DIA ELVARO

DIA ELVARO
BAB 8 Tutor untuk Starla


__ADS_3

k dengan tangan di saku celana itu memperhatikan Starla dari luar kelasnya. Tidak memerdulikan tatapan aneh orang-orang kepadanya, yang tentu saja selalu menilai buruk tentang dirinya. Pikiran Elvaro kembali melayang Pada Percakapannya dengan Kevin tadi malam Devan itu berbahaya, Men Lo harus berhati-hati mulai sekarang."ntah kenapa Elvaro jadi takut Starla ikut terkena masalah dengannya karena itu. Ditambah lagi mengetahui fakta bahwa Devan seberbahaya itu bahkan lebih berbahaya dari dirinya. Takutnya sewaktu-waktu, Devan malah melibatkan Starla untuk Pembalasan dendamnya, Tidak, itu tidak boleh te itu darisa lihat dari jauh bagaimasedang Kesulitan terus memijat keningnya dengan raut wajah tidak mengerti, mencebik lantas membanting Pulpen Starla ada ulangan fisika hari ini. Meski sudah sebisa mungkin ia mempelajari tiap rumus yang ada, nyatanya tidak ada satu pun rumus yang berhasil melekat di otaknya. Padahal ia sudah rela menggunakan jam istirahat hanya untuk bGue ini memang bego, atau Pintar yang datang terlambattarla menaikkan dagunya, reemancing kala mendapati Elvaro sedang berdiri tak jauh dari Pintu kelasnya. Starla menarik sudut bibir, lavaro refleks tersentak, cewek itu meny" Lro mengedarkan Pandangannya ke sekeliling, kalau-kalau ada yang mendapati mereka berdua sedang mengobrol, Elvaro tidak mau Starla jadi bahan Pembicaraan masyarakat sekolah karggak, kebetulan leelah, Elvaro berlalu. Dengan langkah santai meno ngerti fisika, nggak,"


Elvaro menoleh ke samping, Gadis itu ternyata mengikutinya,


" Lumayan,"

__ADS_1


" Ajarin gue, dong ! Atau bagi gue soal ulangan Kemarin. kalian udah ulangan duluan, kan, " Pinta Starla memelas, memamerkan senyum andalannya.


Elvaro mulai merasa orang-orang di sekitarnya memperhatikan mereka berdua. Cowok itu lantas menghentikan langkah, menghadap Starla kemudian.


" Biarin gue ajarin lo fisika. Tapi di belakang toilet aja Mau, "

__ADS_1


Gimana mau berkembang kalau baru mencoba saja sudah semangat duluan


Cowok dengan tangan di saku celana itu memperhatikan Starla dari luar kelasnya. Tidak memerdulikan tatapan aneh orang-orang kepadanya, yang tentu saja selalu menilai buruk tentang dirinya. Pikiran Elvaro kembali melayang Pada Percakapannya dengan Kevin tadi malamvan itu berbahaya, Men Lo harus berhati-hati mulai sekarang."


Eah kenapa jadi takut Starla ikut terkena masalah dengannya karena itu. Ditambah lagi mengetahui fakta bahwa Devan seberbahaya itu bahkan lebih berbahaya dari dirinya. Takutnya sewaktu-waktu, Devan malah melibatkan untuk Pembalasan dendamnya, Tidak, itu tidak boleh terjahanya gadis Polos yang tidak tahu apa-apa. Starla Seharusnya tidak menerima konsekuensi apa pun atas apa yang bahkan tidak Pernah ia lakukan sekalipun, kan ? sepertinya Elvaro harus lebih menjaga gadis itu dari sekarang

__ADS_1


Bisa lihat dari jauh bagaimana gadis itu sedang Kesulitan terus memijat keningnya dengan raut wajah tidak mengerti, mencebik lantas membanting Pulpennya di atas buku ulangan fisika hari ini. Meski sudah sebisa mungkin ia mempelajari tiap rumus yang ada, nyatanya tidak ada satu pun rumus yang berhasil melekat di otaknya. Padahal ia sudah rela menggunakan jam istirahat hanya untuk belajar fisika.


" Gue ini memang bego, atau Pintar yang datang terlmenaikkan dagunya, refleks memancing kala mendapati Elvaro sedang berdiri tak jauh dari Pintu kelasnya. Starla menarik sudut bibir, lantas refleks tersentak, cewek itu menyadari keberadaannyo cari gue ya ?ro mengedarkan Pandangannya ke sekeliling, kalau-kalau ada yang mendapati mereka berdua sedang mengobrol, Elvaro tidak mau Starla jadi bahan Pembicaraan masyarakat sekolah kar. Dengan langkah santai menyusuri korienoleh ke samping, Gadis itu ternyata mengikutiny Lumayan,"arin gue, dong ! Atau bagi gue soal ulangan Kemarin. kalian udah ulangan duluan, kan, " Pinta Starla memelas, memamerkan senyum andalannya.


__ADS_2