
AUTHOR POV
Lara merasakan tubuhnya begitu berat disaat ia akan membuka mata, ia melihat terdapat tangan kekar sedang memeluk dirinya dari belakang, tanpa melihatpun Lara sudah tau dia siapa. Lara mencoba memindahkan tangan Daniel dari perutnya dan sejurus kemudian Danielpun membuka mata.
" Brengsek kamu " Lara memukul dada Daniel dengan bantal dan Daniel cuma pasrah
" Baby, please tenang dulu " Daniel meraih tangan Lara yang terus saja memukulinya
" Pergi sana " Teriak Lara dengan isak tangis
" Baby..aku bisa jelaskan " Daniel mencoba menenangkan Lara
" Oke sekarang apa penjelasan kamu..hemm "
" Baby...ini tak seperti yang kamu pikirkan, please dengarkan suamimu ini " Wajah Daniel terlihat memelas, Lara mencoba kembali tenang dan tak emosi, melihat Lara yang kembali tenang, Daniel mendudukannya di tepi ranjang.
" Baby, aku sangat mencintaimu, dan tak akan meninggalkamu, dan yang kamu liat itu tidak benar, memang aku sempat mengira kalau Darren adalah anakku tapi dari informasi detectiv menyatakan bahwa Darren bukan anakku. Annet hamil dengan selingkuhannya dan ia berusaha menipuku hingga aku tersadar sekarang.
" Trus sekarang Annet dimana" Lara malah mengkhawatirkan wanita itu
" Anak buahku sudah membereskannya " Kata Daniel dengan kilat kejam
__ADS_1
" Daniel, apa yang kamu lakukan "
" Tenang Baby, aku hanya memberinya pelajaran kecil, hingga dikemudian hari ia tak akan berani menipuku lagi dan berniat menghancurkan rumah tangga kita"
" Aku ingin bertemu dengannya "
" Tapi Baby "
" Kalau tidak diijinkan aku akan marah "
" Oke Baby..tapi tunggu sampai kondisi kondusif dulu ya " Daniel memeluk Lara begitu sayang
Pagi ini Lara berniat menemui Annet dan anaknya sesuai dengan janji Daniel yang akan mengantarkannya ke tempat Annet. Mobil Daniel berjalan ke arah jalan raya yang masih padat dengan kendaraan lalu lalang, tiba di jalanan sepi mobil itu masih terus melaju hingga sampai ke suatu jalan yang kanan kirinya hanya terdapat pohon-pohon besar. Sudah dapat Lara tebak sekarang ia berada di hutan. Dan betapa teganya Daniel membawa Annet dan Darren ke tempat mengerikan seperti ini.
" Kita sudah sampai Baby " Daniel menyadarkan Lara yang masih berkutat dengan pikirannya
" Tempat ini sangat menyeramkan Daniel, kenapa kau begitu tega pada Annet " Tanya Lara geram
" Ini pantas untuknya karena telah mempermainkanku " Daniel berbicara dengan amarah yang masih terlihat jelas diraut wajahnya.
" Oke..oke kita akhiri saja perdebatan ini, ayo tunjukkan aku dimana Annet " Lara menyeret Daniel kedalam rumah yang besar ditengah hutan namun aura menyeramkan begitu kental disana.
__ADS_1
Terdapat dua buah bodyguards Daniel yang berjaga-jaga disana. Mereka langsung menunduk begitu mengetahui kami sampai di rumah tersebut.
Lara memasuki sebuah kamar, disana Annet sedang duduk meringkuk di lantai.
" Annet " Lara menghampiri Annet yang terlihat menyedihkan
" Lara..please maafkan aku " Ia memohon dengan mimik memelas
" Iya Annet, aku sudah memaafkanmu "
" Terima kasih Lara, Maafkan aku yang telah berniat menghancurkan cinta kalian "
" Sudahlah Annet, lupakan itu aku dan Daniel masih baik-baik saja,,sekarang aku minta hiduplah yang baik dengan anakmu "
" Lara kau begitu baik, aku berhutang budi padamu " Annet memeluk Lara
" Kau disini dulu, aku akan membujuk Daniel agar melepaskanmu dan Darrent "
"Baiklah Lara, tolong kamu tengok Darrent. Apakah dia baik-baik saja "
" Tenang saja Nett, Darrent baik-baik saja " Lara berjalan ke luar ruangan untuk membujuk Daniel agar mau memaafkan mereka Annet dan Darrent.
__ADS_1