Dihamili Pria Arogan ( Cahaya Di Ujung Kegelapan )

Dihamili Pria Arogan ( Cahaya Di Ujung Kegelapan )
Sembuh !!


__ADS_3

" aku siap menjadi istri mu Ridzwan Fahrezy " ucap Mutia yakin setelah merasa jika memang usulan pak Wildan ada benarnya.


Ridzwan pun mulai menyatukan bibirnya ke bi bir Mutia yang dari tadi menari nari di pelupuk matanya bahkan Ridzwan meraih pinggang Mutia agar duduk di pangkuan nya demi bisa memperdalam hi Sapan yang iya lakukan dengan penuh gai rah untuk pertama kalinya setelah empat tahun tidak melakukan hal itu dengan siapapun.


Mutia yang memang sudah memiliki rasa lebih pada Ridzwan pun mengikuti apa yang di inginkan Ridzwan karena dirinya yakin jika mereka sudah sama sama dewasa dan yakin bisa mempertanggungjawabkan semuanya.


" kita menikah satu Minggu lagi " ucap Ridzwan setelah puas bermain dengan Indra perasa Mutia


" Tia.. apa kamu merasakan sesuatu ?" tanya Ridzwan yang merasa jika ularnya mulai berkedut seolah mulai kembali tersadar dari tidur panjang nya.


" ya aku bisa merasakannya dan itu adalah kemajuan yang sangat baik " ucap Mutia yang tiba tiba merasa malu saat bisa merasakan denyutan halus dari bawah pa hanya.


" aku jadi tidak sabar apa kita menikah sekarang saja ?" tanya Ridzwan penuh semangat.


" tapi jangan .. aku harap kamu bisa bersabar karena aku ingin membuat om Wildan dan juga Rania menikah " ucap Ridzwan yang masih mengingat niatnya yang ingin menyatukan dua insan yang hampir saja iya rusak kebahagiaan nya.


" aku bangga padamu ridz " ucap Mutia yang ingin turun dari pangkuan Ridzwan.


" biarkan seperti ini " ucap Ridzwan sambil memeluk Mutia agar bersandar pada dadanya, sedangkan Mutia semakin penasaran dengan kesembuhan Ridzwan.


" tapi Ridz apa itu tidak sakit ? apa lagi aku duduki seperti ini " ucap Mutia yang mulai tidak nyaman karena terasa sangat mengganjal.


" diam.. " ucap Ridzwan sambil memeluk erat Mutia.

__ADS_1


" biarkan dia mengembang sempurna karena itu tandanya di sudah bangun dari mati surinya " ucap Ridzwan yang merasa sangat bersyukur karena ular sanca nya sudah bisa mengembang kembali.


" berati benar kata pak Wildan dimana saat keikhlasan ada dalam diri mu dia pun akan sembuh dengan sendirinya " ucap Mutia yang tanpa terasa menikmati kedu tan ular sanca Ridzwan yang baru saja terbangun meski masih terhalang pakaian masing masing.


" hemm " ucap Ridzwan sambil menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Mutia.


" aku pulang ya.. " ucap Ridzwan setelah memberi tanda di sana.


" iya.. hati hati di jalan, dan aku harap kamu bisa menyampaikan hal ini dengan baik pada pak Wildan " ucap Mutia.


" iya sayang, apa kamu mau ikut aku pulang dan sekalian bertemu ayah ?" tanya Ridzwan sambil merangkul pinggang Mutia, Mutia hanya menggeleng pelan karena dirinya belum siap bertemu calon mertuanya.


" nanti saja kalo urusan pak Wildan dan Rania sudah selesai " ucap Mutia.


Mutia menatap Ridzwan yang sudah meninggalkan kliniknya lalu setelah mobil Ridzwan tidak terlihat barulah Mutia memasuki klinik nya.


Sedangkan Ridzwan melajukan mobilnya menuju rumah ayah dan ibunya yang hanya berjarak satu jam setengah dari klinik Mutia, dan Ridzwan berharap jika apa yang di rencanakan nya bisa berjalan dengan baik.


Tapi tiba tiba iya mengingat jika rumah om Wildan lebih dekat dan terlewat sebelum sampai ke rumah ayahnya, Ridzwan malah membelokan mobilnya ke arah rumah om.


" ta..Talia.."


" om.. om Wildan .." Ridzwan memanggil om dan keponakan nya dan tak lama pintu rumah Wildan pun terbuka dimana om Wildan yang membukanya.

__ADS_1


" Ridz ? ada apa kamu ke sini " ucap Wildan yang masih kesal ad keponakan nya.


" ada om Ridzwan yah ?" tanya talia yang menyusul ayahnya saat mendengar ayahnya menyebut nama Ridzwan.


" buat apa om datang kesini ?" tanya Talia ketus.


" om mau kasih sesuatu buat Talia " ucap Ridzwan sambil berlutut di hadapan keponakan yang begitu iya sayang.


" om akan ngizinin ayah thalia menikah dengan Rania " ucap Ridzwan tapi reaksi pak Wildan sungguh diluar dugaan.


" jangan memberikan harapan palsu terlebih pada anak kecil " ucap wildan yang tidak percaya Ridzwan bisa melakukan hal itu.


" Ridzwan serius om, Ridzwan akan menikahi Mutia dan om bisa menikahi Rania " ucap Ridzwan.


" tapi Rania belum tau akan hal ini dan Ridzwan ingin om sendiri yang memberi tahu pada Rania "


" kamu serius...


✍️✍️✍️ hai hai hai... maaf ya up-nya cuma bisa sedikit...🙏🙏


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi UP nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya biar R-kha lebih semangat lagi.

__ADS_1


love you moreeeee 😍😍🌹


__ADS_2