
...Hati-hati itu tetap harus. Kita Percaya dia serius Tahu-tahu ternyata dia cuma main-main siapa jamin...
Sejak dulu, Elvaro selalu memegang Prinsip bahwa wanita itu Patut selalu dihormati, berderajat tinggi harus dilindungi, dan tidak boleh disakitin Sekalipun Elvaro selalu memanfaatkan apa pun yang bisa ditukar dengan uang,dia tidak pernah melibatkan Perempuan sebagai taruhan. sebagaimana ia melihat ibu dan adiknya begitu pula ia melihat Perempuan-Perempuan lainnya
Karena itulah, sampai sekarang, ia belum Pernah menyakiti Perempuan Entah itu berbentuk verbal maupun lisan. Menjadi alasan baginya tidak bisa bertindak keras selain menasihati ketika Agatha membuat sesuatu yang bisa dibilang licik kepadanya. Tapi sepertinya. Elvaro harus belajar mengubah prinsip itu Pelan-pelan
" Elvaro," Agatha yang muncul dari sebelah barat langsung menghampiri di Parkiran mendekati Elvaro yang hendak menaiki motornya
Elvaro yang baru saja duduk di motornya hanya menoleh menatap cewek dengan tas samping yang tersampir di bahu itu tanpa ekspresi. Tidak mengacuhkan gerutuan tidak jelasnya karena cuaca hari ini Panas. juga karena Elvaro tidak menunggu dirinya di depan kelasnya ketika bel Pulang berbunyi supaya bisa ke Parkiran bersama. Setelahnya cewek dengan yang sudah berantakan itu mengulurkan tangan. Membuat Elvaro spontan menilik tangan mulusnya bingung
" Hurry up ! Helm gue mana Pegal tau nggak sih, " Agatha mulai menggertak sebal seraya menggerak-gerakkan tangannya
Cowok yang memakai jaket hitamnya itu malah memakai helm sendiri, Tidak menggubris Agatha. Sontak langsung membuat cewek itu naik darah. Tertawa sinis tiba-tiba
" I, ve worn you ! ancam cewek itu tanpa rasa takut. Seolah di sini Elvaro-lah yang sudah berbuat kesalahan, " Give me mine ! Gue mau pulang sekarang so nggak usah kebanyakan tingkah, ya, "
Elvaro masih memasang wajah tanpa ekspresinya, " Nggak ada helm buat lo,"
Cewek itu sontak menatapnya Elvaro tajam, " Lo lupa ya, kalau gue udah bayar lo buat ... "
" Lo cuma bayar gue buat seminggu doang, dan ini udah lewat Perjanjian kita udah selesai Gue udah nggak ada urusan lagi sama lo, " Potong Elvaro setelahnya
Agatha menggeram sebal, " Lo benar-benar ya, " Mengepalkan tangan lalu tertawa sinis seketika, " jangan main-main sama gue, El,"
Elvaro hanya menatapnya tak acuh
" Gue bisa bayar lo berapa pun. sekarang buruan antar gue Pulang,"
" Gue nggak Punya kewajiban buat antar lo Pulang, "
Cewek ilcik itu lantas Menarik sudut bibirnya. Mengambil ancang-ancang untuk langsung menduduki bagian belakang motor Elvaro. Cowok itu buru-buru mencegahnya. membuat cewek itu menggagalkan aksinya. Agatha mengentakkan kaki kesal
" kalau lo tetap kayak gini El gue jamin Starla yang bakal terima imbasnya ancaman gue itu nggak main-main Elvaro " Agatha mulai mengeluarkan jurusnya, mengancam seraya menunjuk wajah Elvaro, Lantas tersenyum tipis ketika melihat Perubahan raut wajah Elvaro. Tentu saja, Elvaro Pasti akan terpengaruh Ancamanya selalu berhasil juga saat ini
Elvaro menghela nafas gusar. " Gue mohon sama lo, Jangan Pernah libatkan Starla,"
Agatha suka nada memohon ini. ia merasa sangat berkuasa seolah mampu memengaruhi Elvaro. karena itu ia lantas menarik sudut bibir senang. Merasa senang
Namun jauh dari yang ia ekspetasikan Elvaro seketika mengubah Kembali raut wajahnya. Lebih datar dan tegas. Tatapannya seperti menghunus dirinya saat itu juga. Elvaro lantas mencondongkan tubuhnya, sebelum kemudian melanjutkan kalimatnya itu
" jangan Pernah lo libatin cewek gue kalau nggak mau terima imbasnya,"
jleb
Elvaro tidak Pernah terlihat semenakutkan ini Padahal ia hanya mengancam menggunakan kalimat sederhana. Namun aura dinginnya sukses membuat Agatha seketika enggan berbicara
Tapi Agatha tetap tertawa remeh Pada Elvaro " Barusan lo ancam gue, "
" Enggak. Gue cuma memperingati lo,"
" Gue nggak Takut sama lo. Lo bisa apa You Can't do anything jerk,"
" Gue selama ini diam, bukan berarti gue nggak bisa lawan lo, Agatha," Elvaro membalas dengan pembawaan tenang. Namun dingin di saat yang sama
" Gue memaklumi lo karena pernah melalui masa sulit gara-gara kejadian Pelecehan yang terjadi sama lo. selama ini gue juga nggak bisa bertindak banyak karena gue masih menghormati lo sebagai seorang perempuan Agatha, " Elvaro mempertajam tatapannya. " Tapi sekarang gue udah nggak punya alasan lagi untuk mempertahankan Pandangan itu ke elo,"
Agatha masih diam. Menatap Elvaro yang tengah menatapnya dengan tatapan menyudutkan
" You are not a Woman You are a demon,"
Agatha kehabisan kesabarannya, " Gue benar-benar bakal sebarin aibnya Starla,"
" Silakan, Dan gue juga bakal sebarin hal yang sama tentang lo ke semua orang,"
Agatha refleks tertawa remeh," Mereka nggak bakal Percaya sama lo,"
__ADS_1
Elvaro manggut-manggut setuju dengan Ucapan Agatha," Mereka mungkin nggak bakal Percaya sama lo, sama gue Tapi Starla jangan lupain kalau Starla itu Youtuber yang hampir sebagian anak sekolahan Udah jadi subscriber-nya Apa jadinya kalau Starla betulan Kasih fakta di video terbarunya dan Penyakit bohong lo itu, Gue yakin nggak hanya satu sekolahan yang bakalan tau soal kebusukan lo Tapi seluruh Dunia,"
Agatha sungguh tidak mampu membalas lagi. Baru saja hendak membuka mulut. kedatangan Starla dengan sebuah video tentang dirinya sukses membuat Agatha membelalakkan mata
" Daaan gimana, ya, kalau orang-orang tau, ternyata lo itu nggak cuma kena mitomania. Tapi juga kleptomania, " Starla sudah berdiri di tengah mereka. Dengan smirk menyebalkan alah toko antagonis di drama
Entah bagaimana bisa Starla mendapatkan videonya yang tengah mengambil barang orang lain. Yang ia tahu, hanya Elvaro yang mengetahui rahasianya Dan Agatha tentu mati kutu, dia Kalah telak
Starla maju selangkah menyudutkan Agatha, " jangan ganggu gue sama Elvaro lagi Atau semua fakta tentang elo bakalan gue sebar,"
Agatha tercengang. Baru kali ini ia diancam oleh orang lain dan ia merasa setakut ini.
Merasa tugasnya sudah selesai, Starla bergerak menaiki motor Elvaro setelah sebelumnya memakai helmnya. Melambaikan tangan seraya menyunggingkan senyum beriringan dengan Elvaro yang mulai melajukan motornya. Meninggalkan Agatha dengan sumpah serapahnya
" DAMN YOU ELVARO ! AWAS LO YA, STARLA GUE NGGAK TAKUT SAMA LO ARGH,"
Namun Starla dan Elvaro memilih untuk tidak Peduli. Starla mempererat Pegangannya tatkala motor Elvaro melaju keluar dari Pagar Sekolah. Melewati sebuah mobil CR-v Hitam yang berdiam di Pagar jalanan
Di mana lelaki berjas navy yang duduk di kursi Penumpang tengah memperhatikan Keduanya dengan tangan memegang kumpulan foto Polaroid Menarik sudut bibir Penuh arti, melirik seorang Pengemudi di sebelahnya
" Terus Awasi gadis itu, " Gio yang tak lain tak bukan adalah ayah Elvaro berucap. Lalu melirik lagi kumpulan foto di tangannya, " serta kembarannya, "
" Cuma kamu anak yang bisa saya andalkan, " Katanya Pada seseorang yang duduk di kursi kemudi. Yang dibalas anggukan singkat sebelum kemudian menarik Persneling dan beranjak Pergi
Melihat suaminya yang tampak buru-buru masuk ke kamar, Amira yang tadinya sedang merapikan bingkai foto di lemari segera menyusul. Lantas mendapati Niko yang tengah mondar-mandir di depan kasur dengan raut tegang seperti sedang banyak Pikiran
" Hei, " Amira menghentikan Pergerakan Niko. Menyentuh lengannya lembut, " Kenapa ? Ada masalah di Perusahaan,"
Niko menengadahkan kepalanya ke atas sekilas seraya memejamkan mata. Lalu mendengus gusar, " Niko," gumam Niko Pelan kemudian. Raut gelisahnya masih kentara di Pandangan, " Dia tadi datang ke Perusahaan, "
Amira mengerutkan kening. " Gio,"
Amira kenal Gio. Beliau adalah teman seangkatan Niko di SMA dulu Sekaligus kakak kelasnya. Amira juga ingat kalau mereka memang tidak Punya hubungan yang baik
Tapi seingatnya Gio sempat dikabarkan " menghilang " setelah rumor Perusahaan lelaki itu bangkrut. Lalu bagaimana bisa Gio muncul di Perusahaan suaminya tadi. Gio sudah bangkit kembali ?
Niko lalu menghela nafas pelan seraya memijit Pangkal Hidung frustasi, " Gio udah kembali ini ancaman Mir,"
Amira mengelus lengan suaminya lembut, " kamu tenang dulu,"
" Aku khawatir sama kamu dan anak-anak kita, " Ujar Niko lemah
Amira Paham betul maksud Niko barusan. Melihat suaminya yang menunduk tidak tenang, Amira spontan mengenggam tangan suaminya dengan lembut. Menangkup sebelah Pipi Niki seraya tersenyum hangat
" Aku percaya kamu bisa melindungi aku dan anak-anak. kamu harus ingat bahwa kamu itu laki-laki yang hebat," Amira lalu melingkarkan tangannya di Pinggang Niko, memeluk lelaki itu seraya mengusap-usap punggungnya
" Binatang buas berbahaya Sekalipun nggak bakalan bisa menerobos ke rumah kalau kita Pasang pagar tinggi yang kokoh dan berduri. Aku percaya kita bisa sama-sama cari solusi untuk ini. Aku tau kamu Pasti bakalan lakuin yang terbaik,"
Benar kata Amira. Niko tidak boleh lemah karena terperangkap oleh Pikiran bersalah dari masa lalu. jika Pagarnya dahulu tidak terlalu kokoh, maka kali ini ia harus memperkokoh Pagar itu.
Ya dia harus mencegah hal-hal buruk yang akan terjadi di masa akan mendatang mulai dari sekarang kejadian dulu tidak boleh terjadi lagi
...••••...
Pagi terasa aneh bagi Elvaro. Biasanya tidak ada satu pun manusia SMA Ganesha yang berani menatap matanya apalagi melihatnya tapi sejak tadi di koridor selalu saja ada Pasang mata yang melihatnya. Tapi jadi merasa kalau mungkin saja ada yang tidak beres dari dirinya
" El, " Starla memanggil. Berlari menyusuli cowok itu. " Cieee, selamat ya Nama lo udah lumayan baik sekarang,'
Elvaro mengernyit bingung
" Berkat aksi lo yang menyelamatkan kembaran gue dari kebakaran lo dipuji sama orang-orang Ya, walaupun masih ada aja people yang nggak suka sama lo," Starla menggelengkan kepalanya sekilas
" Tapi bagusnya, sekarang lo udah nggak dicap sebagai Monster SMA GANESHA lagi. Malah beberapa orang udah Pada anggap lo sebagai Pahlawan Ganesha Bagus banget kan, tuh, " cerocos Starla panjang lebar dan tersenyum semringah
Elvaro tersenyum kecil. Bukan hanya karena mendengar berita baik barusan tapi juga karena melihat gadisnya yang Pagi-pagi begini sudah membangkitkan mood-nya saja. Alhasil Elvaro tidak bisa menahan diri untuk mencubit gemas hidung Starla
" El, ih !" salak Starla memberengut. Elvaro hanya menyengir tanpa dosa
__ADS_1
" Eh itu ada Kak Elvaro, " Celetuk salah siswi yang lewat. Cewek itu dan ketiga temannya langsung saja mendekat ke arah keduanya
" Ternyata Kak Elvaro ganteng banget ! Aksi Kak Elvaro kemarin benar-benar keren loh " Puji cewek itu
" Kak Elvaro Pahlawan idaman banget iya kan teman-teman,"
Mereka mengangguk kegirangan. kayak anak SMP yang baru saja ketemu idolanya. Elvaro hanya tersenyum kikuk
" Boleh foto bareng nggak, Kak,"
Elvaro melirik ke arah Starla sekilas yang mulai kelihatan bete Gara-gara kedatangan junior-juniornya yang mencoba untuk modus dengan Elvaro itu dirinya seketika jadi terasingkan
Padahal Elvaro belum menjawab tapi siswi-siswi kelas sepuluh tadi sudah mendekat dan berjejer membentuk barisan
" Em, Kak Starla Boleh fotoin kami nggak,"
Starla membeliak, Hah ? Seriusan nih seorang Starla Amanda Aurora di minta tukang foto sukarela
Dengan gerakan kaku, Alhasil Starla terpaksa mengambil uluran Ponsel milik salah satu siswi tadi, Memotret beberapa gambar
" Makasih Kak, "
Starla hanya tersenyum kaku sebagai respons
" Kak Elvaro udah Punya Pacar belum Oh iya Kak Elvaro, boleh tukaran kontak nggak, " kekeh salah satu siswi berponi yang badannya Paling kecil
Starla spontan kaget. ini mulai nggak benar
Starla Spontan melotot ke arah Elvaro, sementara yang ditatap kini tengah menyunggingkan senyuman ramah
" Sorry tapi gue udah Punya Pacar, " jelas Elvaro, kemudian meraih tangan Starla. Menautkan jarinya di sela jari cewek itu, lantas mengenggam lembut, " Jadi gue harap kalian hargai perasaan pacar gue, " Ujar Elvaro sopan sambil melirik Starla
seketika Starla ingin sekali jingkrak-jingkrak kegirangan begitu mendengar Pernyataan Elvaro barusan Tapi ia hanya menggigit bibir bawah bibirnya saja menahan senyum
" Hah, seruiusann, " seru salah satunya kaget
Bukannya merasa sedih, justru mereka malah menahan Teriakannya histeris. Perpaduan antara iri, ingin juga dan gemes mungkin
" Wih ! Couple goals banget Kak Elvaro ganteng terus Kak Starla juga cantik banget Duh jadi iri deh, " seru salah satunya histeris
" Semoga langgeng ya Kak Starla, Kak Elvaro, "
" Kapan dong Kak bikin video collab-nya Gue tunggu ya kak, "
Sial. Starla jadi salah tingkah kalau jadi begini
" Ya udah deh Kak kami Pergi dulu ya Dah Kak Elvaro ! Dah Kak Starla, "
Starla benar-benar tidak bisa lagi menahan wajah konyolnya Untung Cewek-cewek tadi sudah Pergi jadi ia bisa dengan senang hati mengembangkan senyuman absurdnya
" Cie, salting, " Cibir Elvaro sambil mencolek gemas hidung Starla
" Dih ! Enggak, " sial Pipinya malah makin memerah karena godaan Elvaro barusan
Elvaro Terkekeh kecil. Lalu mengeluarkan Ponselnya dari dalam tas, jarinya lantas bergerak lincah di atas layar ponsel membuat Starla jadi Penasaran seketika
" Ngapain,"
" Coba buka HP lo,"
Starla mengernyit bingung tapi tetap merogoh Ponsel di saku menekan kunci lalu membaca pesan yang masuk
...KITA DATE YUK...
Starla tersenyum
" jadi gimana kamu mau kan, "
__ADS_1
Starla mengulum bibir, sebelum kemudian menarik sudut bibirnya, " iya aku mau, "