
Hai teman-teman pembaca Dilara Love..thanks banget yah dan membaca ceritaku yang masih amburadul...hahaha
Dan novel ini akan segera tamat yaa guys...hikssss
semoga semuanya happy...makasihhh
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Seperti dugaan Mama, Daniel seakan takjub dengan penampilan Lara malam ini yang begitu menawan. Dengan gaun berwarna putih gading terdapat belahan dibagian kakinya hingga mengexpose kaki jenjang Lara yang terlihay sexy.
Sesuai dengan rencana semua gelaran acara berhasil dengan sukses dan meriah, semua tamu undangan terlihat happy.
9 Bulan kemudian ..
Lara berada di ruang operasi untuk melahirkan putra pertamanya, sedang Daniel terlihat gugup dan hanya mondar-manfir dikoridor rumah sakit menunggu operasi selesai.
Ia terlihat cemas dan khawatir karena memang ini pengalaman pertamanya memiliki seorang putra, yah dari hasil USG, dokter mengatakan bahwa anak pertamanya berjenis kelamin laki-laki dan itu membuat seluruh keluarga bahagia.
Seorang dokter keluar dari ruang operasi dengan senyum mengembang.
" Selamat Pak Daniel, putra anda laki-laki " Daniel memeluk dokter itu dan mengucapkan terima kasih
" Silahkan..anda boleh melihat bayinya " Katanya lagi " Baik dok, terima kasih banyak " Dengan berlari kecil.. Daniel memasuki ruang bayi dan sejurus kemudian air matanya tak bisa tertahan. Ia meneteskan air mata bahagia untuk kelahiran putranya.
__ADS_1
" Hello Son..welcome to the world"
" Terima kasih telah hadir ke dunia ini menjadi pelengkap hidup Papa dan Mama " Daniel monolong sambil menatap wajah mungil putranya.
****
" Daniel mana anak kita ?" Kata Lara saat melihat Daniel masuk ke ruangan
" Ada Baby..lagi di urus suster dulu " Daniel membelai rambut Lara penuh kasih sayang
Tok..tok..tok
Seorang suster masuk dengan menggendong seorang bayi tampan.
" Makasih sus " Ucap Lara
" Baik Nyonya..saya permisi dulu " Suster segera menghilang dibalik pintu.
" Daniel lihat putra kita sangat tampan " Puji Lara sambil mencium gemas putranya
" Iya dong Baby..kan mirip Papanya " Kata Daniel PD
" Gak ah..mirip Mamanya lah " Lara tak mau kalah
__ADS_1
" Ha..ha..ha..Iya baby mirip kita berdua "
" Kamu sudah menyiapkan nama untuk anak kita " Tanya Lara penasaran
" Emm..gimana kalau Dannilo Malik Durrant " Kata Daniel sumringah " Setuju gak "
" Bagus juga namanya..Iya setuju sayang " Lara menatap Nilo penuh kasih.
6 BULAN KEMUDIAN
Dannilo tumbuh menjadi bayi yang menggemaskan dan sehat. Banyak yang sayang Nilo dan memberikan hadiah ..Lara selalu sibuk dengan Nilo hingga sedikit mengabaikan Daniel dan membuat lelaki itu seperti bayi yang akan ngambek karena cemburu terhadap putranya..haha.. Walaupun dibantu seorang suster tapi Lara lebih puas merawat putranya sendiri.
Mulai dari memandikan dan menyuapi Lara lakukan sendiri..dan itu membuatnya bahagia.
" Baby..." Daniel tiba-tiba memeluk Lara dari belakang padahal ia baru saja pulang kerja
" Sayang..mandi dulu sana " Lara memukul lengan Daniel gemas
Daniel malah semakin mengeratkan pelukannya dan menciumi tengkuk leher Lara. Sehingga membuatnya on..Daniel mencium bibir Lara rakus hingga terdengar kecapan diruangan itu.
Hingga terdengar suara tangisan bayi dan membuat Lara khawatir.
" Sayang Nilo nangis tuh " Lara berusaha melepas pautan Daniel,,tapi Daniel tak rela dan semakin intens mencium bibir serta leher Lara.
__ADS_1
" Ada suster Baby..." Suara parau Daniel membuat Lara mengerti bahwa lelaki ini sedang membutuhkan Lara dan merekapun membuat adik untuk Dannilo.