
^^^mendecak sebal ketika salah satu anak b mendorong-dorong Punggungnya untuk berjalan lebih cepat, "Bisa nggak sih santai aja nggak usah dorong-dorong Gue nggak ada niat kabut juga !^^^
^^^Dengan malas, Starla berjalan mengikuti arahan ana buah Devan yang memerintahkan mereka masuk ke dalam sebuah kapal. Para sandera wanita yang menjadi korban Devan menunduk takut. Beberapa menangis Panik. Melati spontan mendekat ke arah Starla, berlindung di sampingnya," Kita bakal dijual ya, Kak Gimana caranya bisa menyelamatkan diri kalau udah kayak gini,"^^^
^^^Starla hanya memandangnya sekilas, tidak menjawab^^^
^^^Kapan mereka berangkat setengah jam lagi. Namun Para sandera sudah berangsur dimasukkan ke dalam kapal. Starla merapikan rambutnya, agar menutupi handsfree yang tersumpal di telinganya^^^
^^^" Lo masih di situ, kan ? suara Mario terdengar kemudian^^^
^^^Starla melirik Penjaga yang mengawasi mereka, lalu bergumam mengiakan.^^^
__ADS_1
^^^" Kami udah di lokasi Starla ?^^^
^^^Starla lantas memejamkan matanya, mengembuskan napas lega.^^^
^^^Yap, Starla telah merencanakan ini, kenekatannya menyerahkan diri bukan hanya untuk menyelamatkan satu nyawa saja. Melainkan menyelamatkan banyak nyawa, tak lain tak bukan yaitu semua wanita yang sedang bersamanya di dalam kapal ini.^^^
^^^Penjaga yang tadinya mengawasi di muka Pintu memilih keluar, lalu menutup Pintu rapat-rapat agar mereka tidak bisa kabur^^^
^^^Starla segera berdiri dan menarik Perhatian semuanya, " kalian nggak Perlu Khawatir, kita bakal selamat Gue udah Punya rencana. So gue harap kalian bisa bantu gue,"^^^
^^^Yap, Starla telah merencanakan ini, kenekatannya menyerahkan diri bukan hanya untuk menyelamatkan satu nyawa saja. Melainkan menyelamatkan banyak nyawa, tak lain tak bukan yaitu semua wanita yang sedang bersamanya di dalam kapal ini.^^^
__ADS_1
^^^Penjaga yang tadinya mengawasi di muka Pintu memilih keluar, lalu menutup Pintu rapat-rapat agar mereka tidak bisa kabur^^^
^^^Starla segera berdiri dan menarik Perhatian semuanya, " kalian nggak Perlu Khawatir, kita bakal selamat Gue udah Punya rencana. So gue harap kalian bisa bantu gue,"^^^
^^^Starla mendecak sebal ketika salah satu anak buah Devan mendorong-dorong Punggungnya untuk berjalan lebih cepat, "Bisa nggak sih santai aja nggak usah dorong-dorong Gue nggak ada niat kabut juga !^^^
Starla mendecak sebal ketika salah satu anak buah Devan mendorong-dorong Punggungnya untuk berjalan lebih cepat, "Bisa nggak sih santai aja nggak usah dorong-dorong Gue nggak ada niat kabut juga !
Dengan malas, Starla berjalan mengikuti arahan ana buah Devan yang memerintahkan mereka masuk ke dalam sebuah kapal. Para sandera wanita yang menjadi korban Devan menunduk takut. Beberapa menangis Panik. Melati spontan mendekat ke arah Starla, berlindung di sampingnya," Kita bakal dijual ya, Kak Gimana caranya bisa menyelamatkan diri kalau udah kayak gini,"
Starla hanya memandangnya sekilas, tidak menjawab
__ADS_1
.