DIA ELVARO

DIA ELVARO
BAB 40 Melindunginya


__ADS_3

MAKSUDNYA ? tanya Starla mengernyit tidak mengerti


Lelaki dengan wajah Panik itu tidak langsung menjawab, Elvaro melirik ke kaca sesekali mematiskan orang-orang tadi mengejar di belakang


" Kamu cewek cantik. kamu terkenal. Mereka memanfaatkan itu semua,"


Otak Starla masih belum sampai mencerna semua ini, " Enggak maksudnya di antara banyak cewek Kenapa harus aku ? kan aneh,"


" Kamu salah satunya Starla,"


" Gimana kamu bisa tau mereka mengincar aku,"


Srettttt


Elvaro tiba-tiba membanting setirnya. Memukul kemudi serta mengumpat Mobil orang-orang tadi ternyata mengambil jalan Potong. Tiba-tiba muncul dari depan hingga mau tak mau Elvaro harus membanting setir ke kanan Lelaki itu menekan gas semakin laju, berupaya menghindar dari kejaran Devan di belakang. Starla sukses dibuat Panik karena ini


" El, mereka nggak bakalan tangkap aku, kan ? seru Starla Panik, menggigit kuku jarinya tanpa sadar Bagaimana tidak apa yang terjadi saat ini sukses membuat jantungnya seketika berpacu adrenalin


" Aku nggak bakal biarin mereka menangkap kamu,"


Sebelah tangan Elvaro mengenggam tangan Starla lembut sejenak menetralkan kepanikan cewek itu.


" Aku ada di samping kamu, Starla jangan khawatir,"


Starla menatap Elvaro cemas. seketika membeliak ketika menangkap mobil Devan semakin dekat dengan mereka

__ADS_1


" El, lebih Cepat Mereka hampir dekat di belakang !


Peluh Seketika membahasi keningnya Elvaro kian melajukan kecepatan sesekali melirik ke kaca spion untuk mematiskan mobil Devan agaknya jauh dari mereka. Elvaro menuntun mobilnya menyusuri jalanan sepi di dekat danau Memijak rem agak sedikit menurunkan kecepatan. sialnya ternyata rem mobil itu tidak berfungsi, " Damn !" Mobil Devan dan anak buahnya sedikit tertinggal di belakang namun Elvaro tidak dapat mengontrol kecepatan mobil yang ia kendarai


" Remnya Blong Starla !


Starla Membelalak, " Terus kita gimana, "


Elvaro memandang ke depan, Melihat Danau di depan sana tiba-tiba saja ide gila mengalir di otaknya. Elvaro lantas membuka Pintu bagian kiri mobil tepat di samping cewek itu membuat Starla spontan mengernyit bingung


" Kamu mau ngapain,"


" Nanti kita lompat ke dalam air kalau udah dekat danau,"


Elvaro menoleh ke arah Starla sekilas. Berpikir sejenak sebelum kemudian mendengus. Meninggalkan kemudinya Pelan-pelan lantas beralih ke kursi Penumpang. Starla Menatapnya bingung tidak mengerti akan apa yang ingin Cowok itu lakukan, Elvaro kemudian menautkan tangan Starla Pada lehernya lalu membuka Pintu lebar-lebar


" Tutup mata kamu, " titah Elvaro, Starla spontan memejamkan kedua matanya cepat


Hening sejenak ketika ia merasa tubuhnya seperti melayang Elvaro ternyata membawa dirinya ikut lompat ke dalam air. Membiarkan mobil yang mereka naiki tadi tetap mengendarai sendiri sampai menjorok ke bawah hutan. Starla membuka matanya ketika kepalanya mencuat ke naik ke Permukaan air. Menggerakkan tangannya Panik seakan air akan segera menenggelamkan dirinya. Elvaro buru-buru menangkap Tangannya. Menarik cewek itu mendekat hingga wajahnya berhadapan dengan wajah lelaki itu seketika saling melempar Pandangan.


Sesaat Elvaro menikmati wajah cantik Gadisnya yang kelihatan Pucat karena Panik, sebelum kemudian kembali menarik Starla masuk ke dalam air bersembunyi. Mobil Devan berlalu melewati Danau, Berhenti di tepi hutan Devan dan orang-orangnya turun keluar dan melihat ke bawah jurang, di mana mobil mereka sudah menabrak Pepohonan


" Mungkin mereka udah mati Bos,"


Devan menatap sekilas, lalu menaikkan Tatapan, " Cabut,"

__ADS_1


setelah kepergian orang-orang itu, Elvaro menarik Starla kembali ke Permukaan, Cewek dengan tangan yang menggantung di leher Elvaro itu bernapas tersengal-sengal. Menyelam di dalam air benar-benar menggerogoti oksigennya. Tangan Elvaro yang tadinya melingkar di Pinggang cewek itu Perlahan mengurai. Lantas menyentuh kedua lengan Starla lembut,


" Jangan Panik," Ujar Elvaro, Starla mengangguk


" Udah normal napasnya ?


Starla mengangguk lagi. Elvaro tersenyum lega


" Ada aku. kamu nggak akan tenggelam aku nggak bakalan biarin Gadisku Kenapa-kenapa,"


Starla mengangguk lagi sembari tersenyum, mulai tenang Mereka lantas naik ke daratan duduk di tepi danau kemudian. Tak beberapa lama Starla tiba-tiba membesarkan kelopak matanya kaget, menyadari sesuatu


" El tongkat kruk aku ketinggalan di mobil El, Gimana nih,"


Elvaro menoleh ke samping sisi, melihat Starla dengan wajah Paniknya yang kentara, Lantas tersenyum kecil. Gadisnya lucu sekali kalau sedang Panik.


" Entar kalau Papa tanyain, gimana Aku jalannya gimana ! Aku nggak mau jalan ngesot-ngesot El,"


Elvaro masih bergeming, terus mendengar colotehan gadisnya yang sedang Panik.


" El, terus aku gimana dong Masa aku Pakai kayu ? Entar apa kata subscribe aku nanti, " Starla Tersentak kaget ketika Elvaro tiba-tiba mengangkat tubuhnya. Menggendongnya dirinya ala bridal style


" Biarin aku yang jadi Pengganti tongkat kruk kamu," Elvaro tersenyum menikmati keterkejutan gadisnya sesaat sebelum kemudian melangkahkan kakinya Pergi meninggalkan danau itu.


...••••...

__ADS_1


__ADS_2