Dewi Seribu Jarum

Dewi Seribu Jarum
Bab 57 - Yu Jie Akan Sangat Kecewa Padamu.


__ADS_3

Di dalam mobil tubuh Li Mei gemetar karena perlakuan Guan padanya, dia ingin berusaha menjauh tapi dia tau sudah tidak ada gunanya lagi apalagi setelah kembalinya Yu Jie dia takut seluruh hasil sandiwaranya yang begitu perhatian pada Ayahnya akan sia-sia dan sang Papa akan kembali mencoret hak waris untuknya. Meskipun suaminya sangat kaya, namun itu bukan jaminan suatu hari jika semua kebusukan nya terbongkar suaminya itu akan memaafkan dan tetap menerimanya. Ia hanya berjaga-jaga karena dengan mendapatkan warisan dari sang Papa, setidaknya dia tidak akan hidup kesusahan disaat suaminya membuangnya saat mengetahui kebenaran tentangnya.


"Mama, siapa anak kecil tadi? Kenapa ada di rumah kakek?" tanya Ling Ling penasaran, usianya tidak jauh beda dari Zhi Yang hanya terpaut beberapa bulan dan sebentar lagi Ling Ling akan menginjak usia tujuh tahun.


"Jangan pedulikan anak itu, yang penting Ling Ling harus terus mengambil hati kakek ya. Kamu ingat apa perkataan Mama, kan? Membahagiakan kakek berarti akan membahagiakan kamu dan Mama suatu hari nanti."


Anak kecil itu sedikit mengerucutkan bibir, "Tapi aku tidak suka pada anak itu, apa dia akan berusaha mengambil kakek dariku?"


"Tidak akan, kamu akan tetap menjadi cucu kesayangan kakekmu kalau Ling Ling terus bersikap manis. Jadi, kalau sedang bersama anak kecil tadi, Ling Ling bersikap manis lah padanya meskipun itu hanya pura-pura. Biar kakek tetap menyayangimu, mengerti sayang?" Li Mei mengajarkan yang tidak-tidak.


"Baik, Mama." Gadis kecil yang masih polos itu hanya mengangguk patuh.


"Bagus, putri Mama pintar." Li Mei tersenyum bangga.


.


.

__ADS_1


.


Setelah meninggalkan Yu Jie dan putrinya di kediaman wanitanya, Guan melajukan mobil menuju seseorang karena ingin segera mengetahui kebenaran tentang apa yang terlapor dalam map yang diberikan To Mu. Ia tak ingin berlama-lama menerka, sejak awal dia sudah mengirim Jun untuk mencari tahu dimana keberadaan orang itu.


Brakkk!


Pintu sebuah Apartemen didorong kasar oleh Guan disaat pintu itu terbuka, dengan tidak percaya dia menatap orang yang disayangi Yu Jie bagai adiknya sendiri sedang berdua bermesraan bersama musuh Yu Jie di dalam Apartemen.


"Ka-kak Guan, lama tidak bertemu." Dengan salah tingkah Ang Bei mengurai pelukannya dari tubuh Lien Hua.


"Biarkan kekasihmu pergi, aku hanya ingin bicara denganmu!" tatapan Guan begitu menusuk seolah dari dalam matanya akan mengeluarkan belati tajam.


"Ang Bei! Cepat usir wanitamu sebelum tangan ku yang gatal mencekik leher kecilnya dan juga mematahkan lehermu!" bentak Guan.


Tanpa menjawab Ang Bei menarik tangan Lien Hua yang masih tidak beranjak, wanita itu seperti sedang menantang Guan untuk berbuat lebih jauh.


Diluar terdengar bisik-bisik kecil, dengan angkuh Lien Hua melewati para pengawal Guan karena para pengawalnya sendiri berada tidak jauh dari sana jadi karena itu dia tidak takut dengan kedatangan Guan. Apa yang ditakutkan, Ang Bei begitu cinta mati padanya bahkan meskipun pria itu sudah tau jika hanya dimanfaatkan olehnya.

__ADS_1


Brugh!


Setelah kepergian Lien Hua, tetiba Ang Bei berlutut di hadapan Guan. Adik dari Ang Cheng itu mengerti akan kedatangan Guan dengan marah mendatanginya, sepertinya Guan sudah mengetahui dirinya ikut andil akan kecelakaan Yu Jie tujuh tahun silam.


"Aku bersalah, aku tau kak Yu Jie sudah ditemukan. Aku akan memohon ampunan dan meminta hukuman padanya. Tapi... jangan sakiti Lien Hua. Aku memang selalu menuruti keinginannya, bahkan tujuh tahun lalu aku yang memberitahukan posisi kak Yu Jie padanya hingga memudahkan mereka mencelakai kak Yu Jie. Kak... jangan sentuh Lien Hua. Hukum aku saja, jika perlu bunuh aku!" Ang Bei mengingat saat kejadian tujuh tahun silam menelepon Yu Jie dan menanyakan keberadaannya dimana, saat mengetahui posisi Yu Jie dia langsung memberitahukan pada Lien Hua. Ternyata semua orang yang membenci Yu Jie bersekongkol, dan anak buah suruhan dari kakak Fen Lian dari perserikatan barat segera mencelakainya.


"Yu Jie akan sangat kecewa padamu, dia sudah menganggap keluarga Lim keluarganya. Bahkan menganggap mu adik kandungnya, tapi kamu malah berkhianat hanya demi seorang perempuan yang sudah jelas-jelas hanya mendekatimu karena memanfaatkan mu! Lien Hua tau jika Yu Jie sangat percaya padamu! Kau bajjingan bodoh! Yu Jie pasti akan memaafkan mu demi tidak menyakiti keluarga Lim! Namun aku berbeda, Ang Bei! Aku akan memberimu hukuman!"


Tanpa bisa menahannya lagi saat mendengar Guan bicara, Ang Bei menangis dengan begitu kesakitan. Apalah daya nya, karena terlanjur jatuh cinta pada Lien Hua yang terus mendekatinya. Tujuh tahun lalu, dia terperosok hingga kini dia masih menjadi lelaki bodoh yang percaya jika Lien Hua juga sangat mencintainya.


_________


NOTE : Pengingat Nama.


# LIEN HUA -- Sepupu Li Mei yang pernah mem-bully Yu Jie di Kampus dan melakukan penelitian/menyiksa Yu Jie di kehidupan pertama Yu Jie di Laboratorium.


# ANG BEI -- Adik Ang Cheng dari keluarga Lim.

__ADS_1


# FEN LIAN -- Wanita perserikatan barat yang terobsesi pada Guan Lin.


__ADS_2