
" menatap siswi itu menyudutkaCari kerja, "
" Udah dapat, "
" Udah, kok,"
" hari ini sekolah kan,"
Elvaro refleks tersenyum kecil. sebelum mengangguk, " Aku udah kangen sama Gadis Elvaro soalnya,"
Starla tertawa kecil, " Gombal terus,"
Elvaro hanya tersenyum kecil, " Boleh rebahan di Paha kamu ?
Starla refleks mengerjap, " Hah, "
Namun Belum menjawab, Elvaro sudah bergerak merebahkan kepalanya di Paha Starla, sukses membuat Starla dag dig dug seketika. Apalagi melihat wajah Elvaro dengan rambutnya yang masih agak basah cowok itu jadi kelihatan makin tampan. Starla refleks memainkan rambut Elvaro Pelan
Elvaro menatapnya dalam, " Aku bakalan terus melindungi kamu Starla !
Starla mengangguk sambil memainkan rambut cowok itu
__ADS_1
" Makasih, "
" Sama-sama, "
" Itu aja, "
Elvaro mengulum senyumnya. menatap Starla lembut
" Aku nggak bakalan biarin bahaya apa pun mengancam kamu karena kamu itu Gadis aku, "
Starla mengulum bibirnya. tersenyum semringah seketika saat itu juga
" Setiap molekul itu .... "
" Dahi ! kamu merah !" Starla Panik, membulatkan bola matanya melihat dahi cowok itu. Elvaro menahan tangan cewek itu yang ingin menyentuh memarnya. Lalu tersenyum seolah tidak Kenapa-napa
" Kita ke UKS Ayo, "
" Nggak usah. Nanti juga sembuh sendiri."
" Ya udah, Kalau nggak mau ke UKS Mau Pakai cara aku aja"
__ADS_1
" kayak gimana,"
Starla menarik sudut bibir, lalu berjinjit untuk mencium Pelan dahi cowok itu. Elvaro tersentak dan refleks mengerjap. Starla menggigit bawah bibir Polos. Elvaro tidak bisa menahan senyumnya, lalu menatap Starla dalam
Ditatap seperti itu, membuat Starla berasumsi dan menutup mata. Elvaro jadi makin gemas dan ingin memakannya saja sekarang juga kalau bisa. Namun tahu kalau sekarang kondisinya tidak aman, ia mengurungkan niat Hanya mengelus Pangkal Hidung Starla gemas sekilas
Stark membuka matanya salah tingkah Menggaruk telinga Polos
" Untuk sekarang jangan dulu ya lagi nggak aman Aku nggak mau kamu kena masalah, " Ujar Elvaro seraya menarik tangannya Pergi bersamaan dengan bunyi lonceng istirahat yang berbunyi
keduanya lalu berjalan beriringan menuju tangga. Mata Elvaro Spontan memicing kala melihat seorang siswi yang mengalungkan kamera DSLR-NYA di leher sedang berjalan menaiki tangga. itu kamera yang sama dengan yang memotretnya tadi. Begitu melihat Elvaro, siswi itu malah kelihatan aneh
" Tunggu, " Elvaro menghentikan langkah siswi itu yang seperti ini segera menghindar darinya
" Kenapa El ? Tentu saja, Starla pasti bingu" Lo ... yang motret kami tadi ?" tuding Elvaro to the Pointwi itu terbelalak. Tidak menjawab dan hanya menundyang mulai Paham manggut-manggut dan ikut-ikutanro mendelik Curiga, " Siapa lo ?u siswi kelas sepuluh IPA sat
" Nama, alvaro mengkerut, " Namoedya Kak. Tiara Pramoedya,ya sama sekali tidak berhubungan dengan Gio. Tapi apa mungkin Cewek itu Pelaku kalau memang bukan lo yang motret kami boleh nggak kami lihat isi kamera lo ?" Ujar Starla mencari cara menengah. Elvaro manggut-manggut menatan ragu-ragu. Elvaro menatapnya semakin menyudutkan Dengan Pasrah, akhirnya siswi itu memperlihatkan isi kameranya
Namun benar. Tidak ada foto tentang Elvaro dan Starla sama sekali. Elvaro lalu mengembalikan kamera itu dan membiarkan Tiara yang Pergi jika bukan Tiara, lalu sia udah, deh El nanti aja cari Taunya Lagian memang kenapa, sih kalau difotoin ? siapa tau fans kan, " kekeh Starla receh Elvaro hanya menurut dan mengikuti ajakan cewek kemudentara si pelaku yang asli sedang tersenyum menang di atas tangga Memegang memori kamera berisi foto-foto mereka yang sebenarnya
...••••...
__ADS_1