DILARA LOVE

DILARA LOVE
Bagian Empat Puluh


__ADS_3

Hari bahagia itu akhirnya datang, sekarang aku sedang berada di ruang make up bersama para make up profesional, rambutku di sanggul ala adat jawa, sebelumnya aku sudah menjalani proses pengajian dan siraman di rumah dan hari ini adalah puncak rangkaian pernikahanku yaitu akad nikah dan resepsi.


Ku lihat wajahku di cermin riasanya begitu rapi dan cantik. Aku menghela nafas panjang sebelum sang MC acara memanggilku karena akad nikah akan segera di mulai.


Aku berjalan di apit Michelle dan Budheku menuju pelaminan, senyum merekah tak pernah lepas dari bibirku, Daniel nampak gugup sekaligus gagah dengan setelah baju beskap warna senada dengaku. Jantungku berdebar tak karuan karena gugup bercampur bahagia.


Sang penghulu memulai proses akad nikahku setelah pembacaan ayat suci Al Quran dan berbagai sambutan dari pihak keluarga.


Papa yang menjadi Waliku juga nampak gugup karena akan menyerahkan putri satu-satunya ke seorang laki-laki bernama Daniel.


" Bismilahirohmanirohim...Saya nikahkan dan saya kawinkan putri saya Dilara Maria Harjono binti Rudi Harjono dengan engkau Daniel Malik Durrant dengan mas kawin seperangkat perhiasan berlian di bayar tunai" Ucap Papa lantang yang di ikuti Daniel


" Saya terima nikah dan kawinnya Dilara Mariana Harjono binti Rudi Harjono dengan mas kawin tersebut tunai " Daniel mengucapkan akad nikah dalam satu nafas dan alhamdulilah semua saksi menyatakan sah.


Kami menandatangi berkas dan buku nikah, Daniel menyerahkan mas kawin padaku dan mengecup keningku sambil berbisik " Mrs Durrant you're so beautiful today "

__ADS_1


Setelah akad nikah malam harinya kami mengadakan resepsi yang di hadiri lebih dari seribu undangan padahal itu sebagian besar merupakan rekan kerja, keluarga dan sahabat. Untuk malam ini aku memakai gaun yang modern, Daniel juga memakai tuxedo hingga penampilannya terlihat charming.


*****


" Hahh..." aku merebahkan tubuh di kasur empuk setelah 4 jam berdiri menyalami para undangan, dan masih mengenakan gaun resepsi.


" Istriku capai ya " Daniel mengecup pipiku singkat, setelah itu ia masuk ke kamar mandi untuk mandi dan berganti pakaian.


" Baby mandi gih " Daniel sudah terlihat segar


" Hemmm " Kataku bangkit menuju kamar mandi.


" Sayang tolongin " Kataku memanggil Daniel, Daniel yang mendengar panggilanku langsung menghampiriku dan membantu membuka resleting gaunku, tapi sebelum aku masuk kembali ke kamar mandi Daniel telah berhasil menarikku ke pelukannya.


" Sayang..aku mandi dulu " Kataku ingin lepas dari kungkungan Daniel

__ADS_1


" Lima menit lagi Baby " Katanya tak mau melepas pelukan ditubuhku


" Hemmm..kenapa " Tanyaku mendongakan kepala


" I want you Baby " Kata Daniel yang langsung menyerang bibirku ganas, melesatkan lidahnya ke mulutku, mengecap dan menggigit bibirku lembut, tubuhku juga mengikuti setiap gerakan lincah Daniel hingga aku mengalungkan tanganku ke lehernya, Daniel menekan tengkukku dan memperdalam ciuman kami.


Nafas kami memburu ketika Daniel menghentikan ciuman kami dan menyatukan dahi kami seraya tersenyum. Daniel membalikkan tubuhku hingga gaunku lolos dari tubuhku hanya tertingga bra dan celan dalam.


Daniel mulai menciumi leherku dan punggungku, membuka kaitan bra di tubuhku hingga bra itu ia lempar sembarang tempat.


Ia menggendongku ala bridal style dan membawaku ke ranjang. Daniel **** putingku kasar hingga aku begitu terangsang.Ia mengecap begitu rakus hingga nafas kami memburu karena nafsu.


Sekarang giliran bagian sensitifku yang di mainkan Daniel, Aku menikmati setiap permainan Daniel hingga desahan demi desahan lolos dari mulutku.


" Baby...kali ini akan ada Daniel junior " Katanya sebelum menyatukan diri dalam malam yang indah dan bahagia.

__ADS_1


***************


gimana udah hot belum? mau yang hot lagi...wkwkwk...


__ADS_2