
...Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu....
Elvaro baru saja keluar dari toilet saat Starla baru ingin masuk ke dalam toilet wanita. Dengan cepat, Elvaro lebih dulu menahan tangan Starla sebelum cewek itu masuk ke dalam toilet. Starla menaikkan alis, menatapnya
" Katanya nggak mau orang lain lihat kita lagi berdua ?" Starla menaikkan sebelah alis, menyinggung kalimat yang Elvaro lontarkan sebelumnya
Elvaro menarik sudut bibir tersenyum geli, " Masih ngambek nih gadisnya Elvaro,"
Starla langsung memalingkan wajahnya berusaha menahan diri untuk tidak tersenyum. Starla bersedekap, " Enggak. Gue nggak berhak Juga itu, kan keputusan lo, Gue melanggar hak asasi manusia kalau memaksa lo untuk menuruti gue, '
Elvaro tergelak Pelan, menarik cewek itu agar mendekat dengan dirinya Lagi Pula di sekitar toilet sedang sepi saat ini. " Setelah di Pikir-pikir ini mungkin lo benar kayaknya gue harus coba Pekerjaan lain Yang lebih hal Mungkin, "
Starla langsung mengalihkan wajahnya, Memandang Elvaro,
" Gue nggak memaksa lo buat lepas Pekerjaan lo, El Gue cuma menyarankan supaya lo bisa dapatkan uang dengan Cara yang baik-baik. Gue nggak maksud apa-apa, "
Elvaro mengangguk, mengerti, Lagi Pula Starla ada benarnya Tidak seharusnya ia terus-terusan memperoleh uang dari cara yang jahat bukan ?
" salah satunya lomba itu,"
Elvaro melipat tangannya di dada terlihat menimang sejenak. Starla memperhatikannya menunggu kalimat selanjutnya yang akan keluar dari mulut cowok itu
" HM. Gue mau coba ikut, deh"
Starla membulatkan bola matanya berbinar, " Serius, "
" Tapi dengan syarat,"
Starla menaikkan alis, " Kok Pakai syarat segala,"
Elvaro memajukan wajahnya menarik sudut bibir, " Lakuin Perjalanan menantang bareng gue. Mau ?
Starla diam sejenak, sebelum kemudian menarik kedua sudut bibirnya Mengangguk setuju
...•••...
" Gimana Proses lombanya El ?" tanya Starla memulai Percakapan
saat ini Keduanya sedang berada di kafe bisa tempat mereka belajar seperti biasa. Elvaro dan Starla ada jadwal belajar bersama hari ini
Cowok dengan Jaket Hoodie Putih itu mengangkat tatapannya dari buku, memandang Starla yang duduk di hadapannya, " Tenang gue udah daftar kok Udah kirim esainya juga Tinggal tunggu Pengumuman aja,"
Starla hanya membulatkan mulut seraya mengeluarkan suara
" OH," Singkat
" Tapi gue nggak bisa janji bakalan menang Starla, At least gue udah berusaha lakuin sebisa gue. Gue udah berusaha,"
Starla tersenyum manis, " Gue nggak menuntut lo harus menang kok,"
Elvaro balik tersenyum, " Sekarang gue tinggal tagih janji lo aja,"
Starla Terkekeh, Cowok itu Punya ingatan yang kuat ternyata Starla mengangkat jari telunjuknya. Tiba-tiba teringat sesuatu. Memutar tubuh merogoh buku catatan kecil dari dalam tasnya. Lalu membuka sebuah halaman.
" Gue seketika Punya ide, El kalau lakuin Perjalanan menantang kedengarannya jadi kayak esktrem gitu. Gimana kalau kita namai rencana itu jadi Twelve Challenge in Twelve Hour, "
Elvaro memiringkan kepala, mendengarkan kelanjutan Kalimat cewek dengan blus Putih berpadu dengan boggy Pants dusty pink itu dengan seksama
" jadi nantinya kita bakal lakuin dua belas tantangan yang ada di dalam daftar ini selama dua belas jam Lumayan Sekalian buat ngisi konten Youtube gue !" ujar Starla terkikik seraya menaik-naikkan alis, lalu memamerkan gigi putihnya
Elvaro tergelak singkat, " jadi gini ya rasanya Pacaran sama YouTuber,"
Starla tersenyum manis Lalu menyodorkan daftar tantangan yang sudah ia renungkan sebelumnya Pada cowok itu. Elvaro Pun membacanya
...LIST 12 Challenge in 12 Hour By Starla Amanda Aurora, jodohnya Kim Tae Hyung...
...1. Berenang ke waterpark dan cobain semua wahana ekstrim di sana...
...2. Berselancar Pakai ombak buatan waterpark...
...3. Habis dari waterpark cari tempat makan terdekat Makan makanan dengan level yang paling pedas...
...4. Bantuin kang Udin jualan siomay, Berbuat baik menolong sesama...
...5. Main salju di Trans snow World...
...6. jalan-jalan ke rumah Pohon...
__ADS_1
...7. Mancing mania harus bisa tangkap 12 ikan...
...8. Cobain flying fox...
...9. Cobain woll Climbing...
...10. Menguji adrenalin dengan melalui jembatan yang terbuat dari tali...
...11. Kemah di kuburan ajakin Kuntilanak ngevlong bareng sambil nonton film Paling romantis...
...12. Naik kereta gantung...
Elvaro membulatkan Mulut tidak menyangka Ternyata gadis itu sudah menyiapkan rencana dengan teratur Cowok itu kemudian menatap Starla takjub
" Nomor sebelas mikir keras banget kayaknya, " Cibir Elvaro
Starla menyengir " Gimana, "
Elvaro mengelus dagunya menimang sebentar. " kayaknya dalam dua belas jam kita ngga bakalan bisa deh, " Elvaro mengambil Pulpen, mengubah nama judul yang sudah Starla buat
...LIST 12 Challenge in 12 Hour Tantangan bersama GADIS ELVARO...
" Bagusan kayak gini, "
Starla Terkekeh gemas, " Apaan sih ? Masa judulnya gitu,"
" kita kan orang Indonesia jadi judulnya juga Pakai Indonesia mencintai negeri sendiri,"
Starla mengulum bibirnya, " Dih sok-sokan, "
Elvaro Terkekeh, " jadi kapan kita mulai Gadis Elvaro
" Minggu besok Gimana,"
Elvaro mengangguk setuju
...•••••...
Matahari diselimuti awan di Minggu yang lumayan cerah ini seperti perjanjian. Starla dan Alvero akan melakukan tantangan-tantangan yang sudah mereka rencanakan itu hari ini
sejujurnya, mendapatkan izin dari ayahnya saja pun sudah cukup memacu adrenalin bagi Starla. Starla terpaksa harus membawa nama Jesicca agar diperbolehkan Pergi keluar. Tentu saja, kalau ayahnya tahu dia Pergi bersama laki-laki yang tidak ayahnya kenali, ia pasti akan terkena masalah besar. Bukanya apa-apa, ayahnya cukup protektif dan Posesif kepada dirinya terlebih dia adalah anak Perempuan satu-satunya
" Maafin Starla, Pa udah bohong. Starla rela deh, bakal temanin nonton bola tujuh hari tujuh malam setelah ini. I love you Papa, " gumam Starla dalam hati setelan berhasil mendapatkan izin dari ayahnya
Starla menoleh menatap intens, Mengangguk mantap, " Siap banget,"
keduanya langsung saja menyerbu ke dalam air sesudah berganti Pakaian renang. Starla merekam tiap kegiatan mereka, tentunya dengan Ponsel sudah di selimuti Pelindung dan tongkat eksis untuk mempermudah merekam
Tantangan Pertama yang mereka lakukan adalah mencoba wahana-wahana yang ada di sana. Mulai dari yang Paling riang sampai memacu adrenalin. Menyeluncuri Perosotan dari yang ketinggian rendah sampai yang benar-benar tinggi. Starla berteriak kegirangan, mencoba semua wahana itu benar-benar terasa mendebarkan
" Ya ampun ! ini seru banget, El,"
Elvaro hanya tersenyum, senang mendengarnya
Mereka lalu mencoba berselancar Pada wahana ombak buatan di waterpark itu. Walaupun berakhir gagal dan terus saja tercebur ke dalam air, mereka tetap tertawa riang bersama. Melakukan Tantangan itu bersama Elvaro terasa menyenangkan
setelahnya, mereka mencari tempat makan terdekat. seperti di daftar mereka memesan makanan terpedas di tempat itu.
Dengan mulut megap-megap kepedasan, Starla meminum air,
" Huh hah Pedes huuh !"
Elvaro tertawa melihat raut lucu gadisnya, dengan Jail merekam gadis itu diam-diam
" El, ih ! jangan direkam ! Huh, hoah,"
Elvaro tetap jail merekamnya. Starla mencoba mengambil Ponsel Elvaro, namun Elvaro buru-buru menyembunyikannya. Starla mengerucutkan bibirnya cemberut, Elvaro hanya tertawa meledeknya
" Awas aja !"
" Awas apa ?" goda Elvaro jail
Starla melipat bibirnya, lalu mendecak Pasrah, " Nggak tau, deh !"
Elvaro tergelak, lalu memanggut.
" Nanti gue hapus deh, "
Starla spontan tersenyum menang. senang mendengarnya
__ADS_1
Sesuai makan, keduanya berjalan Perlahan keluar dari resto. Menyusuri jalanan dengan santai
" Lo tahan Pedas kan Starla ? Gue nggak mau ya lo berakhir muntaber gara-gara challenge tadi,"
Starla tergelak mendengar kalimat Elvaro barusan. " Tahan, dong Gini-gini usus gue tahan banting Hantam aja .... kuat, kok,"
Elvaro mendecih mencibir. Mencapit kedua Pipi Starla gemas dengan jari sembari terkekeh
Starla menarik sudut bibirnya, menahan semburat merah di Pipi Matanya keduanya memicing kala melihat dua orang Preman tengah mengusik Penjual kaki lima di tepi jalan. kesal melihat perlakuan itu Starla memajukan langkanya mendekat
Elvaro menahan tangannya, " Mau ke mana,"
Tantangan keempat Menolong sesama ! jelas Starla seraya menunjukkan empat jarinya sebelum kemudian menghampiri mereka
" Om-om, maaf ya, tapi nggak baik loh, mengusik orang lemah ? Malakin lagi. Nggak takut kena karma, " ujar Starla tiba-tiba muncul di tengah-tengah orang itu
Preman-preman itu melirik ke arahnya. " Eh Cewek Lo nggak usah ikut Campur. Atau mau kami apa-apain lo Minggir sekarang,"
Elvaro maju melangkah, berdiri di depan Starla. " Yang cewek ini bilang benar Nggak seharusnya kalian malakin orang lain. Masih Punya tangan Punya kaki, harusnya cari duit sendiri,"
kedua Preman itu menatap mereka kesal, mulai terpancing amarah
" Bocah-bocah ini, "Preman yang berkumis tebal langsung melayangkan Pukulannya
Elvaro dengan cepat menahan tangannya. Mencengkeram kuat tangan Preman tersebut. Preman itu menepis tangannya. keduanya saling menatap sebelum kemudian bersama-sama menyerang Starla dan Elvaro
Starla sontak menyiapkan kuda-kudanya, menendang empat Puluh lima derajat preman yang mempunyai tindik di hampir semua wajahnya itu. Elvaro turut melakukan hal yang sama, melemparkan bogeman dan menangkis setiap serangan yang diberikan. Cukup beberapa kali mereka memukul kedua Preman itu sudah tepar di jalanan. Menyerang
" jangan lagi ganggu Pedagang kaki lima di sini. Karena kalian nggak Punya hak atas uang mereka, Ngerti," Perintah Elvaro Penuh Penekanan sebelum Preman itu berlari-lari kocar-kacir dari sana. Meninggalkan mereka
...••••...
" Waktunya main salju ! Yeah !" Melanjut ke tantangan selanjutnya, kini keduanya sudah berada di Trans snow World, untuk menikmati salju buatan di sana. Keduanya telah mengenakan Pakaian tebal dan sarung tangan memakaikan topi di kepala Starla agar tidak kedinginan
" El sebenernya gue segan mau tanya Tapi sorry nih tantangan-tantangan yang gue buat nggak menguras dompet lo, kan ?" tanya Starla hati-hati menyengir kuda kemudian
" Aman kok. nggak usah cemas uang gue masih banyak di tabungan, " Ujar Elvaro santai seraya menaik-naikkan alis
Starla melihatnya dengan raut wajah meledek. Melempar Elvaro dengan bola salju,
" Sombong amat Masnya, " Cibir Starla sembari tertawa
" Memang Fakta,"
Starla kembali bermain salju. Menjatuhkan dirinya di atas salju menggosok-gosokkan tangannya memainkan salju. berteriak kegirangan seperti anak kecil. Elvaro tertawa Pelan, tingkah gadis itu benar-benar mengemaskan
Dengan jail Elvaro melemparkannya bola salju. Mereka tertawa riang sembari bermain lempar-lemparan bola salju bersama
" selama ini, lo lakuin Pekerjaan jahat itu ... buat siapa El,"
saat ini Keduanya sedang berada di dalam sky. lift chair. melihat hamparan salju dari ketinggian, Elvaro menoleh ke samping sisi sekilas, " Buat Orang yang Penting banget di hidup gue,"
Starla memiringkan kepala mencoba menerka, " Nyokap lo ? menurut asumsi gue nyokap lo, karena hubungan lo sama bokap lo itu nggak baik,"
Elvaro mengangguk, menyetujui Pendapat itu, " Lo benar, Gue bakalan ini demi Nyokap, dan demi adik gue,"
" Tapi, apa Nyokap lo nggak marah kalau tau Pekerjaan lo itu ... "
walaupun Starla tidak melanjutkan kalimatnya, Elvaro tahu betul maksud dari kalimat itu apa. Elvaro tidak bisa menjawabnya, ibunya tentu tidak ingin ia melakukan Pekerjaan seperti itu. Namun mau bagaimana lagi mencari Pekerjaan tidaklah semudah yang dibayangkan. Di tambah lagi kebutuhan tidak hanya seputar biaya makan saja, Elvaro tentu butuh uang lebih banyak untuk membayar biaya Pengobatan ibunya serta biaya sekolah adiknya
jadi menghindari topik itu, Elvaro memilih mengalihkan Pembahasan saja,
" Omong-omong lo Nggak ngevlong lagi,"
Starla terbelalak baru ingat, " Oh iya Nanti aja deh, walaupun momen kayak gini nggak terekam di kamera tapi di dalam ingatan gue bakalan gue kenang selalu kok,"
Gadis itu tersenyum semringah. benar-benar manis di mata Elvaro Cowok itu menatapnya lalu mengacak rambutnya namun kembali tersenyum menggemaskan,
" Tapi kayaknya sih tetep Perlu diabadikan deh hehe," kekeh Starla Polos lalu mengangkat Ponselnya , membuka aplikasi kamera memotret gambar Keduanya
saat mereka sedang mau mengambil gambar tiba-tiba ponsel Elvaro tiba-tiba berbunyi. Mendapati Panggilan dari Melati adiknya,
" Kenapa Melati, "
Elvaro membulatkan bola matanya lalu manggut-manggut. " Ya udah Abang ke sana sekarang,"
" Kenapa El," tanya Starla Penasaran usai Elvaro mematikan sambungan
" kayaknya Challenge kita cuma sampai di sini saja ya Aku harus Pulang sekarang, "
__ADS_1
sejujurnya Starla sedikit enggan, namun melihat Bagaimana raut wajah yang kelihatan cemas membuat Starla mengerti kalau Elvaro Pasti ada urusan yang sangat Penting dari ini. ia lantas mengangguk
" Ya udah yuk Pulang,"