
Daniel Pov
Setelah kontrak sah aku merasa puas dan lega, akhirnya Dilara Mariana Harjono segera akan menjadi milikku.
Entah kenapa aku begitu tergila-gila padanya, apakah karena rupanya mirip seseorang yang aku kasihi dulu. Tapi rasa ini benar-benar berbeda dan aku begitu bahagia.
Tadi Mama menelponku bahwa ada seorang wanita mencariku dengan nomor yang sangat ku hapal. Hahaha Dilara kelabakan mencariku setelah tau kesepakatan pernikahan kami.
Dan hari ini akhirnya kami akan bertunangan. Dilara you are be mine.
******
Apa yang di katakan Daniel memang tidak main-main, yah hari ini pertunanganku dengannya diadakan di sebuah hotel di Bandung.
Wajahku sudah di rias sedemikian rupa oleh make up artist dan aku juga sudah berganti gaun warna putih. Rambutku di tata sangat cantik bak seorang princess
" Ok done " rasa puas tercetak dari wajah make-up artisku yang bernama Fandi. Gerakannya gemulai dan lembut serta cekatan memoles wajahku, akupun di buat kagum oleh karya Fandi ini.
" Tunggu di sini dulu miss,Pak Daniel memanggilku " katanya meninggalkanku di ruang make-up
Ku lihat wajahku di cermin, hemm cantiikkk, gumamku lirih.
__ADS_1
Ku buka aplikasi WhatsApp di ponselku ada beberapa pesan dari Mbak Tias dan juga dari Axel.
Axel : honey..how are you ?
Axel : what happened honey, why you dont answer my message ?
Axel : Honey....!!!
Jemariku sungguh tak sanggup membalas pesan dari Axel. Setetes air mata mengalir juga di pelupuk mataku. Apa yang harus aku katakan padanya, aku benar-benar menjadi seorang penghianat. Yah walaupun jujur aku belum mencintai Axel tapi aku tipe perempuan yang pantang selingkuh atau mendua jika sudah memiliki kekasih.
" Maafkan aku telah menyakitimu Axel " gumamku lirih
******
" Oh my god...hasil karyaku hancurrr " teriaknya cukup keras
" Maafkan aku " kataku menyesal
" Ok its oke kita perbaiki, Why you crying sayang " Dia kembali memoles wajahku
" Emmm menangis bahagia pasti ya...bisa bertunangan dengan Daniel gantengku " cerocosnya sok tau
__ADS_1
" Heemm " kataku menanggapi
Acara tunangan terpaksa ini cukup meriah meskipun cuma di hadiri keluarga inti.
Daniel hanya membawa Ibu dan Ayahnya dengan dari Jakarta. Dan ini adalah pertemuan pertamaku dengan orang tua Daniel yang super ramah dan baik, tak seperti anaknya yang menyebalkan.
" Ladies and Gentleman sekarang saatnya kedua pasangan bahagia ini bertukar cincin " Seorang Mc berbicara di stage
" Mari kita sambut dengan tepuk tangan meriah Daniel Malik Durrant dan Dilara Mariana Harjono " Sang Mc melanjutkan
Aku dan Daniel bergandengan menuju stage di iringi musik you're my valentine, senyum fake juga terpaksa aku pamerkan agar semua sempurna.
Daniel menyematkan cincin bertahta berlian di jari manisku, cincin itu sangat cantik dengan desain yang modern. Pasti Daniel sudah memesan cincin ini jauh-jauh hari.
Selanjutnya aku juga menyematkan cicin pada jari manis Daniel. Semua tamu undangan terlihat bahagia.
Kemudian sang MC meminta Daniel agar menciumku.
Tanpa babibu Daniel mendaratkan ciumannya di keningku, sambil berbisik " Cium bibir nanti saja yaa beb " dengan senyum tengilnya
" Mimpi aja lo " kataku ketus namun dengan mimik tersenyum.
__ADS_1
Acara di lanjutkan makan malam dengan beberapa kolega Papa dan tentunya kolega keluarga Daniel.