
...Semua orang baik kok cuma kadang sikap buruknya aja yang bikin dia. jadi kelihatan jahat...
Starla tersenyum kecil ketika membaca komentar-komentar unik di akun media sosial miliknya. saat ini ia sedang duduk-duduk di kantin menikmati jam kosong. seraya menunggu Jessica yang masih memesan makanan.
" Makan dulu woi ! HP terus, " tukas Jessica yang baru saja datang dengan senampan Pesanan.
Starla hanya menyengir Polos seraya mengambil makanannya. waktu-waktu berikutnya mereka habiskan untuk fokus Pada makanan. sesekali masih diam-diam bermain Ponsel yang langsung dapat teguran dari Jessica lagi
" Lah, di kantin lo Bolos, ya kalian berdua, " Daniel yang datang dari lapangan baru saja selesai main futsal Langsung ikut nimbrung dengan mereka
Cowok yang bajunya basah karena keringat itu langsung menimbrung dengan mereka mangkuk bakso Starla suka-suka. Hampir saja membuat sendok dan garpunya terlompat jika tidak cepat-cepat ditangkap.
" ****** lo Dan, " Cewek rambutnya diikat tinggi itu memilih minum es tehnya, ternyata baksonya terasa Pedas juga
Cowok yang masih memakai Pakaian olahraga itu hanya terkekeh Polos seraya menyantap bakso Starla lahap seperti Tarzan kelaparan. sementara Jessica yang melihat dua orang itu hanya geleng-geleng kepala
" jadi gimana Pdkt lu sama Elvaro Berhasil kan," tanya Daniel seraya menyodorkan kembali mangkok baksonya
Mendengar Daniel menyebut-nyebut nama Elvaro, Starla spontan melotot sementara Jessica langsung mendongak bingung.
" Kampret ya, mulut lo ! Gue tambal juga tuh lama-lama," salak Starla berbisik
" Tunggu dulu, maksudnya apaan Elvaro Pedekate, " kening Jesicca berkerut-kerut. Tidak mengerti dengan Pembahasan Daniel barusan
" jadi gini Jessica, " Daniel mencondongkan tubuh mendekat, Ke arah Jessica " Si Starla itu .... " kedua Tangannya sengaja membuat corong di sisi bibir, berlagak agar tidak ada yang bisa mendengar Pembicaraanya, " Lagi dekat sama Elvaro"
Kalau boleh, Starla ingin menjahit bibir Daniel dengan akar cabai setan sekarang juga
" Hah ? serius lo ?!" Jessica histeris, kaget sekaligus bingung, " Masa iya Starla ? kok lo nggak Pernah cerita sama gue sih Oh gitu ya, sekarang sama gue nggak cerita " Jessica melipat kedua tangan di Perut, memalingkan tubuh
Starla masih sempat-sempatnya menjitak kepala Daniel kesal. " Tuh, kan ngambek ! bisiknya sambil melotot dengan Daniel.
" Santai Jes, santai Nggak usah ngegas. Haha, " Starla tertawa receh mencairkan suasana, " Enggak kali Jes si kudaniel itu fitnah !" ucap Starla sok manis membujuk Jessica. " kami aja baru kenal, kok. "
Jessica langsung menoleh secepat kilat, " Nah, kan ... nah, kan ! jadi benar lo suka sama itu orang ? Jessica sengaja tidak menyebut merek, kalau sampai didengar orang lain bisa-bisa geger sesekolahan
" Enggak, kok Eh, nggak tau juga. Entahlah. Nggak tau deh gue, "
__ADS_1
Jessica menilik Starla dengan tatapan curiga, tidak Percaya. Detik berikutnya, cewek itu justru menghela nafas berat, " kok bisa dia sih, Starla Masih banyak cowok lain kali. Gue, kan udah Pernah bilang jangan naksir sama Elvaro " Ucap Jesicca Pelan, sedikit kecewa
Melihat dua orang itu sedang asyik berdebat, Daniel dengan jail menyantap soto Jesicca diam-diam. Lalu mengembalikan kembali setelah menyuap beberapa sendok ke dalam mulut.
" Ya .... gimana, ya Jes. Gue bukannya suka sama El gue cuma Penasaran aja gitu sama dia, " elak Starla
" Ngapain kepoin dia coba ? Nggak ada kerjaan lain aja. Dia itu bukan anak baik-baik, "
" Dia baik, kok Jes !" bela Starla dengan refleks. " Lo Cuma belum kenal sama dia. "
Jesicca menatap Starla intens. Tampaknya teman dekatnya satu itu benar-benar mulai tertarik dengan Elvaro Jessica mendengus. " semua orang baik kok, Starla Cuma sifat buruknya aja yang bikin orang itu jadi kelihatan jahat. " Jessica membalikkan tubuhnya ke depan, berniat kembali menyantap makanannya
" Gue bukannya benci sama dia. Gue cuma nggak suka aja lo tertarik sama model cowok kayak begituan. Lo Pasti udah dengar sendiri seberapa buruk cowok itu, " ucap Jessica setelah menyeruput kuah soto
" intinya, Starla, gue ngomong kayak gini karena gue nggak mau lo sakit hati gara-gara suka sama cowok kayak dia, " timpal Jesicca lagi. Starla mengangguk, mulai mengerti kenapa Jesicca bersikap segitunya
" jadi saran gue, mendingan lo menjauh dari Elvaro, Starla. sebelum terlambat, "
...••••...
Cewek yang memakai tas berwarna marun itu berjalan menuju Pagar beriringan dengan beberapa murid yang lain yang juga baru keluar dari kelas, sama seperti dirinya.
Bel Pulang sekolah sudah lima belas menit yang lalu berbunyi. Jesicca sudah Pulang duluan karena ibunya meminta cewek itu untuk menemaninya belanja baju. sementara Daniel ada latihan futsal sepulang sekolah ini. kalau tidak, kan, Starla bisa aja menumpang Pulang dengan cowok itu
Starla mendengus Pasrah seraya menjatuhkan bahu lemas, " Ya udah deh, Starla Pesan ojol aja, "
Panggilan berakhir setelah ia sampai di depan Pagar. Starla yakin Mario Pasti sudah Pulang dengan nenek lampir menyebalkan yang entah bagaimana bisa menjadi Pacar cowok itu. kalau sudah begini, dengan terpaksa ia harus Pulang seorang diri saja.
Tangannya sudah bergerak hendak membuka Ponsel untuk memesan ojek online terdekat ketika seorang cowok memberhentikan motornya tepat di samping cewek itu.
Cowok itu mengangkat kaca helm.
" Hei, Starla, "
Starla menoleh dan mendongak
" Eh ? hai El, "
__ADS_1
Starla seketika canggung. Tidak tahu ingin bersikap seperti apa dengan Elvaro. satu sisi ia ingat saran Jessica tadi siang. Satu sisi ia tak ingin orang-orang berpikir Kalua ia benar-benar menyukai Elvaro
" Pulang sama siapa, "
Starla mengerjap. " Eh ? Gue ?"
" Enggak kutu di rambut lo. Ya kali,"
" Eh gue kutuan ? Seriusan, "
Elvaro menatap gemas, " Enggak, lah Bercanda, anjir, "
Starla Terkekeh polos, " Gue Pulang sama abang ojol, sih, "
Cewek itu kembali memikirkan kalimatnya. Takutnya Elvaro salah maksud dan mengira kalau Starla Pacaran sama Abang-abang ojek online. Alhasil ia bersuara lagi.
" Maksud gue tadi tuh Bokap gue rencana mau jemput gue tapi tiba-tiba nggak bisa ada kendala. Ya udah gue disuruh Pesan ojol aja gitu, " jelas Starla kemudian
Elvaro membulatkan mulut mengeluarkan suara ' Oh ' singkat.
" Udah Pesan ojol, "
" Belum sih, "
" Mau bareng ?"
" Hah, "
Lama-lama Elvaro makin gemas dengan cewek di hadapannya ini. ia lantas tersenyum tipis. " Gue antar lo Pulang Lebih aman kalau lo Pulang bareng gue daripada naik ojol Lagian, gue juga udah tau rumah lo dekat mana, "
Mungkin niat Elvaro baik, namun Starla masih mengadu rayu di telinganya ia harusnya menjauh dari cowok itu.
Setelah berpikir matang-matang. Cewek berkulit Putih itu lantas tersenyum sebelum memutuskan
" Gue naik ojol aja deh, "
...••••...
__ADS_1