DILARA LOVE

DILARA LOVE
Bagian Tiga Puluh Tujuh


__ADS_3

Hai Guys....wkwkwk


Jangan lupa Likenya yaa...support terus Nover karyaku yang masih amatir...hihii


Baca juga Novel terbaruku yang berjudul MIRORR...Makasih semuanya...Love Ya...


*****


Daniel melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, rasa cemburunya membuatnya panas apalagi melihat wanita yang di cintainya tersenyum dan tertawa gembira dengan laki-laki lain membuatnya semakin membara. Sejak dulu memang selalu cemburu tanpa alasan yang logis. Terkadang membuat Lara jengkel dan kesal.


Restoran


Sedari tadi Andrian mencuri menatapku, entah apa yang akan ia sampaikan hingga ia memberi kode padaku untuk menyingkir sejenak dari Roy dan Michelle.


" Andrian apa yang mau kamu katakan " Ujarku penasaran


" Lar...serius kamu mau menikah " Andrian terlihat serius


" Iya Ndi..maaf sebelumnya belum sempat kasih kabar ke kamu " Ujarku polos


" Kamu tega ya Lar " Andrian mencengkram bahuku


" Maksud kamu apa Ndri " Sontak aku kaget Andrian berlaku sedikit emosional

__ADS_1


" Apa kamu gak sadar Lar,, aku pulang ke Indo hanya demi kamu,,mengetahui kamu mau menikah aku kecewa " Ucapnya membuatku tak percaya


" Andrian bukankah selama ini kita berteman " Kataku lagi


" Aku sayang kamu Lar " Mata kami saling bertemu ada gurat kekecewaan disana, maaf adalah kata yang tepat untuk kondisi ini karena aku memang tak memiliki perasaan apapun padanya.


" Baby " Tiba-tiba Daniel muncul dengan kilat kemarahan, aku gelagapan dengan situasi seperti ini. Seperti ke gap selingkuh aargggghh aku malas ribut dengan Daniel.


" Daniel " Pekikku lirik yang membuat pandangan mataku beralih ke Daniel diikuti Andrian yang tak kalah kaget.


" Baby..Aku mencarimu " Daniel membawa tubuhku ke rangkulannya hingga Andrian melepas cengkramannya


" Daniel bukankah kamu sedang sibuk " Ucapku setengah berbisik tapi tak di tanggapi olehnya. Daniel malah menatap Andrian tajam sehingga membuatku takut akan terjadi keributan.


" Daniel,,calon suami Dilara " Kata Daniel sombong


" Andrian " Ujarnya sedikit menciut


" Udah ah...ayo kita gabung bersama Michelle dan Roy " Aku menggandeng tangan Daniel eh setengah menyeretnya dan Andrian mengekor dibelakang kami.


Akhirnya Daniel bergabung bersama kami, ada perasaan tak enak kepada Michelle dan Roy karena Daniel terlihat marah dan cemburu.


" Baby " Ucap Daniel memasangkan sabuk pengaman untukku

__ADS_1


" Hemm " Aku marah karena tingkah Daniel yang kekanakan


" Are you angry " Daniel mulai menstarter mobilnya


" Hemm " Aku masih malas bersuara


" Baby..kamu membelanya " Ucapnya lagi


" No...he's only my friend Daniel,, why you so arrogant!!! " Aku akhirnya bersuara dengan sedikit bernada tinggi


" Maaf Baby,,,Aku hanya tak suka melihatmu tertawa dengan lelaki lain selain aku " Daniel akhirnya mengalah dengan kata maafnya


" Are you jealous " Ucapku menyembunyikan senyum simpul karena bahagia


" Why you laughing..its not funy baby " Daniel mulai kesal dan memakirkan mobilnya di bahu jalan " Yes...totally im so jealous " Ucapnya lagi sambil melepas sabuk pengamannya.


" Hahaha " Akhirnya tawaku memenuhi isi mobil Daniel karena geli melihat tingkah Daniel yang pecemburu berat.


" Baby...kamu mempermainkanku " Daniel menangkup daguku " Oke..lets see " Dengan senyum smirk, dia mulai mencium bibirku tiba-tiba, aku memejamkan mata menikmati ciuman menuntut Daniel dan membalas ciumannya dengan lembut. Nafas kami saling menderu hingga Daniel melepas ciumannya dan mengecup pipiku lembut seraya berbisik


" Jangan nakal lagi nyonya Durrant ".


Kemudian mencubit pipiku yang katanya sebagai hukuman karena aku nakal. Aku membalasnya dengan anggukan mantap.

__ADS_1


" Janji " Kataku kemudian.


__ADS_2