
Egonya seolah menuntut cowok itu untuk tidak memikirkan dirinya sendiri saat ini. Elvaro bahkan tidak memedulikan risiko apa yang akan ia ambil dengan kondisi lemah seperti ini. Hanya satu hal yang terbesit di kepalanya, gadisnya harus tetap baik-baik sajaElvaro mengedarkan Pandangan mengantisipasi keberadaan Danieemua Pintu ditutup, seenggaknya ada satu Pintu yang nggak dikunci atau Paling enggak bisa gue dobraergopoh-gopoh, Elvaro terus berjalan menyusuri selasar mencari jalan keluar yang ia bisa mereka gunakan. Namun Daniel muncul di hadapannya dengan mengacungkan Pisaunya seperti psikopan Starla, Urusan lo sama gue, Gue mohon Jangan libatkan dia," Daniel menggeleng, sembari berjalan mendekat, Lo memang Punya Pertanggungjawaban yang harus lo bayar, tapi Starla itu tanggung jawab gu Pisau Daniel yang terus ingin menusuk dirinya. Sang empunya seolah antusias membuat Elvaro terluka" Asal lo tau, gue benar-benar muak sama lo ! Gara-gara lo, Nyokap gue menderita Gara-gara kehadiran lo, Bokap tinggalin nyokap gue demivaro berusaha melawan balik Daniel, Terus menahan Pergerakannya tangan cowok itu dan berusaha mencuri Posisi Daniel di atio tidak jadi menarik Pelatuk. Lantas melihat ke arah Elvaro yang sudah terluka sana sini serta berlumuran darah tengah berjalan lemah ke arangan lukai Starla,enaikkan sebelah alis remeh," jangan kira karena saya ayah kamu, saya akan menuruti keinginan kamu," Gio menggeleng, " Enggak kamu nggak akan bisa menghentikan sfaatkan keadaan, Elvaro sengaja menyenggol tangan Gio hingga membuat senjata itu terjatuh, Langsung saja menendang asal benda berbahaya itu agar Gio tidak mampu mengambilnya kembali Elvaro mengambil Pistol i ! Gio yang murka menampar gadis itu hingga terjata !" titah Elvaro seraya menodongkan pist mau membunuh ayahmu senderdiam. Namun melihat Perlakuan ayahnya bahkan memukuli gadis itu beberapa kali membuat Elvaro kembali menyakinkan dirinya yang bisa saya andalkan kalau mau ibu kamu tidak kenapa-kenapRefleks menurunkan tangannya Perlahan benar-benar sudah semakin lemah. karena tentu saja, Elvaro sudah banyak kehilanganggak bakalan sempurna kalau nggak ada yang mati kan, " Cicit Gio keji seraya menarik rambut Starla kasar. Berniat menyeret gadis itu untuk Pergi ke tengkahnya Refleks Berhenti, karena Elvaro akhirnya memilih untuk menarik Pelatuknya. Lantas menembakkan Peluru tersebut mengenai Pungg
__ADS_1
Elvaro menembakkan Pelurunya sekali lagi. Mengenai bagian tubuh Gio yang lain Lebih tepatnya di kaki klvaro nggak akan Pernah jadi asa Papa andalkan. karena Papa nggak Pernah jadi ayah bagi Elvaro, ia sudah terbangun di rumah sakit karena kondisi tubuhnya yang drop, setelah itu, ia tidak tahu apa-apa lagsa takutnya akan kejadian menyeramkan yang menimpa dirinya masih belum sirna seutuhnya Meski sekarang ia sudah berada dalam zona aman, Starla merasa tidak ny
__ADS_1
..." Maafin Starla ... Starla tau Mama-papa pusing karena Mario yang sekarang juga sakit, Starla malah menambah deng dengan Niko masih renggang dan belum memiba-tiba menoleh ke samping sejenak, melihat Niko yang muncul di ambang Pintu, sebelum kemudian mengecup dahi Starla sekilas, " Kamu bicara berdua sama Papa Amira Pergi Niko yang baru saja muncul lantas duduk di samping ranjang, menggantikan mamanya Hening sejenak fisik Starla maupun Niko masih sama-sama canggung belum memberanikan diri dalam memandang satu sama lainas menghela nafasnya, Hubungan seperti ini tidak boleh dibiarkan berlanjut- lanjut, ia kemudian memberanikan dirinya juga memandang Putrinya dalam, " Papa minta maaf, Starla,"kkan Tatapan, lalu menggeleng, " Starla yang harusnya minta maaf Starla udah kecewain Papa Starla udah bentak Papa waktu itu. Starla juga udah bikin Papa malu maafin Starla,Papa nggak bisa jadi ayah yang baik buat untuk kalian berdua. kenyataannya kejadian kayak gini benar-benar keulang Pada kamla napasnya gusar. Menunduk merasa bersalah kemudian, " Maafin Papa. Papa udah gagal jadi ayah,alu salahin diri sendiri ? Mata Starla mulai berkaca-kaca menatap Ayahnya intens, " kalau Papa masih salahin diri sendiri, Starla nggak mau lagi temenin nonton bola Starla ada yang mau ketemu sama kamu, nih, " Ujarmenoleh antusias Penasaran, " Siapa Ma erikutnya senyum Starla mengikis Perlahan, Memperhatikan seorang gadis yang muncul di belakang Mamanya setelahnya Amira Pergi membiarkan Star tanya eharusnya. Gue yakin gue berhak l gue udah nggak bisa lagi Percaya seutuhnya sama ...
__ADS_1