DILARA LOVE

DILARA LOVE
Bagian Tujuh


__ADS_3

Setelah puas menangis di toilet, aku segera membasuh mukaku dan memakai bedak tipis. Dan kali ini aku bertekad akan melawan Daniel apapun itu keadaannya.


"Gw gak bisa di giniin!!!!!" desisku marah.


"Seenaknya dia memperlakukan aku seperti ini, mulai sekarang gw harus berani melawan", tekadku bulat berkobar.


Aku berjalan kembali menuju ruanganku dan ingin segera menyelesaikan pekerjaan hari ini.


******


Jam pulang kantor sudah datang, aku bersiap-siap pulang dan sebuah telepon menghentikan aktivitasku.


" Ah senangnya ibu direktur menelpon" gumamku lirih.


" Hei beb, tumben banget lo nelpon gw,,haha" kataku ceria


"Kangen gw beb ma lo" jawab Michelle dengan suara terkikik


" Wow,, ibu direktur kangen ma gw, ya udah yuk ketemuan aja deh, BT gw " kataku kembali ceria


" Ya udah di tempat biasa aja ya" Balas Michelle


" Ok beb, gw otw yah, see you " Aku memasukkan ponsel dan dompet ke tas zaraku yang baru ku beli kemarin.

__ADS_1


Club malam lagi-lagi menjadi tujuanku malam ini, untuk menghilangkan jenuh yang melanda. Satu dua gelas wine rasanya sangat nikmat.


Dan suara musik memenuhi telingaku, banyak muda mudi yang sedang menari di lantai dansa. Musik yang di suguhkan DJ malam ini sungguh enak di dengar, membuat tubuh ini bergerak meliukkan badan.


Ku duduk di kursi bartender, memperhatikan keahlian seorang bartender di depanku meracik minuman.


" Mau apa sis" tanyanya kepadaku


" Terserah aja, yang penting enak " jawabku dengan mata bergerilya mencari Michelle yang sedari tadi belum terlihat


" Ok, sis" jawabnya lagi


Satu dua teguk minuman yang di sajikane bartender ku habiskan walaupun awalnya rasanya agak aneh tapi aku menikmatinya.


" Its Ok beb, pesen gih. Neh gw dah abis 1 gelas " kataku mengangkat gelas kosong di meja bartender


" Awas ntar lo mabok beb " kata Michelle lagi


" Ah cuma 1 gelas ini " kataku terkikik merasa lucu.


" Gimana kerjaan lo lancar, gw denger Durrant Group memiliki CEO yang ganteng. Sikat aja deh beb " Michelle nyerocos gak jelas


Kerjaan gw lancar. Soal CEO itu gw gak tau " aku terpaksa membohongi Michelle

__ADS_1


Kami bercerita cukup lama, ngalor ngidul gak jelas tapi yang pasti Michelle ternyata akan bertunangan sekitar 2 bulan lagi dengan seorang lelaki yang masih ia rahasiakan. Ah semoga Michelle bahagia dengan pilihan orang tuanya. Meski terpaksa menjalani pertunangan itu ku berharap lelaki itu akan mencintai Michelle sahabatku.


******


Sepulang hangout dengan Michelle, ku dapati sebuah buket bunga mawar merah diatas meja kamarku. Tanpa membaca siapa pengirimnya sudah bisa aku tebak pasti Daniel. Haah siapa lagi, ahh moodku jadi hancur lagi.


Mengenai Daniel yang mempunyai akses masuk ke unitku karena Daniel adalah pemilik tower yang aku huni. huufftt double shitttt


Ku rebahkan tubuhku diatas sofa ruang tamu sambil memposting foto di akun instagramku.


foto yang aku posting adalah fotoku dengan Mama dan Papa.


Caption : Miss you my angels 😘


Dan sedetik kemudian ada seseorang yang berkomentar.


Dany : Miss you too baby


Dilara : Who are you?


Dany : im yours


"Who is Dany...jangan-jangan Daniel brengsek haha" aku bermonolog sendiri sambil ber

__ADS_1


jalan menuju ke kamar mandi, sepertinya berendam dengan aroma mawar sangat dibutuhkan tubuhku saat ini.


__ADS_2