rudi.


"Semua balik kerja, kalian semua dibayar buat kerja bukan buat ngegosip seperti itu" bentak Ivan manager keuangan.


"Uuu.. Dasar manager gak ada akhlak, ganggu aja. Mulai deh keluar aura diktatornya" seru Anya.


"Laporan kalian semua sudah selesai atau belum? kalau sudah selesai segera bawa keruangan saya" Mendengar ucapan Manager Ivan, semuanya segera menuju meja masing-masing untuk menyelesaikan laporan yang diminta oleh Manager mereka.

__ADS_1


***


Alexa berjalan diikuti oleh Andika dan Mike menuju ruang perawatan Aksa Angkasa. Mereka berniat menemui Erwin Angkasa untuk menanyakan tujuan membuntuti dirinya setiap hari.


Dia berjalan dengan ekspresi wajah yang dingin membuat orang-orang yang melihatnya hanya menatap takut apalagi yang berjalan di belakangnya adalah orang yang ditakuti oleh semua kalangan dikota J.


Setelah sampai di depan ruang perawatan, Andika langsung maju dan mengetuk pintu lalu membukanya. setelah pintu terbuka Alexa diikuti oleh Mike dan Andika memasuki ruangan itu.


"Selamat siang Erwin Angkasa" Sapa Alexa.


"Kalian Siapa dan apa tujuan kalian kemari?" tanya Erwin Angkasa.


"Perkenalkan saya Alexa Gautama dan Ini Jenderal purnawirawan Michael Kaimana Raihau ketua The Hunters dan ini Andika pengawal pribadiku" ucap Alexa datar.


"Ada tujuan apa kemari? belum puas membuat ayah saya terbaring dirumah sakit" seru Erwin Angkasa.


"Pertanyaan itu yang harusnya saya tanyakan kepada kamu, Ada tujuan apa membuntutiku setiap hari?" tanya Alexa membuat Erwin terdiam.


"Satu hal yang mesti kamu tahu, saya tidak menggangu jika tidak diganggu. Ayahmu telah membuat keluargaku celaka dan sampai sekarang belum bisa kembali bekerja, dia juga telah banyak melakukan kecurangan dalam bisnisnya jadi pantas untuk di hukum"


"Tapi kamu telah merebut perusahaan yang telah susah payah dibangun oleh ayahku" seru Erwin Angkasa.


"Saya tidak merebut, saya membeli saham yang dijual oleh pemilik saham sebelumnya dan membeli saham ayahmu dan menyelamatkan perusahaan Angkasa Group dari kebangkrutan Dan kamu tidak punya bukti jika saya yang membuat perusahaan ayahmu bangkrut. kamu salahkan saja mereka yang beramai-ramai menarik investasi mereka" sahut Alexa membuat Erwin Angkasa tambah berpikir.


"Kejatuhan Angkasa Group terjadi sebelum saya membeli kepemilikan saham. Kenapa ayahmu mencelakai Pak Hendro karena dia kalah tender proyek dan jika sampai dia tidak dapat tender itu perusahaan akan bangkrut. jadi disini siapa yang salah saya atau Ayahmu? jika kamu tidak percaya tanyakan kepada asisten pribadi Ayahmu. dia tau semuanya" Ucap Alexa.


Erwin Angkasa masih terdiam. Semua yang dikatakan oleh Alexa masuk akal tapi dendam yang Sudah tertanam dihatinya membuatnya menolak percaya semua yang dikatakan Alexa.


"Ayo kita pergi" ucap Alexa lalu berbalik meninggalkan ruangan itu diikuti oleh Mike dan Andika.


Alexa kembali ke perusahaan bersama Andhika sementara Mike akan kembali ke markas. Sekilas tentang profil Mike. Jenderal purnawirawan Michael Kaimana Raihau adalah jendral bintang satu. Pria kelahiran Maluku yang pernah menjadi salah satu anggota pasukan khusus terbaik yang pernah dimiliki oleh negara I. Dia keluar dari kemiliteran sejak kepergian istri yang sangat dicintainya. Anaknya mengikuti jejaknya menjadi salah satu anggota pasukan khusus yang sekarang bertugas dikesatuan anti teror. Dia bangkit dari keterpurukannya setelah bertemu kembali dengan Alexa. Yang membuatnya bahagia saat ini adalah karena dirinya bisa membantu anak-anak yatim dan anak-anak tidak mampu untuk mendapatkan impian mereka.

__ADS_1


Kembali ke Alexa. Kini dia sudah sampai di depan gedung perusahaan AG Group. Dia melangkahkan kakinya menuju lift khusus untuk CEO. Setelah sampai di lantai 30, lift berhenti dan Alexa keluar setelah pintu lift terbuka.


"Mbak, minta Bagas keruanganku sekarang, Putri sudah datang? tanya Alexa.


"Putri sedang pergi Nona, dia sedang mengunjungi kantor Graha Cipta Tbk Membahas tentang peletakan batu pertama pembangunan apartemen Cipta Graha luxury."


"Kenapa Bagas tidak ikut? harusnya dia pergi juga" seru Alexa lalu berjalan masuk kedalam ruangannya.


Dia kemudian duduk di sofa tamu sembari menunggu kedatangan Bagas. Tak lama Bagas masuk keruangan itu..


"Bagas, kenapa kamu tidak ikut dengan Putri ke Graha Cipta Tbk, tidak lama lagi kamu yang akan mengambil alih pekerjaannya" tegur Alexa.


"Tadinya saya mau ikut tapi dia meminta saya untuk menunggu kedatangan Nona disini" jawab Bagas.


"Emang ada apa? tanya Alexa.


"Ada tamu dari London bernama Richard Townsend ingin bertemu dengan anda Nona. Dia sudah 30 menit menunggu di ruang meeting" ucap Bagas


"Apa ada janji sebelumnya?" Belum Nona tapi dia memaksa bertemu.


"Ayo kita kesana" sahut Alexa. mereka kemudian berjalan menuju ruang meeting untuk menemui tamu tersebut. setelah sampai di depan pintu. Bagas kemudian membuka pintu dan mempersilahkan Alexa masuk kedala ruangan.


"Good morning Mr Richard Townsend"


"Hai good morning Ms Alexa."


"Mr Richard, may I know what is your purpose in wanting to meet with me?" (Tuan Richard, kalau boleh saya tahu apa tujuan anda ingin bertemu dengan saya)" tanya Alexa.


"I want to invest in this company with a value of 1 million dollars" (saya ingin berinvestasi di perusahaan ini dengan nilai 1 juta dollar)" Sahut Richard.


"You know Mr Richard, You are not the first to offer investment in this company. but without losing my respect I was forced to refuse to accept investments from foreign companies" (Anda tahu tuan Richard, Anda bukan orang pertama yang menawarkan investasi diperusahaan ini. tapi tanpa mengurangi rasa hormat saya terpaksa menolak menerima investasi dari perusahaan luar negeri" jawab Alexa.

__ADS_1


"Thankz for visiting this company and see you. Bagas antar dia kelantai 1" ucap Alexa lalu meninggalkan ruangan itu.


__ADS_2