Dewi Seribu Jarum

Dewi Seribu Jarum
Bab 26 - Aura Kuat.


__ADS_3

Dengan setengah berlari Jia Chan menuju ruangan Guan Lin, tanpa mengetuk pintu ia menerobos masuk.


"Jia Chan, Kau!"


"Tunggu kak, jangan marah. Apa kak Guan sudah selesai membaca informasi tentang Yu Jie dariku?" tanya Jia Chan.


Ya, setelah beberapa hari melakukan penyelidikan Jia Chan berhasil mengumpulkan informasi tentang kehidupan Yu Jie dari kecil sampai sekarang. Bahkan tentang pernikahan dengan Ang Cheng yang sedang dalam proses perceraian, juga tentang Li Mei yang sedang mengandung anak Ang Cheng.


Guan Lin memijit pelipis nya, pria itu tak menyangka kehidupan Yu Jie begitu kasihan dan rumit. Pria yang bertunangan dengan Yu Jie mengkhianati Yu Jie bahkan dengan adik perempuan satu Ayah. Namun, pernikahan tetap terjadi dan hanya beberapa hari Yu Jie meminta bercerai dan keluar dari kediaman Ang Cheng lalu kembali tinggal di kediaman sang Ayah.

__ADS_1


"Apa kamu yakin data dari informasi ini?" tanya Guan Lin.


"Yakin kak, para pelayan di kediaman Tuan Ang Cheng sendiri yang mengatakan padaku. Kau tau selain aku mengimingi uang, pesona ketampanan ku menggoyahkan hati mereka. Haha..." ujar Jia Chan percaya diri.


"Disini tertulis sangat rinci, di malam pertama pernikahan Yu Jie berpisah kamar dari suaminya. Kemudian besoknya Li Mei datang mengatakan sedang mengandung anak dari Ang Cheng. Beberapa hari kemudian Yu Jie bertengkar dengan suaminya dan meminta bercerai lalu keluar rumah membawa koper sedangkan Li Mei tetap tinggal disana. Lalu, status Yu Jie sekarang apa?" Guan Lin menyimpulkan situasi Yu Jie dari data.


"Aku tidak menanyakan itu! Maksudku status pernikahan nya apa sudah resmi bercerai atau masih menggantung?" kesal Guan Lin, kenapa adiknya harus mengatakan tentang Yu Jie yang masih suci. Meskipun Yu Jie tidak suci lagi, karena sudah tertarik pada wanita itu ia sungguh tak memperdulikan masalah itu.


"Ahh... menurutku sedang dalam proses akan segera bercerai. Yang aku dengar dari pelayan itu, Tuan Ang Cheng tidak mau melepaskan Yu Jie karena penampilan Yu Jie yang berubah drastis dari bodoh, culun, lugu menjadi cantik mempesona. Itu memang kebiasaan jelek para pria kan, para pria hanya menginginkan hal yang cantik termasuk aku." Jia Chan mengangkat bahu.

__ADS_1


"Tidak denganku, aku tak memandang hanya dari wajah cantik nya. Namun, Yu Jie mempunyai aura kuat yang menarik ku untuk terus memikirkan nya. Kau juga tau, aku tidak pernah tertarik pada wanita. Bagiku mereka adalah makhluk rewel, egois, ingin mengatur para pria. Namun aku merasakan dalam diri Yu Jie, jika dia mempunyai kemandirian yang kuat, mempunyai rasa perduli, dan tidak memperlihatkan pada pria tentang kelemahan nya dengan bersikap kuat misalnya Yu Jie berani dengan tegas meminta bercerai dari suami yang berkhianat. Padahal yang aku tau, keluarga Lim salah satu orang terkaya saat ini di China. Namun dengan mudah Yu Jie melepaskan status Nyonya Lim padahal mungkin kelak anaknya akan menjadi pewaris keluarga Lim." Guan Lin menganalisa sifat Yu Jie.


"Itu yang sekarang ingin aku bahas, Yu Jie sekarang ada disini. Di rumah kita, tepatnya dia mengatakan datang untuk berbisnis dengan Ayah. Tapi..." Jia Chan berhenti.


"Tetapi?" Guan Lin sudah berdiri dari duduknya saat mendengar Yu Jie ada disana.


"Tapi Yu Jie mengatakan padaku agar tak ikut campur dan dari bicaranya dia tidak ingin aku mengatakan pada Ayah jika dia lah penolong ku saat tertusuk. Dan kau tau kak?! Wajahnya berdarah, sepertinya itu perbuatan Ayah!" Jia Chan mendramatisir perkataan nya dengan wajah ketakutan.


"Apa?! Kenapa kau tidak mengatakan sejak tadi! Bodoh!" Guan Lin berlari menuju ruangan sang Ayah, dia memang belum mengenal Yu Jie secara langsung tapi ia sangat yakin dari data yang ia dapatkan jika wanita itu adalah wanita luar biasa. Entah kenapa, Guan Lin tidak ingin terjadi apapun pada Yu Jie.

__ADS_1


__ADS_2