DIA ELVARO

DIA ELVARO
BAB 12 Tips Melati


__ADS_3

..." Namanya juga Naksir. semua hal tentang doi suka di-stalking sampi ke akar-akarnya...


" Starla, balik nonton ke bioskop yuk ! Ada film bagus nih,"


" Hm ?" Starla mengangkat kepalanya dari layar Ponsel, " Eh, lupa gue Jes Balik nanti gue ada belajar bareng tutor,"


Jesicca memiringkan kepala, " Dih sejak kapan lo belajar Pakai tutor tutoran segala, "


Starla hanya menoyor Jessica sebal. Jessica terkekeh, " Memangnya siapa sih tutor lo ? Bapak-bapak atau ibu-ibu Atau mungkin seumuran kita,"


Starla memutar kepala memandang Jesicca sambil senyam-senyum gak jelas , " Seumuran, " Starla kemudian berbisik, " Elvaro tutornya,"


Berbeda dari Jessica yang biasanya kali ini cewek yang memakai sweater biru muda itu hanya mendengus malas. Tidak mengomel ataupun menasihati Starla lagi mengenai Elvaro


" ish Elvaro terus deh lo, sama gue kapan dong, " salak Jesicca sambil berlagak memajukan bibir, Pura-pura Cemburut Starla hanya tertawa singkat


" Eh iya, Starla lo udah dengar kalau anak Pindahan di kelas sebelah,"


Starla mengangguk sekilas, " Udah sih, Tapi Bodo amat, " Kekeh cewek itu tak acuh


" Dengar-dengar namanya Agatha. kalau nggak salah dia itu ... " Jessica mengangkat jari telunjuk, mencoba mengingat sesuatu, " Dia itu mantannya Elvaro, "


Starla seketika mengerutkan kening mendengar kata mantan Elvaro Starla jadi berpikiran ke mana-mana. Elvaro ternyata punya mantan sekarang satu sekolahan ? Kalau misalnya masih sama-sama sayang gimana dong,


" Dengar-dengar juga ... " Jesicca mendekatkan Kepalanya ke depan telinga Starla berniat membisikkan sesuatu, " Dia Pernah hamil. Dan katanya dihamili sama Elvaro !"

__ADS_1


Starla langsung memelotot. Gosip macam apa itu, " ih, lo mulai lagi deh, Jes it aint't make sense. Mana mungkinlah Elvaro kayak gitu,"


Jessica mengedikkan bahu, " Ya itu masih gosip sih. Gue juga nggak terlalu Percaya soalnya dengar cerita lo yang bilang Elvaro itu baik jadinya gue mikir kayaknya nggak mungkin, deh mungkin itu hoaks,"


Ya mungkin hoaks


Melihat bagaimana Perlakuan Elvaro yang selalu melindunginya, bahkan bertindak tegas jika seorang lelaki bertindak kurang ajar terhadap wanita menyakinkan Starla bahwa gosip yang beredar itu sangatlah tidak masuk akal. Elvaro tidak seberengsek itu setidaknya itu Penilaiannya saat ini tentang cowok itu


...••••...


Saat ini Starla berada di atas motor Elvaro, dengan sang empunya yang terus fokus mengendarai motor. Hari ini mereka memutuskan untuk belajar di kafe yang sama seperti tempo hari


selama dalam perjalanan tidak ada yang membuka obrolan. Yang terdengar hanya suara mesin kendaraan sekitar juga sesekali bunyi guntur karena awan sedang mendung


" Yah, yah Hujan !" Mata Starla menyipit ketika gerimis menetesi wajahnya


Starla hanya mengangguk sekenanya. Elvaro berbelok ke kanan, semakin melajukan kecepatan sebelum hujan berangsur semakin deras


Elvaro buru-buru memakirkan motornya ketika sudah sampai di depan rumah mengajak Starla masuk. Cowok itu lantas mengambil handuk di kamarnya, menyarankan cewek itu agaknya mengeringkan rambut yang basah


" Loh, Bang El kok hujan-hujanan sih nanti sakit lho ? Celetuk Melati yang baru saja keluar dari kamarnya. Matanya langsung melirik ke arah Starla yang tengah mengelap rambut di samping Elvaro


" Hah ! Kakak ini Kak Starla kan ? Yang suka bikin video ? YouTube itu kan,"


Starla tersentak, lantas hanya tersenyum malu sebagai respons

__ADS_1


" Wah ! Melati senang banget ketemu kakak !" Melati spontan memeluk Starla bersemangat, " Melati sering nonton Vlog-nya kak Starla Melati ngefans banget sama Kakak,"


" Kalian ngobrol-ngobrol sebentar ya Abang ke kamar ibu dulu,"


" Bang ! Melati Pinjam HP Abang dong,"


Elvaro merogoh sakunya, lalu memberikan Ponselnya kepada gadis berkepang satu itu. setelah mengacak gemas Poni adik kesayangannya sambil tersenyum. Elvaro lantas berlalu menuju kamar. Lalu melihat ibunya yang tengah melirik keluar jendela sambil rebahan di atas kasur.


Elvaro menyalami tangan ibunya sebelum duduk di tepi ranjang, " Gimana kondisi ibu hari ini ? agak enakan, "


Wulan tersenyum seraya mengelus pipi anaknya, " ibu selalu sehat kok,"


" ibu harus banyak-banyak istirahat ibu udah makan ? Udah diminum obatnya ? ibu Jangan sampai lupa minum obat ya, "


Wulan masih tersenyum seraya menggenggam lembut tangan Elvaro Menatap Putra tertuanya intens


" ibu mau Abang berhenti. ibu mau Perawatan ini berhenti. ibu cuma akan menyusahkan kamu, Sayang kita cuma akan membuang-buang uang kamu juga tau kalau semua ini sia-sia,"


" Nggak ada yang sia-sia Bu, selagi kita masih berusaha ibu jangan Pasrah gitu aja,"


setitik air mata lolos dari pelupuk mata sayu Wulan. Bahkan Elvaro tidak bisa berbohong kalau ia jelas menangkap tatapan sendu dari wanita yang semakin hari semakin kurus itu


" jangan benci Papa kamu ya,"


Lagi dan lagi kalimat yang sangat Elvaro benci itu keluar dari bibir Pucat itu

__ADS_1


...••••...


__ADS_2