
Cakra tidak menyangka jika dirinya akan kembali bertemu dengan Lucia mantan adik iparnya dulu.
" Lucia ? Lucia mantan istri Dandi adikku kan ?" ucap Cakra memastikan.
" iya kak, saya Lucia mantan istri mas Dandi " ucap bunda lucia yang juga tidak menyangka akan kembali bertemu keluarga suaminya setelah sekian lama.
" lalu yang di dalam itu ?" tanya pak Cakra sambil menebak dalam hatinya.
" ya .. dia dyandra putriku yang hilang dua puluh tahun lalu " ucap bunda Lucia.
" ya tuhan.. ternyata dia keponakannya ku yang hilang " ucap pak Cakra.
" bagaimana keadaan Rania kak " ucap bunda Lucia yang tidak sabar menunggu keadaan Rania.
Pak Cakra pun hanya bisa menggeleng karena dirinya pun tidak tau dengan kondisi Rania saat ini.
" kita tunggu saja Bun " ucap wildan yang sama khawatirnya dengan bunda lucia.
" yah.. " Talia yang baru saja tiba dengan Dito pun langsung menanyakan keadaan ibu sambungnya yang sudah seperti ibu kandung nya sendiri.
" sayang kamu di sini ?" tanya Wildan yang hanya melihat Talia datang seorang diri.
" Talia sama om Dito yah " ucap Talia yang paham maksud pertanyaan ayahnya.
" Dito ? mana ?" tanya Wildan yang belum melihat Dito, Talia pun menceritakan apa yang tadi terjadi di sekolah nya.
Flashback on
Siang itu saat Talia baru saja mulai istirahat sekolah Dito berjalan dengan tergesa menuju ke arah kelas Talia.
" kalian tau Talia dimana ?" tanya Dito saat sudah masuk ke kelas Talia.
Semua yang ada di kelas pun langsung menunjuk pada seorang siswi yang sedang menikmati bekal makan yang selalu Rania buat untuk dirinya.
" ta.. Talia " ucap Dito yang sebenarnya baru beberapa kali bertemu dengan Talia, Talia yang sedang menikmati makanan nya pun langsung mengangkat wajahnya dan tak menyangka jika adik dari ibunya sekarang ad di kelasnya.
" kamu kemasi buku buku dan bekal yang kamu makan, kita akan ke rumah sakit " ucap Dito yang sudah berada di hadapan Talia.
__ADS_1
Talia hanya diam tanpa melakukan apa yang di perintahkan Dito pun membuat Dito gemas sendiri, dengan sigap Dito merapihkan makanan dan juga buku buku Talia yang masih ada di meja.
" ayo ta.. " ucap Dito yang kini sudah memegang pergelangan tangan Talia dan menuntunnya ke luar kelas, taman teman Talia yang melihat itu pun hanya bisa diam menyaksikan tanpa tau apa yang terjadi.
" buat apa kita ke rumah sakit ? tanya Talia yang kini sudah berada di depan kelasnya.
Dito pun melepaskan tangan Talia lalu melihat ke arah mata Talia yang terlihat sangat cantik bahkan gelayer aneh terasa di hatinya untuk pertama kalinya.
" kak Rania baru saja mengalami kecelakaan lalu lintas dan kini kak Rania " belum juga Dito menyelesaikan ucapannya Talia langsung menarik tangan om yang merangkap sebagai guru di sekolah nya.
Flashback off
" iya kak " ucap Dito yang baru saja tiba di hadapan Wildan.
" keluarga pasien " ucap dokter yang baru saja keluar dari ruang tindakan.
" saya suaminya " ucap Wildan yang langsung maju mendekati ke arah dokter untuk tau bagaimana kondisi Rania saat ini.
" Alhamdulillah operasi pasien berjalan dengan baik tapi pasien masih harus dalam pemantauan kami " ucap dokter yang dari tadi menangani Rania
Wildan dan Bunda Lucia pun langsung terduduk saat mendengar apa yang menimpa Rania kali ini, bagaimana tidak karena baru beberapa hari Rania keluar dari rumah sakit dan kini Rania harus mengalami hal yang lebih buruk.
" tapi ada keajaiban yang terjadi saat kecelakaan " ucap dokter yang masih harus menjelaskan apa yang terjadi pada Rania.
" pasien saat ini sedang mengandung dan sungguh sesuatu yang sangat mustahil jika janin itu bisa bertahan dalam guncangan yang cukup keras " ucap dokter yang juga yang merasa kagum dengan kuatnya janin Rania yang ingin bertahan hidup dalam kandungan Rania.
Air mata Wildan mengalir di sudut matanya saat apa yang iya dan Rania harapkan kini sudah hadir dalam kandungan Rania, tapi Wildan juga tak bisa bahagia sepenuhnya karena kondisi Rania yang masih belum sepenuhnya keluar dari masa kritisnya.
" dan maaf untuk ke baikan pasien pihak rumah sakit melarang keluarga pasien untuk menjenguk nya " ucap dokter sebelum meninggalkan semua yang ada d sana.
Talia yang merasa bahagia campur khawatir pun tanpa sadar memeluk Dito yang berada di sebelah nya.
Deggg
Jantung Dito berdegup kencang karena Talia masih memeluknya dengan erat bahkan buah da da Talia yang masih dalam proses pertumbuhan pun terasa jelas oleh Dito.
" ta.. " Dito yang tak ingin memanfaatkan Talia dan untuk menjaga kesehatan jantung nya pun langsung memberi jarak dengan menarik Talia agar mau melepaskan pelukan nya.
__ADS_1
" ta.. kamu harus kuat " ucap Dito yang tak enak terlebih pada Wildan ayah dari Talia.
Talia yang baru menyadari apa yang di lakukan nya pun langsung tertunduk malu.
" maaf.. " ucap Talia yang langsung berjalan mendekati Raja yang kini sedang menangis di pelukan bunda Lucia yang juga sangat mengkhawatirkan Rania.
Semua yang menunggu dan mengkhawatirkan Rania pun menatap penuh harap pada layar kaca yang memperlihatkan keadaan Rania yang masih terpejam dengan alat bantu di tubuh Rania.
" luc.. mas ikut prihatin dengan apa yang terjadi pada Dyandra " ucap pak Cakra yang juga merasa terpukul dengan apa yang menimpa Rania.
" tapi menurut mas kita harus menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi pada Dyandra " ucapan pak Cakra pun menyadarkan dito dan wildan apalagi bunda Lucia.
" mas benar.. Rania bahkan masih terlihat baik baik saja saat pergi meninggalkan rumah saya " ucap bunda Lucia.
Wildan yang masih terfokus pada Rania pun langsung tersadar jika ini adalah kali kedua Rania mengalami kecelakaan.
" apa mungkin ini masih ada hubungannya nya dengan orang yang pernah mencoba menyakiti Rania waktu itu " ucap Wildan yang ternyata terdengar oleh Bunda lucia dan Dito.
" apa maksud Kaka itu ayah ?" tanya dito langsung.
" tapi apa mungkin ? mas Wilman kan masih di dalam penjara " ucap Bunda Lucia.
Wildan langsung menghubungi polisi yang menerima pengaduannya waktu itu.
" halo pak, selamat siang " sapa Wildan saat sambungan telepon nya sudah di angkat oleh salah seorang anggota kepolisian.
" siang pak, ada yang bisa saya bantu " ucap seseorang dari seberang telepon sana.
" saya hanya ingin menanyakan apa pak Wilman terduga percobaan pembunuhan masih di tahan..?"
✍️✍️✍️ apa reaksi Wildan saat tau jika orang yang iya masukan dalam penjara sudah bisa menghirup udara bebas... 🤔🤔
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.
Love you moreeeee 😍😍🌹
__ADS_1