DILARA LOVE

DILARA LOVE
Bagian Duapuluh Enam


__ADS_3

Perjalanan menuju Jakarta berjalan dengan lancar tanpa suatu hambatan yang berarti, masalah Daniel dengan Damar juga sudah Clear.


" Ah lega rasanya " kataku dalam hati


Malam ini aku akan menghadiri pertunangan Michelle dengan seorang pria yang di jodohkan oleh Papanya. Dan aku berharap semoga Michelle bisa bahagia dengan pertunangan ini.


Aku siapkan gaun warna gold panjang dengan bentuk kerah terbuka di pundak ada ornamen bling-bling yang menambah mewah gaunku itu.


Makeup yang aku aplikasikan agak sedikit glamour dengan warna senada dengan gaun.


" Hmmm Perfect " Kataku lirih melihat penampilanku di cermin.


****


Daniel telah menungguku di lobi apartemen, Daniel terlihat tampan dengan tuxedo hitamnya, Wangi maskulin langsung menyeruak hidungku kala berhadapan dengannya.


" Baby...You look so beautiful " Bisik Daniel di telingaku


" Thank you, sayang " Aku tersenyum menggoda


" Baby,,kau menggodaku " Daniel tersenyum devil


" Nooooo" kataku mengelak

__ADS_1


" Hahaha...you look so cute " Dia mencubit pipiku dan berbisik " I want you Beb " sambil *** pantatku gemas


" Danieeelll..." teriakku kencang dan Daniel malah terkekeh dengan tingkahku.


Pesta pertunangan Michelle terlihat meriah, banyak tamu yang hadir baik dari kolega bisnis maupun para selebritis.


Salah satunya adalah Aura Berlian, perempuan yang sempat di gosipkan dengan Daniel.


Mataku sedari tadi memperhatikan Aura Berlian, dengan pakaian sexynya dia terlihat menggoda Daniel dan itu membuat aku emosi dan cemburu.


" Hey Mr Daniel" Sapanya dengan senyum menggoda


" Hello Miss Aura " Daniel menjabat tangannya hangat, dan membuat aku sedikit cemburu. " Ohya..perkenalkan ini tunanganku " Daniel memperkenalku pada Aura


" Aura " Katanya dengan raut tidak suka.


Aku membiarkan mereka berdua mengobrol dan pergi untuk mencari minum hingga sebuah tangan nan kekar dan lembut menggandengku hangat.


" Tenang Baby, im absolutly yours " Daniel menggodaku karena melihat kegelisahanku


" Really " Aku pura-pura cuek


" 100% " Daniel menggandeng tanganku menuju Michelle dan tunanganya untuk mengucapkan selamat

__ADS_1


" Selamat beb,,,semoga kamu selalu bahagia" Aku memeluk Michelle tulus


" Thank you beb" katanya menyambut ucapanku.


" Hey Bro Daniel " Woooww sang playboy telah insyaf" Ucap Roy melihat Daniel denganku. Roy Hadinata adalah tunangan Michelle. Yang ternyata teman satu kampus dengan Daniel ketika mereka sekolah di luar negeri.


" Hey Bro...selamat yaa..welcome to the jugle" Kata Daniel memeluk Roy


" Thank you man " Roy terlihat bahagia


Setelah mengucapkan selamat ke Michelle aku permisi sebentar ke toilet, dan tanpa terduga aku bertemu dengan Aura Berlian. Dia menatapku sinis tapi aku mencoba tak menghiraukannya.


" Ternyata Daniel lebih memilihmu dari pada aku, padahal aku lebih segalanya" Ocehnya sambil membenarkan makeup,


aku yang merasa terusik tak tahan untuk membalas ocehan wanita itu.


" Hey dengar anda Miss Aura Berlian,,Daniel is mine..Remember that, he dont like you anymore so go away from him and us..you just like bitch " Aku pergi meninggalkannya setelah puas mengungkapkan isi hatiku, sedangkan Aura hanya melongo marah.


Aku kembali ke meja undangan sambil bersikap biasa,,ku lihat Daniel sedang berbincang dengan Roy tunangan Michelle.


" What happened" Ucap Daniel seperti tau aku yang tak biasa


" Nothing Sayang " ku mencoba bersikap tenang dengan memamerkan senyum ceria

__ADS_1


" Oke Baby...tell me later " Daniel mengusap punggungku lembut. Dan kami melanjutkan acara pertunangan Michelle sampai selesai.


__ADS_2