DIA ELVARO

DIA ELVARO
BAB 7 Penguntit


__ADS_3

^^^" ^^^


^^^Takutnya cowok dengan sebelah telinga ditindik itu merasa risi jika Starla kebanyakan bertanya. Takutnya Starla akan diturunkan di bawah kolong jembatan atau ditinggalkan di tengah jalan karena cewek itu terus bersikap menyebalkan. kan nggak lucu Apa kata subscribe-nya nanti ?^^^


^^^Tapi sayangnya Starla masih begitu Penasaran. karena sampai sekarang Elvaro masih belum menjawab Pertanyaannya yang jadi^^^


^^^" Elvaro "^^^


^^^Elvaro tergelak kecil, " Tanya aja Starla,"^^^


^^^Cewek bertubuh kurus itu terkekeh seraya menyampirkan anak Rambutnya ke samping telinga,^^^


^^^" Nggak jadi deh. Nanti Pasti nggak lo jawab juga, kan ?" Starla menyengir^^^


^^^" Tapi sebenernya gue Penasaran sih, Starla, kenapa lo nggak jawab Pertanyaan gue tadi ? memangnya rahasia ya ? Tapi tenang aja, gue nggak bakalan tanya kok"^^^


^^^Elvaro Tersenyum kecil, menggigit bagian dalam bibirnya gemas. Cewek yang diboncengkan ini benar-benar mengemaskan,^^^


^^^" jadi yang tadi itu bukan Pertanyaan ?" Cibir Elvaro sambil menahan senyum^^^


^^^Starla mengetuk kepalanya sendiri sambil mengumpat tanpa suara sepertinya dia memiliki bakat dalam hal bertingkah absurd Apa ini keturunan ?^^^


^^^" Hahahaha, " kalau udah begini, Starla lebih baik Pura-pura tertawa saja, " Oh iya, ya, barusan tadi Pertanyaan ya Memang dasar gue ini,"^^^


^^^Perlahan senyum Elvaro memudar, Bukannya dia tak jujur namun Cowok itu masih belum bisa terbiasa terbuka dengan orang lain. Bukan berarti dia tertutup. Hanya saja ada beberapa hal yang sebaiknya tidak perlu diceritakan dan lebih baik di simpan sendiri^^^


^^^" Nanti lo bakal tau sendiri, " Ujar Elvaro kemudian yang langsung mendapatkan gumaman bingung dari Starla karena tidak mengerti^^^


^^^Starla coba memahami itu, Tidak seharusnya ia memaksa Elvaro menceritakan kepadanya tentang kehidupan Pribadi cowok itu. memangnya Starla siapanya ? Ah, Seharusnya Starla sadar diri^^^


^^^Tepat ketika Starla tidak sengaja menolehkan Pandangan ke belakang entah kenapa cewek yang rambutnya kini dicepol itu merasa ada mobil yang tengah mengikuti mereka. Starla tidak yakin ini hanya Perasaannya aja atau memang benar mobil itu mengikuti mereka^^^


^^^" Elvaro, Kayaknya mobil hitam itu ikuti kita deh, "^^^

__ADS_1


^^^Elvaro segera melirik kaca spion. Memang ada mobil berwarna hitam di belakang mereka. Untuk mematiskan mobil itu benar-benar mengikuti mereka atau tidak, Elvaro sengaja mengambil jalur kanan. Dan ternyata benar saja Mobil itu memang mengikuti mereka.^^^


^^^" Pegangan yang kuat, Starla,"^^^


^^^" Hah ?^^^


^^^Tanpa repot menjelaskan sebelah tangan Elvaro bergerak melingkarkan tangan Starla di Pinggangnya. Meminta secara tidak langsung agak cewek itu memeluknya era^^^


^^^" Gue bakal ngebut," jelas Elvaro sebelum kemudian membelokkan setang ke kanan melajukan kecepatan sambil sesekali melirik ke kanan kaca spion memperhatikan mobil itu yang ternyata juga menambah kecepatannya^^^


^^^••••^^^


^^^" El itu siapa sih ? kenapa dia ikutin kita, " Cewek yang ada di samping Elvaro berbisik. menampilkan raut wajah bingung yang kentara^^^


^^^" Ssstt, " Cowok itu hanya menutup mulutnya dengan jari, meminta cewek itu untuk tidak berbicara dulu.^^^


^^^Dari balik gedung tua yang sudah setengah roboh bangunannya Elvaro melirik hati-hati. Mobil tadi itu tampak berhenti karena target yang diikuti telah menghilang dari Pandangan. Bisa Elvaro lihat cowok yang memakai kemeja Hitam baru saja keluar dari dalam mobil. Lantas mengambil Ponsel di saku jasnya melakukan Panggilan jarak jauh^^^


^^^karena Cowok itu terlihat tengah sibuk dengan Panggilan, Elvaro berniat menghampiri cowok yang kini tengah membelakanginya itu.^^^


^^^" Tunggu sini bentar, jangan susul gue," Pinta Elvaro sebelum kemudian berjalan mengendap-endap mendekati cowok itu^^^


^^^Elvaro memutar tungkai menendang bagian belakang cowok berkemeja hitam itu. Sadar cowok itu segera membalikkan tubuh dan menghindar ketika Elvaro berniat kembali menyerang^^^


^^^Elvaro melakukan serangan awal dengan menggunakan teknik Pukulan Jab. Tampaknya lawannya itu cukup lihai mengelak darinya. Elvaro mengecohnya dengan melakukan beberapa Pukulan silang sebelum kemudian menendang Perut cowok itu hingga terjerembab ke lantai^^^


^^^Elvaro menarik kerah kemeja baju cowok itu hingga tubuhnya terangkat ke atas, " siapa yang udah suruh lo ?" Lelaki itu tidak menjawab justru menepis tangan Elvaro dan mendorongnya. Lantas bangkit kembali serta mengeluarkan pisau dari sakunya. jangan mengira Elvaro akan takut hanya karena disodorkan benda tajam itu. Elvaro kembali melakukan Pukulan. Namun sialnya lelaki itu berhasil melukai bahu Elvaro dengan Pisau. Elvaro segera menepisnya dana menyikut leher belakang lelaki itu sampai terjatuh ke lantai.^^^


^^^" El !" Starla terpekik melihat Elvaro terkena goresan Pisau lelaki itu.^^^


^^^Lelaki itu menendang tungkai Elvaro horizontal, tepat ketika Elvaro oleng cowok itu mendorongnya sebelum kemudian berlari masuk ke dalam mobilnya kabur^^^


^^^" Sial, "^^^

__ADS_1


^^^" El !" Starla menghampiri Elvaro lelaki itu sudah Pergi. " Lo berdarah !^^^


^^^Elvaro menahan lengan Starla yang hendak menyentuh bahunya yang robek, " Lo nggak apa-apa kan ?"^^^


^^^Mata Starla berkaca-kaca. Dia sangat tidak suka ada aksi semacam tadi yang melibatkan bahaya bagi orang lain. Di tambah lagi bersenjata^^^


^^^" Seharusnya gue yang tanya gitu kenapa dilawan, sih ? Mendingan kita kabur aja tau nggak jadinya kan, nggak bakalan kayak gini Lo nggak bakalan luka kayak gini, " Starla terisak, Air matanya turun mengalir di pipi^^^


^^^Katakanlah dia cengeng atau lebay, hanya saja melihat orang dalam kondisi seperti ini membuat rasa simpatinya muncul. Ditambah lagi, keadaan seperti ini membuatnya kembali terlempar Pada kejadian sembilan tahun yang lalu. ketika sesuatu mengerikan menimpa saudara kembarnya. Dia hanya takut Orang-orang terdekatnya kenapa-kenapa lagi.^^^


^^^" Gue takut terjadi sesuatu sama lo. Apalagi itu benda tajam kita nggak tau apa itu berkarat atau enggak,"^^^


^^^Elvaro lantas menyentuh kedua bahu Starla lembut. Meminta Starla untuk melihat ke arahnya. sebelum terlambat menarik cewek itu masuk ke dalam rengkuhannya^^^


^^^" Gue nggak tau gimana caranya menghadapi cewek yang lagi nangis, " Elvaro mengusap Punggung Starla Pelan barusan^^^


^^^" Gue juga nggak Punya tisu ataupun sapu tangan, jadi lap air mata lo di seragam gue aja, ya ?^^^


^^^Meskipun menangis, cewek itu masih sempat-sempatnya, tergelak mendengar guyonan sederhana dari mulut Elvaro^^^


^^^" Gue nggak kenapa-kenapa, Starla, Nggak usah khawatir. justru gue yang nggak bakalan baik-baik aja kalau sampai elo terluka,"^^^


^^^Starla menjauhkan tubuh perlahan seraya menghapus sisa air matanya menyengir sendu, " Aduh, ini air mata cengeng banget, elah "^^^


^^^Elvaro menghela napasnya pelan.^^^


^^^" ini jadi salah satu alasan kenapa gue nggak mau lo dekat-dekat sama gue Starla, "^^^


^^^Starla mendongak, memandangi Elvaro yang kini menatapnya intens^^^


^^^" Sekarang gue ngerti kan, seberapa bahayanya gue buat elo,"^^^


^^^••••^^^

__ADS_1


__ADS_2