DILARA LOVE

DILARA LOVE
Bagian Tiga Puluh Enam


__ADS_3

Setelah lelah jalan-jalan keliling Mall, sengaja aku di temani Michelle datang ke butik tempatku memesan baju pernikahanku nanti.


Semoga ini fitting terakhir, dan tidak ada perubahan lagi.


" Eh Beb gw coba dulu ya " Kataku pada Michelle sebelum masuk ke ruang ganti, sedangkan Michelle sedang duduk menungguku.


Baju pertama yang aku coba adalah baju untuk akad berwarna putih dengan aksen bling-bling.


Aku melihat penampilanku di kaca..sangat indah gumamku dalam hati.


Michelle yang tak sabar melihatku langsungg nyelonong saja di ruang ganti.


Ia kangum melihat penampilanku dengan baju akad yang sedang kupakai.


" Wow..you look so beautiful beb " Pujinya padaku


" Thanks Beb " Kataku tersipu


" Ayo foto dulu " Michelle mengeluarkan ponselnya dan mengambil fotoku serta foto kami berdua.


Salah satu foto itu sengaja aku kirimkan Daniel.


Lara : Send Picture


Whats on your mind ?


Daniel : Baby...you're so sexy..i wanna kiss you now


Lara : Dasar mesum😘


Daniel : 😘😍😍

__ADS_1


Lara : Cepat pulang


Daniel : Maaf Baby...today im so busy..maybe i will be late


Lara : Okey...take care


Daniel : Love you


Lara : Love you too


Aku yang senyum-senyum sendiri karena chat dari Daniel sampai membuat Michelle Bete..hahaha


" Emang ya dunia berasa milik berdua..yang lain ngontrak " Cibir Michelle


" Sorry Beb...ya lo telepon aja cowo lo suruh gabung " usulku yang langsung di sanggupi Michelle


" Roy lagi meeting sama temennya,, sebentar lagi nyusul kita di restoran beb " Ucap Michelle memasukan ponselnya ke tasnya.


Sambil menunggu pesanan kami datang, Michelle bercerita kalau sekarang Axel brengsek itu pergi ke luar negeri, setelah kejadian waktu itu aku memang tak pernah dan tak ingin bertemu dengannya.


30 menit kami menunggu Roy, ternyata Roy datang bersama Andrian. Haha Dunia ini memang sempit.


" Andrian " Kataku melihatnya bersama Roy


" Lara " Ucapnya


" Wah kalian dah saling kenal " Ucap Roy menimpali


" Iyaa..kami teman satu kelas saat SMP " Kataku menjelaskan


" Bagus donk..." Michelle ikut nimbrung

__ADS_1


Andrian adalah rekan bisnis dan juga teman Roy di Ausi, yang bisnisnya bergerak di bidang impor mobil mewah.


" Roy..teman tunangan lo ternyata si gadis kejam Dilara" Ledek Andrian


" Andrian...." Teriakku


" Hahah...jangan gitu bro..Nanti calonnya marah " Raut wajah Andrian langsung kaget mendengan kata calon dari mulut Roy


Ekspresinya sulit di artikan sehingga membuatku kikuk.


" Lara dah punya calon " Tanyanya penasaran


" Calonnya CEO Durrant Group An " Jawab Roy datar


" Maksud lo Daniel Durrant " Katanya kaget


" Iyalah bro..siapa lagi " Michelle menimpali, aku yang mendengar percakapan mereka cuma bisa mendengarkan saja.


" Selamat buat lo Ra " Kata Andrian menjabat tanganku dan masih dengan tatapan misterius.


" Makasih Andrian " Kataku menjabat tangannya.


Seseorang melihat mereka tertawa dan membuatnya marah, ia mengambil foto mereka dan mengirimkannya kepada Daniel.


*****


Hari ini jadwal rapat Daniel cukup padat, apalagi nanti malam ia akan bertemu dengan Client dari Jepang. Ia menekan pelipisnya pelan sekedar untuk menghilangkan pening di kepala, tangannya meraih sebuah ponsel yang sejak tadi ia matikan saat sedang rapat.


Terdapat sebuah chat dari seorang perempuan yang sempat membuat hubungan cintanya hampir kandas. Yah dia Clara, Daniel membuka chat dari Clara yang berisi sebuah foto di suatu restoran di Jakarta dengan 4 orang sebagai objeknya. Awalnya Daniel mengabaikan foto itu hingga ia sadar didalam foto itu adalah Roy, Michelle, Dilara dan seorang lelaki asing.


Di dalam foto itu tampak mereka berempat sedang bercengkrama gembira, Dan itu membuat Daniel marah. Usaha Clara berhasil untuk membuat Daniel marah dengan memanfaatkan kecemburuannya yang super besar dan sifat posesifnya yang menyebalkan.

__ADS_1


__ADS_2