
ah tempat tujuan Elvaro, walaupun malam begini, tapi Pengunjung sangat ramai Tidak ada alasan lain kecuali hanya sana mau nggak ? Elvaro menunjuk di bibir Panttarla menganggukkan kepalanya, kemudian langkah kaki keduanya berjalan ke arah Pinggir Pantai yang dimaksud Elvarouaya darat mau ngapain sih ? Elvaro mengeratkan gendongannya, lantaran Reygan ingin ak usah turun, nanti kalau kamu kecebur malah Panjang urusannya,"isa nggak sih kamu nggak Panggil Reygan Buaya darat Anak sendiri juga dari dulu dinistain, " Tegur Starla kesal
" ini namanya Panggilan kesayangan Starla sayang ku, " Elvaro mencium Pipi gembul Reygan
Starla berdecak sebal, susah-susah mikirin membukakan nama untuk Reygan Ujung-ujungnya masih di Panggil buaya darat
" Reygan ngantuk HM ? Tidur aja sayang ? Elvaro menepuk-nepuk Punggung Reygan
" Reygan Ganteng ya, El ? Starla mengusap Sayang kepala Reygan
" Siapa dulu ya buat, "
Starla memukul lengan Elvaro dengan Pelan," Nasris banget sih udah jadi Bapak juga,"
Elvaro Terkekeh Pelan, cowok dengan Perlahan melepaskan jaket denimnya dengan Pelan agar tidak menggangu Reygan yang tidur Pulas di gendongannya Cowok itu menyampirkan jaketnya Pada bahu Starla
" Masih dingin nggak ? Starla menggelengkan kepalanya
__ADS_1
Elvaro mengembuskan napasnya secara Perlahan, laki-laki itu menatap Starla dari samping kemudian mengalihkan pandangannya pada ombak Pantai malam ini
" Makasih ya, " Ucap Elvaro
Starla menoleh, " Hm,"
" Makasih, " ulangya
" Makasih buat apa ? tanya Starla
" Buat semaunya, " Ujar Elvaro. tangannya merangkul Pinggang Starla
" Hadiah, " beo Starla
Elvaro menganggukkan kepalanya
" Hadiah apa ? kan aku ... "
__ADS_1
" Nih, " Potongnya. Elvaro memiringkan tangannya menunjukkan wajah Polos Reygan yang sedang tertidur, " Reygan itu hadiah buat aku terutama kamu Starla kamu mau menikah sama mantan Pembunuh bayaran seperti aku kalau nggak ada kalian di sini mungkin aku nggak bakal sebahagia ini,"
Starla tersenyum, " Elvaro kamu nggak boleh ngomong Kayak gitu kamu itu bukan Pembunuh bayaran kamu bukan Penjahat tapi bagi aku kamu itu malaikat yang hadir di hidup aku,"
" Kita bangun rumah tangga kita sampe nanti ya, sampe maut memisahkan kita, kita rawat Reygan sama-sama dan didik sama-sama, " ucap Reygan mengusap lembut telapak tangan Starla yang terasa Dingarla menolehkan kepalanya kemudian mengangguk, " aku boleh minta sesuatu nggakuntuk melihat lampion beterbangan serta sejuk dan Dinginnya malam ini, Elvaro menyugar rambutnya dan membenarkan Jaket denimn" Udah Punya anak nggak usah sok tebar Pesona !" Starla datang dan menjewer pelan telinang," rintih Elva kamu sama Mama ya. Papa Katanya mau cari Mama baru Reygan Jangan mau, ya Sayan cari Mama baru buat Reygan Orang Pawang aku aja udah cantik banget gini, " ucapnya sembari mencubit gemas Pipi Sta Pelan. ia mengambil alih menggendong Reygan, sedangkan tangan kanannya ia gunakan untuk merangkul Pinggang ramping Starla
" Ke
" kamu jangan Pernah tinggalin aku ya ? jangan tinggalin aku sama Reygan sendirian, " Pinta Starla memalingkan wajahnya dan mengusap bulir air matanya yang jatuh
" Emang Pernah aku ada niatan buat ninggalin kalian dari dulu sampe sekarang aku nggak ada niatan buat ninggalin kamu,"
Elvaro menghadap dirinya di depan Starla, tangannya mengusap lembut Pipi Starla
" Sekali Pun aku pergi jauh sejauh-jauhnya Yang bakal aku jadiin tujuan itu kamu, dan anak kita kalian itu rumah aku, tempat ngeluh sekaligus orang yang aku sayangi setelah ibu aku dan adik aku, " Ujar Elvaro, menatap teduh mata sendu di depannya
Starla tersenyum, " Makasih aku sayang kamu Elvaro, "
__ADS_1
" Aku juga sayang sama kamu dan cinta sama kamu nggak ada batasnya dan nggak ada ujungnya,"
" I love you Starla,"