DIA ELVARO

DIA ELVARO
BAB 22 kencan Pertama


__ADS_3

...senyumanmu terlalu manis untuk diabaikan...


" Starla .... ! Starla ... "


Sehabis membunyikan bel rumah, Daniel memundurkan langkah menuggu sampai sang empunya membukakan Pintu untuknya


" Eh Daniel, ! sapa Amira lembut setelah diberi izin mengikuti Pintu, " Masuk, masuk,"


Daniel melangkah masuk setelah diberi izin. Mengikuti langkah mama Starla menaiki lantai dua, karena Amira sudah tahu jelas maksud kedatangan cowok itu Mereka lantas melangkah menuju kamar Starla


Amira lalu Berhenti di ambang Pintu yang terbuka, melihat sosok Putrinya


" Starla Nih ada temannya kamu, "


Starla sudah berjalan ke Pintu, menghampiri mamanya. setelah mengantar Daniel yang sudah lengkap memakai Pakaian serba-Putih itu. Amira memilih untuk turun lagi ke bawah


" Eh elo Dan Rapi amat Pakai baju Putih-putih Kayak habis kena siram Pemutih Udah kayak orang mau kawin ini malam apaan, Dan,"


Daniel memutar bola mata malas. Sudah ia duga kalau cewek itu lupa melihat Starla yang masih memakai Pakaian biasa,


" ini Malam Minggu Starla elo lupa,"


Starla meringis, " Aduh, gue lupa,"


Cewek itu lupa kalau malam Minggu dia ada jadwal latihan karate keberadaan Daniel di sini Pasti ingin menjemputnya dan Pergi bersama Masalahnya Starla sedang Persiapan akan jalan dengan Elvaro malam ini.


" Udah buruan lo ganti baju, Gue tungguin deh,"


Starla memasang Cengiran innocent-nya, " Dan, malam ini gue bolos latihan ya, "


" Hah " Daniel langsung menaikkan alis sebelah " Kenapa,"


Starla menyunggingkan senyuman sok manisnya, " Gue mau date bareng Elvaro, " bisiknya Pelan-pelan


" Berhubung lo ada di sini bantuin gue Pilih baju ayo, !" Cewek itu langsung saja menarik Daniel ke dalam kamar. Membiarkan Pintu Kamar terbuka lebar


" Memangnya bokap lo bolehin,"


" Sst !" Starla membungkam mulut Daniel, " jangan gede-gede ngomongnya kudaniel ini gue niat Pergi aja udah Pertaruhkan nyawa banget tau nggak, "


Daniel memajukan bibir, Pura-pura merajuk, " Ya makanya, Memang Penting amat ya Starla,"


" iya, lah ini kan kencan Pertama gue tau,"


" Yaelah, sepenting gue apa Elvaro hayo," Daniel menaik-naikkan alis sok ganteng


Starla menimang-nimang sejenak


" Elvaro, " Jawabnya anteng


Daniel mendecak. Lalu menggeleng Pelan " Begini nih tipikal manusia yang sedang dilanda kasmaran sungguh terlalu, "


Starla tertawa receh Lalu menujukkan Pada Daniel dua model Pakaian yang akan dia Pilih, " Menurut lo bagusan yang mana ?


Daniel menimang sebentar. Lalu menunjuk blus warna biru Pastel sebagai Pilihannya


" Oke gue Pilih ini ! Putus Daniel final Memilih sweater berwarna Putih


Seketika Daniel ingin menyentil usus Starla, " Kalau gitu ngapain lu tanya gue segala dasar Semprul, " Daniel emosi. Starla hanya terkekeh Polos


Starla berpikir sejenak, " Bilang aja gue lagi kerjain tugas. Nyokap gue bakal Percaya kok,"


Cewek itu menatap mata Daniel memelas,


" Please bantuin gue ya,"


Daniel memandangnya sejenak Sebenarnya ragu namun Pada akhirnya ia mengangguk setuju, " iya gue bantuin asal lo Pulangnya Jangan kemalaman, "


Starla tersenyum sumringah sebelum kemudian mencubit Pipi Daniel dengan gemas,


" Lo memang sahabat Gue Paling ganteng dan Pengertian Thanks ya Dan,"


Daniel hanya tersenyum simpul sebagai tanggapan


...••••...


Elvaro spontan memegang tangan Starla yang hampir kehilangan keseimbangan ketika memijak bebatuan. keduanya sedang berjalan menyusuri jalan tanah yang agak berbatu menuju tempat yang ingin mereka datangi


" Hati-hati Starla, " Ujar cowok itu. Starla hanya cengengesan Polos ketika hendak menoleh


Elvaro mengambil alih kamera yang cewek itu Pegang yang sedari tadi membuatnya tidak fokus Pada jalanan

__ADS_1


" Biar gue aja yang rekam,"


Starla tersenyum senang, Lalu melangkah duluan Elvaro merekam cewek itu sesekali tersenyum tipis ketika gadisnya melakukan gerakan aneh yang menggemaskan


Starla terlihat cantik Meski hanya memakai bedak bayi serta Polesan lipmatte tipis di bibir, gadis itu sangat kelihatan natural Membuat Elvaro tidak bisa menghentikan senyumnya sedari tadi


" Belok kiri atau kanan El,"


Elvaro mendongak dari kamera


" kanan, "


Starla tersenyum sumringah sebelum kemudian melayangkan langkahnya antusias. Langkah mereka lalu terhenti Pada sebuah dermaga yang sudah dihiasi seadanya. Terdapat beberapa lampion-lampion yang terang benderang di Pinggiran jembatan Menambah kesan indah Pada air danau di bawahnya sederhana memang tapi cukup istimewa


" Wow ini Cantik banget, El, "


" Suka nggak, "


" Suka banget, "



Elvaro turut tersenyum senang. Lalu mengajak cewek itu duduk di ujung dermaga. Starla duduk di sebelahnya Elvaro memandangi gadisnya sejenak sebelum kemudian menyodorkan satu lampion Padanya


" Mau tulis harapan,"


Starla mengangguk antusias. Lalu menuliskan harapannya Pada lampion itu. Elvaro merekam aktivitasnya sambil diam-diam tersenyum senang


" Lo nggak mau nulis harapan lo, El,"


Elvaro menatapnya sejenak, lalu menggeleng Tangannya kemudian mengenggam tangan Starla lembut seraya tersenyum


" Karena harapan gue .. udah ada di genggaman gue sekarang,"


Senang mendengarnya. Starla mengulum senyum sebelum kemudian menghanyutkan lampion tadi ke danau


" Gue mau kasih tau elo, bahwa Pengumuman hasil lomba esai yang waktu itu gue ikuti udah keluar "


" Serius ? Starla menoleh sangat antusias, " Gimana hasilnya, "


Elvaro tersenyum, " Dapat juara Ketiga Lumayanlah hadiahnya bisa tambah-tambah uang tabungan,"


" Gue rasa lo benar Starla Kayaknya gue harus berhenti memperoleh uang dari Pekerjaan jahat gue Pelan-pelan,"


Starla menatapnya, " Gue bakal bantu lo cari kerjaan, El, "


Elvaro Tersenyum kecil, mengacak rambut Starla gemas


" By the way, El, lo Punya mantan nggak Pasti mantan lo itu banyak kan " tanya Starla asal


Elvaro tertawa sekilas, membuat Starla jadi salah tingkah. Lalu menggeleng,


" Gue nggak Punya mantan,"


" Bohong Pasti," tuding Starla dengan raut wajah absurdnya tidak Percaya


" Serius, " Elvaro langsung tertawa gemas lagi, lalu mengelus hidung cewek itu dengan telunjuk, " Lo itu Pacar Pertama gue,"


Seketika Starla merasa sangat beruntung, " Masa sih, "


Elvaro mengangguk Lalu memandangi air Danau yang mengalir tenang, " Dulu gue nggak Punya waktu buat mikir Pacaran, Gue terlalu sibuk mikirin gimana nasib ibu dan adik gue Mikir, Besok makan apa ? Besok bisa makan apa enggak ? Gue bisa dapat duit apa enggak, " Elvaro menghela nafas


" Gue selalu mikir apa gue bisa menghidupi ibu dan adik gue Makanya gue selalu sesama kerjaan apa pun yang bisa menghasilkan duit Termasuk Pekerjaan kotor Kayak yang lo tau,"


Starla terenyuh mendengarnya. Rasanya dia jadi ingin ikut menangis Ketika mendengar itu


" Terus bokap lo ? kelihatannya waktu itu .... bokap lo Kayak orang yang berada,"


Elvaro mengangguk, " sesekali Bokap memang berkunjung Tapi dia itu cuma datang gitu aja, mungkin buat Melati gue juga nggak tau. Tapi Bokap nggak Pernah kasih duit buat biaya hidup jadi semuanya gue yang cari,"


Starla hanya mengembuskan napasnya sebagai respons. Mendengar Pemikiran dewasa Elvaro dan melihat seberapa Perjuangan cowok itu demi menghidupi keluarganya membuat Starla terharu


Starla menatap Elvaro lembut, beralih mengenggam lembut Punggung tangan Elvaro, " You just have to be strong El. suatu hari kehidupan lo Pasti bakalan berubah Lo hanya Perlu bertahan sedikit lagi dan bersabar,"


Elvaro menolehkan kepala. Lalu tersenyum mendengar Kalimat Penyemangat yang keluar dari mulut cewek itu. Perasaan Elvaro kembali merasa nyaman, Tangannya lalu terjulur di depan Starla. Membuat Starla menurunkan tatapannya lalu bertanya secara tidak langsung


Elvaro Tersenyum menjawab kebingungan Starla


" Mau berdansa bareng gue Gadis Elvaro, "


Starla tersenyum senang lalu mengangguk. Menyambut tangan Elvaro cowok itu lalu membawanya di tengah dermaga

__ADS_1


" Tunggu, tunggu ... boleh sambil direkam nggak Lumayan kan buat jadi vlog baru gue, " Kekeh Starla itu Polos.


Starla langsung saja meletakkan kamera DSLR-nyan di Pinggir dermaga sebelum kemudian kembali lagi ke tempat Elvaro


Elvaro mengeluarkan handsfree, lalu memasangkan sebelah handsfree di telinga Starla, sedangkan sebelahnya lagi di telinganya sendiri Mulailah Terdengar lagu aku alunan lagu You where Good to Me dari Jeremy Zucker Featuring Chelsea Cutler menyapa lembut gendang telinga keduanya


Elvaro lantas menuntun tangan Starla ke bahunya, sedangkan tangannya menyentuh lembut Pinggang cewek itu. Mereka mulai bergerak pelan mengikuti Alunan musik. Saling beradu tatap intens berbagi Tatapan teduh yang menghangatkan hati


L yin' isn' t better than slience


" Di antara lolipop dan es krim Vanila mana yang lebih lo suka,"


Starla melirik langit berpikir, " Em .. dua-duanya, "


" Pantas, "


Still no matter where I go


Starla mengernyitkan kening, " Apa, "


Elvaro menggeleng, " Enggak deh,"


At the end of every road


Starla memiringkan kepala bingung


" Lo jauh lebih manis daripada itu,"


You where good to me


Starla mengulum bibir, menahan senyum. Cewek itu menatap mata Elvaro dalam, menggigit bibir sebelum kemudian bersuara


" Elvaro, gue sa .... "


" Gue Sayang lo Starla, " Elvaro memotong Ucapannya, mengatakan duluan kalimat yang ingin Starla katakan


You were good to me yeah


" Biar gue yang ngomong duluan," sambung cowok itu menyampirkan anak rambut Starla ke belakang telinga


" Gue nggak tau terlalu cepat mengungkapkan ini atau malah terlambat, "


l know it's easier to run


" sebenarnya dari awal gue udah lama rasakan itu. Gue udah sering diam-diam memperhatikan lo dari jauh sebelum kita saling kenal,"


Starla hanya mendengarnya seksama, sesekali menggerakkan badan mengikuti alunan musik


after everything l've done


" Gue nggak hanya Pengin Melindungi lo doang tapi gue juga Pengin bikin elo senang terus Starla,"


You where good to me


" Lihat lo senyum lebar, rasanya bikin gue nyaman. Buat gue selalu pengin bikin lo bahagia terus. Dan juga bikin gue takut suatu hari gue bakalan menghilangkan senyum itu dari wajah lo. Gue takut menyakiti lo Starla,"


" Karena nggak selamanya suatu hubungan itu jalannya mulus terus Pasti ada aja jalan yang rusak diantaranya, " sambungannya gak Pelan


Starla hanya menatapnya, Sembari Tersenyum hangat, " Gue juga nggak bisa jamin nggak bakalan Pernah menyakiti lo El jadi nggak Perlu mikirin soal itu kita manusia wajar kok Punya kesalahan,


Elvaro menatap gadisnya teduh menarik sudut bibirnya kemudian tersenyum hangat, " Lo Gadis gue, Starla Gue nggak bakalan Berhenti mengenggam lembut tangan lo," Elvaro tersenyum tipis, " Karena melepas lo .. adakah hal yang Paling sulit yang nggak bisa gue hadapi,"


You where good to me


Starla tersenyum lebar. ia benar-benar senang mendengar ada seorang yang begitu tulus kepadanya


Elvaro menatap manik matanya dalam, lalu turun ke Senyuman indah itu


" Boleh gue Pinjam Senyumannya,"


Pipi Starla blushing, refleks mengulum bibir


" Em ... tunggu ! Gue matiin kameranya dulu Elvaro Tertawa kecil.


Cewek itu langsung bergerak mematikan rekaman kameranya sebelum kemudian balik lagi ke hadapan Elvaro. Melingkarkan tangannya Pada leher Elvaro sambil tersenyum dengan Elvaro yang juga melingkarkan tangannya lembut di Pinggang gadis itu


Elvaro menatap manik mata Starla sejenak, sebelum kemudian mengecup Starla lembut menciptakan jarak yang rentan bagi keduanya dengan hidung mereka kini saling bersinggungan


" Gue juga sayang sama lo, Elvaro,"


Keduanya sama-sama Tersenyum dan beradu tatap. Tanpa menyadari kalau ada orang lain yang tak Jauh dari dermaga. diam-diam memotret mereka sedari tadi

__ADS_1


__ADS_2