
Raras masih menatap koper miliknya yang mengenaskan nanar, untung isinya masih utuh hanya beberapa baju yang agak sobek tapi itu gak masalah asal Ijazahnya selamat.
Untuk sementara Raras numpang di kos-kosan Yani, Walaupun sempit tapi cukup nyaman untuk ditempati. Kos-kosan Yani terdiri dari 3 petak. Petak pertama ruang tamu, petak ke dua tempat tidur dan petak ke tiga dapur kecil sama kamar mandi.
Yani sudah merantau di Jakarta sejak 3 tahun yang lalu, Ia berasal dari keluarga sederhana sehingga ia setelah selesai SMA memutuskan bekerja di Jakarta untuk membantu perekonomian keluarganya.
Raras mulai menata satu persatu bajunya yang masih bisa dipakai, sedangkan Yani, Ia sekarang sedang mandi karena ia harus berangkat bekerja di salah satu restoran di Jakarta.
" Rencanamu opo Ras dino iki ( rencana kamu apa Ras untuk hari ini) " tanya Yani yang baru keluar dari kamar mandi sambil mengusap-usap rambut.
" Aku yo jeh bingung Yan..hehehe.. (aku juga masih bingung Yan)" jawab Raras sambil nyengir.
" Hemmm...Paling aku akan mencoba melamar pekerjaan di beberapa tempat" kata Raras lagi.
" Yo..yo. Ras kowe ki ngel-ngeli awakmu dwek..kowe wes urip enak bareng wong tuamu..eh malah kabur ( Ras..kamu menyusahkan diri senidi saja, hidupmu sudah enak malah kabur )" Celoteh Yani
__ADS_1
" Lah kowe reti dwek alasanku emoh dijodohno karo Mas Bambang ( Lah kamu tau alasanku ogah dijodohkan dengan Mas Bambang) " Kata Raras selesai menata baju-bajunya dilemari milik Yani dan lanjut sarapan nasi uduk.
" Nek aku dadi kowe yo Ras, aku yo gelem wae rabi karo Mas Bambang..wonge yo lumayan ngganteng kok. hahaha ( Kalau aku jadi kamu Ras, aku mau menikah dengan Mas Bambang..orangnya juga lumayan ganteng..Haha)" Kelakar Yani sambil menyuap nasi uduk yang dibelinya tadi pagi.
" Nyoohh pek en nggo kowe ( Sana pungut buat kamu )" Kata Raras cuek sambil meminum teh tawarnya karena sudah selesai sarapan.
" Yowes aku mangkat disik Ras, Nek ono opo-opo kowe nelpon aku ( Ywdh aku berangkat dulu...kalau ada apa-apa kamu hubungi aku )" Ucap Yani sambil bergegas berangkat bekerja.
" Iyoo...ati-ati Yan ( Iya hati-hati Yan )" Raras mengantar Yani sampai depan kos, dengan sepeda motor maticnya Yani pergi untuk bekerja dan Raras masih bingung apa yang akan ia kerjakan hari ini.
*****
" Iya..tapi tunggu dulu adekmu mau nebeng " Ucap Mommy Lara sebelum Nillo melangkah ke luar pintu keluar, karena permintaan Momynya Nillo kembali duduk dan menunggu adiknya turun.
" Mom..jangan lupa nanti ada orang bengkel mau ambil motor Nillo yang lecet..tolong Momy serahkan kuncinya " Kata Nillo kemudian
__ADS_1
" Iya nanti Momy urus, kamu hati-hati loh jangan ngebut lagi " Pinta Momy Lara.
Setelah kejadian tadi malam Nillo langsung memberi tau Momy apa yang terjadi karena Momy tak sengaja melihat mobil Nillo yang lecet parah, sedangkan Daddy sekarang sedang ada diluar negeri untuk urusan bisnis jadi belum diberi kabar apapun.
" Kakaaaak....." Suara melengking milik seorang gadis langsung membuyarkan obrolan Nillo.
" Hallo Kakak ganteng..Meera nebeng ya.." Katanya manja.
" Hemm..." Nillo sok cuek untuk mengerjainya
" Oke..tapi tunggu Meera sarapan dulu " Katanya lagi.
" Ywdh cepetan..kalau lama gw tinggal " Kata Nillo bercanda.
Meera hanya cemberut dengan memannyunkan bibirnya 5 centi.
__ADS_1
" Iya..iya..bawel " Kata Meera menyuapkan sesendok nasi goreng miliknya.
Meera adalah adik Danillo yang sekarang masih kuliah semester awal. Karena baru 1 bulan ia masuk dunia kampus. Sedangkan Danillo sekarang sudah bekerja membantu Daddy diperusahaan, sebelum ia menjadi pengganti Daddynya kelak.