
Ridzwan yang terbangun karena suara Raja kini matanya benar benar terbuka apa lagi saat melihat Rania dengan sengaja berjalan di hadapan nya hanya menggunakan handuk yang hanya bisa menutupi setengah paha nya.
" ran kamu sengaja memancing ku ?" tanya Ridzwan yang langsung turun dan mendekaat ke arah Rania setelah Raja tidak ada di antara mereka.
" aku hanya ingin memastikan apa benar dia mati suri seperti yang kamu ucapkan, atau itu hanya alasan mu saja " ucap Rania cuek sambil kembali menggunakan kemeja Ridzwan karena tidak mungkin dirinya menggunakan pakaian yang bekas di rumah sakit.
" oh.. jadi kamu mau bukti " ucap Ridzwan yang terus berjalan mendekati Rania yang sedang mengancingkan kemeja nya.
" baik lah mari kita coba " Ridzwan sambil memeluk tubuh Rania dari belakang.
" LEPAS... aku tidak akan kembali masuk dalam perangkap mu " ucap Rania yang langsung menginjak kaki Ridzwan.
" auhh.. kenapa kamu jadi sadis seperti ini sih ran ?" tanya Ridzwan sambil mengusap usap kakinya yang sakit karena injakan kaki Rania.
" itu memang pantas buat laki laki tukang modus seperti mu " ucap Rania
" aku mau pulang " ucap Rania cuek tanpa memikirkan Ridzwan yang masih kesakitan di kakinya.
" iya tunggu aku antar tapi aku mau mandi dulu, sekalian kamu siapkan Raja agar bisa ikut sama kita, jadi aku bisa semakin dekat dengan Raja " ucap Ridzwan yang memang ingin mencoba dekat dengan putranya sendiri.
" yakin mau dekat dengan Raja, atau ini bagian dari modus kamu lagi " ucap Rania yang tidak ingin mudah percaya pada Ridzwan.
" aku sungguh sungguh ran " ucap Ridzwan sambil melihat Raja yang sudah keluar dari kamar mandi nya.
" baik lah kita lihat seperti apa kesungguhan pria arogan ini " ucap Rani yang langsung membantu Raja memakai pakaian nya.
" aku tunggu di bawah " ucap Rania sambil menuntun Raja menuju lantai bawah.
Rania menuntun Raja saat melewati tangga hingga suara bariton seorang laki laki menghentikan langkah Rania dan juga Raja.
" sedang apa kamu di rumah saya ?" ucap suara itu yang tak lain adalah pak Rizky ayah dari Ridzwan.
" anda bisa tanya saja pada ibu dan anak anda kenapa saya dan juga Raja ada di rumah ini " ucap Rania yang memang sudah menyiapkan diri saat bertemu dengan mantan dosennya yang jelas jelas tidak menyukainya.
" apa hubungannya ibu dan Ridzwan dengan kehadiran kamu di sini " ucap pak Rizky yang memang tidak tau apa yang di rencanakan ibunya dan juga putranya.
__ADS_1
" ibu yang mengajak Rania dan Raja tinggal di sini karena Rania dan Ridzwan akan menikah" ucap Bu sila pada putranya.
" menikah ? siapa ? Ridzwan sama dia ?" tunjuk pak Rizky pada Rania.
" Bu.. kenapa bapak itu marah pada ibu ?" tanya Raja pada ibunya.
" ngga papa sayang.. sebentar lagi kita pulang ok " ucap Rania setelah melihat Ridzwan menuruni tangganya.
' jadi itu wanita yang di cintai mas Wildan ' ucap Nayla yang baru saja melihat Rania.
" ayo kita tunggu di luar, karena akan berbahaya jika terlalu lama berada di lingkungan tocix " ucap Rania sambil melanjutkan langkahnya keluar dari rumah pak Rizky.
" yah.. kenapa bicara seperti itu pada Rania ? bagian jika Rania menarik ucapannya yang mau menikah dengan Ridzwan ?" ucap Ridzwan yang kesal dengan apa yang di katakan ayahnya pada Rania.
" jadi benar kamu akan menikahi wanita itu ?"tanya pak Rizky pada putranya.
" iya jika itu jalan satu satunya agar Ridzwan bisa sembuh " ucap Ridzwan tanpa iya sadari jika Rania mendengar apa yang di ucapkan Ridzwan.
" wow.. untuk kedua kalinya kamu ingin memanfaatkan ku hanya demi keuntungan kamu saja !!" ucap Rania yang memang hanya mengantar Raka duduk di teras agar Raja tidak mendengar bahasa yang akan merusak mental nya nanti.
" baik lah.. kamu dengar ini baik baik Ridzwan" ucap Rania sambil melihat ke arah semua yang ada di sana.
" sebelum pak Rizky yang terhormat minta maaf dan meminta saya untuk kamu maka saya tidak akan menikah dengan mu " ucap Rania penuh keyakinan.
Cukup sekali bagi Rania di rendahkan oleh orang lain dalam hidupnya karena kini dirinya harus bisa kuat dan tangguh untuk Raja putranya.
Setelah mengucapkan itu Rania pun pergi meninggalkan Ridzwan yang tidak percaya Rania bis setegas itu meski yang iya hadapi adalah mantan dosennya.
" sebenarnya ada apa dengan kalian ?" ucap Bu sila yang heran dengan Rizky dan Ridzwan.
" apa kamu tidak ingin anak kamu sembuh dan hidup normal " ucap Bu sila yang kesal dengan anaknya yang lebih mementingkan ego daripada masa depan anaknya sendiri.
" karena dia memang tidak selevel dengan kita Bu " ucap pak Rizky yang masih belum mau menerima Rania dan Raja hingga saat ini.
" level mas bilang ?" ucap Nayla yang dari dulu hanya mendengarkan tanpa di beri kesempatan untuk memberikan pendapat nya.
__ADS_1
" apa menurut mas level itu seperti wanita peliharaan mas selama ini, dimana mas yang sudah memasuki kepala lima bermain gila dengan anak didiknya sendiri di kampus ?" ucap Nayla yang sudah tidak tahan dengan sikap suaminya.
" jangan bicara sembarangan kamu nay !! Rizky tidak mungkin seperti itu !!" ucap Bu sila yang sangat percaya dengan apa yang di katakan menantunya.
" oh iya nay lupa jika ibu percaya buta pada putra kebanggaan ibu ini hingga ibu tidak akan pernah menduga kelakuan bejat yang putra ibu lakukan di belakang ibu " ucap Nayla semakin berani.
" apa harus nay perlihatkan semua Poto dan video tentang hubungan terlarang putra kebanggaan ibu agar ibu percaya ?' tanya Nayla yang sudah sangat lelah mengejar cinta suaminya.
" Riz.. katakan sesuatu ?" ucap Bu sila berharap anaknya akan membantah semua tuduhan istrinya.
" apa ibu tau jika mas Rizky lebih memilih menanam benih di wanita simpanan nya dari pada istri sahnya sendiri " ucap Nayla sambil berjalan ke arah depan suaminya.
" nay lelah mas.. menunggu cinta suami yang tak pernah memandang nay..nay akui nay tidak jujur sama mas tapi apa mas harus menghukum nay selama ini " ucap Nay yang kini sudah berlutut dihadapan suaminya.
" jika memang mas lebih memilih wanita itu nay ikhlas, tapi setidaknya lepaskan nay agar nay juga bisa bahagia " ucap Nayla.
" ya setelah aku menceraikan kamu, kamu akan langsung kembali pada Wildan dan anak mu bukan ?" ucap pak Rizky yang langsung mencengkram pundak Nayla.
" mas Wildan tidak mau kembali pada nay asal mas tau " ucap Nayla sambil melepaskan tangan suaminya.
" dia malah menyuruh nay untuk berusaha lebih keras agar mas bisa menatap nay " ucap Nayla dengan air mata mengalir di pipinya.
deggg
Ya selama ini bukan nya pak Rizky tidak mencintai Nayla tapi karen perasaan di khianati membuatnya memperlakukan Nayla seperti ini.
" nay lelah ... nay hanya wanita biasa yang ingin di cintai oleh suami nay sendiri " ucap nay sambil menghapus kasar air mata nya.
✍️✍️✍️ nah kan karena kurangnya keterbukaan dan komunikasi membuat Nayla dan pak Rizky Sling melukai meski mereka saling mencintai...
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.
love you moreeeee 😍😍🌹
__ADS_1