DILARA LOVE

DILARA LOVE
Bagian Duapuluh


__ADS_3

Mobil Michelle melaju kencang membelah jakarta menuju cafe tempat pertemuan kami dengan Brian dan gank.


Setelah selesai fitting baju, aku terpaksa meninggalkan Daniel sendiri. Sebenarnya ia ngotot ingin mengantarku tapi aku tak enak karena Michelle sudah datang menjemputku.


To Daniel :


Sayang, aku akan segera pulang setelah acara selesai..luv u


Ku kirim sebuah chat untuk Daniel. Setelah beberapa saat ia membalas chat dariku.


Daniel : baiklah, have fun


Lara     : Iya sayang


Sekitar 30 menit kita telah sampai di kafe tempat janjian kami.


" Hey guyss,, how are you ?" sapaku ke Bryan, Luna dan Adam


"Woow...my lady..i miss you so much " kata Adam berkelakar


" Hey Lar,,long time no see " Bryan memelukku


" Udah Yan peluknya kalee...Lara dah ada yang punya " Celetuk Michelle


" Wohoooo congratulation Lar..im so happy for you " Adam semakin heboh


" Bisa aja lo dam " saut Luna sebal


" Udah-udah nanti gw bagiin undangan " kataku lagi


" Elo kapan Yan nyebar undangan, atau jomblo aja " timpal Michelle pada Bryan


" Eitss.. gini-gini gebetan gw banyak " Bryan membela diri

__ADS_1


" Ahh.. paling.. cabe-cabean " hahah..kelakar Adam yang membuat kita tertawa sadis.


" Waahh Bryan patah hati neh..." ujar Luna yang membuat Bryan kikuk.


*****


Setelah menghabiskan makan malam dan ngobrol akhirnya aku pulang ke apartemen Daniel, aku terpaksa di antar Bryan karena Michelle ada urusan mendadak.


Selama di mobil suasana kami sangat kaku dan kikuk, tak kusangka Bryan menyatakan cintanya lagi padaku setelah 5 tahun berlalu.


Ku jelaskan bahwa aku sudah memiliki tunangan, tapi Bryan tetap ngotot ingin terus berusaha mendapatkanku.


Sungguh membuat pusing, tadi saja sudah puluhan chat dari Bryan dan lagi-lagi tak bisa berbuat apa-apa.


Daniel belum pulang dari kantor, ku rebahkan tubuhku di sofa sambil memainkan remote televisi yang sama sekali tak ku tonton.


Ku nyalakan air di bathtub hingga penuh, rasanya sangat nyaman berendam di air hangat dengan bau aromaterapi mawar. Tiba-tiba pintu kamar mandi di ketuk dari luar, terdengar suara Daniel yang memanggil.


Ku pakai bathrobe dan melangkah ke luar kamar mandi, ku cari Daniel ke daerah pantry, rupanya ia sedang membuat teh hangat.


" Hmm..kangen " ku hirup bau Daniel yang selalu membuat nyaman.


" Baby..aku belum mandi loh " Daniel membalikkan badannya dan merengkuh tubuhku yang di balut bathrobe


" Heemm..aku suka " kataku merengek


" Gimana reuninya, have fun "


" Iyaa..so fun " kataku sambil menganggukkan kepala


" Syukurlah, ngomong-ngomong aku lapar baby,"


" Ywdh, sekarang mandi gih, aku buatin nasi goreng mau ? "

__ADS_1


" Oke baby " Daniel mengecup keningku dan berlalu ke kamar mandi."


***


10 menit nasi goreng buatanku sudah jadi, dengan dua butir telur ayam dan di taburi suwiran ayam serta bawang goreng tampilannya tak kalah seperti nasgor di restoran Jakarta.


Hidup mandiri di Jakarta membuatku bisa melakukan semua sendiri, dari bersih-bersih bahkan masak walaupun kemampuan masakku masih pas-pasan.


Daniel terlihat segar dengan setelan kaos polos warna putih dan celana pendek navynya.


" Gimana masakanku ?" Tanyaku tak sabar


" bentar baby, ini belum di kunyah " Daniel memasukkan sesendok penuh nasgor ke mulutnya.


" Emmm...lumayan " komentar Daniel yang membuatku cemberut


" Hanya lumayan " kataku protes


" Iya baby...lumayan luar biasa enaknya " Ucap Daniel yang sukses membuatku malu dan tersenyum lebar.


****


"Baby ada panggilan" teriak Daniel yang ponselku berdering


" Sayang kamu angkat saja, aku lagi nyuci piring " Kataku lagi


" Baiklah "


" Bebe, nama yang tertulis di kontak ponsel Lara, sontak membuat Daniel curiga. Ia menekan tombol answer tapi tak ada jawaban dari siapapun. Dan akhirnya panggilan di matikan.


Karena penasaran Daniel membuka kontak WA....jreenggg disitu banyak sekali chat dari Bryan yang seolah olsh sangat memuja Lara.


Semua itu tentu membuat Daniel sangat marah dan cemburu.

__ADS_1


" Who is Bebe"


__ADS_2