Ditalak Saat Aku Berhasil Hamil

Ditalak Saat Aku Berhasil Hamil
BAB 13 ANAK??


__ADS_3

"jadi maksud papah apa datang kesini" tanya alzena to the point


"papah mau ambil hak papah dari kamu"jawab samuel


"maksudnya?"tanya alzena bingung


"kamu tanda tangan dulu, baru saya jelaskan" jawab samuel


samuel pun menyerah kan dukomen yang dari tadi dia pegang lalu menyerah ke alzena, agar segera di tanda tangani


di surat tersebut isinya adalah pengalihan harta benda, baik dari yang masih berjalan atau yang mati, contoh apartemen, rumah, tanah, dan juga saham 5% di perusahaan FTP


itu semua sudah atas nama alzena, karna alzena adalah cucu kesayangan keluarga burhan, di sana di catat, alzena bisa menguasai saat sudah menikah, dan dia juga bisa membalikkan nama, namun harus dengan tanda tangan, dan cap jari alzena sendiri


berhubung alzena sudah menikah, dan lagi proses perceraian samuel pun memanfaatkan kesempatan itu, karna sebenernya alzena bukan lah anak kandung samuel dan diana


* flashback*


entah kebetulan atau bagaimana, rania dan juga diana, mereka melahirkan di tahun yang sama, bulan, tanggal dan hari yang sama, namun saat diana melahirkan, bayinya meninggal, dan bayi rania hidup, saat samuel mengetahui bahwa sang anak telah tiada, dia tidak rela jika anak ke dua nya tiada, dan diana pun sama, mereka berdua, tidak rela anak ke dua mereka tiada, samuel mendengar bahwa ada yang melahirkan di hari itu juga, al hasil dia kerja sama dengan salah satu suster untuk menukar bayi tersebut, rania dan juga fauzan kaget mendengar bahwa anak mereka tiba tiba tiada, bukan nya mereka tidak ikhlas kehilangan sang anak, namun menurut nya, ini ada yang aneh**, Albi Gaffarudin al fauzi yang mendengar kabar dari sang adik, langsung terkejut, mendengar bahwa sang ponakan tiada, karna tidak ada yang yakin bahwa itu anak rania, terpaksa Albi dan juga fauzan **melakukan test DNA pada anak tersebut


dan betapa terkejutnya mereka bertiga saat tau bahwa itu bukan lah keturunan keluarga al fauzi**, Albi yang emosi, langsung merentas rumah sakit tersebut untuk mencari bukti siapa yang telah menukar keponakan nya itu, namun saat di rentas rekaman CCTV sudah ada yang menghapus nya, namun bagi Albi itu hal yang mudah, karna rekaman CCTV tersebut bisa di pulihkan, namun hanya orang tertentu saja yang bisa, setelah dia mendapatkan rekaman tersebut, dia langsung mencari suster yang telah bekerja sama dengan samuel, awalnya dia tidak mau mengakui, namun saat di desak terus menerus akhirnya dia mengakui, Albi pun melanjutkan pencarian sang ponakan, **saat Albi merentas sampai kerumah samuel, dia tidak menemukan keberadaan samuel, dan ternyata samuel sudah pergi ke belanda, itu merunut data yang dia dapat


Albi pun langsung menyuruhnya 5 anak buah nya untuk ke belanda mencari keberadaan samuel, setelah menunggu 4 hari Albi belum mendapatkan kabar dari anak buah nya, namun Albi tetap menyuruh anak buah nya untuk tetap di sana, Albi sebenarnya ingin ikut serta mencari sang ponakan, namun saat itu usia izam baru 3 minggu, dia tidak tega meninggalkan sang istri dan juga anak nya, setelah 4 bulan lamanya akhirnya Albi mendapatkan kabar bahwa samuel telah meninggalkan belanda sejak 3 bulan yang lalu, ternyata Albi kecolongan, dan rania yang mendengar kabar tersebut langsung drop,


*flashback off*

__ADS_1


"kenapa saya menyuruh kamu untuk tanda tangan berkas itu, karna kamu tidak berhak mendapatkan sepersen pun dari kami" ucap samuel


alzena menahan sesak di dada nya saat mengetahui bahwa dia bukan lah anak kandung samuel, izam yang berada di samping alzena pun mencoba untuk menenangkan nya, "ga papa al, semua akan baik baik saja, lebih baik kamu tanda tangan kan saja berkas itu, agar kamu terbebas dan kamu bisa mengetahui siapa orang tua kandung kamu al" bisik izam sambil mengelus punggung alzena


alzena yang mendengar bisikan dari izam pun mengangguk setuju, lalu dia menandatangani berkas itu dan menyerahkan kepada samuel


"sekarang al sudah memenuhi permintaan papah, tolong kasih tau al siapa orang tua al pah" tanya alzena


"kamu tidak usah repot repot mencari orang tua mu, karna dia adalah orang tua kamu, karna kita sudah tidak ada urusan lagi, saya permisi, dan satu lagi jangan pernah panggil saya papah lagi karna kamu bukan anak kandung saya" ucap samuel lalu pergi meninggalkan mereka bertiga


izam, alzena dan juga rania belum menyadari maksud dari perkataan samuel, namun 2 menit kemudian izam baru menyadari bahwa alzena adalah sang sepupu yang selama ini mereka cari, izam pun langsung memeluk alzena, saat ibu rania melihat izam memeluk alzena dia pun mendekati alzena


"bu ini aisyah bu, aisyah yang selama ini kita cari bu" ucap izam sambil tersenyum


sang ibu pun mengangguk setuju, lalu dia langsung memeluk alzena, namun alzena tidak membalas pelukan ibu rania dia masih bingung


"ma... maksud ibu alzena anak i-ibu?"tanya alzena


"iya al lo sepupu gue" ucap izam tersenyum, namun dalam hati izam dia berharap bukan alzena yang menjadi sepupu nya, namun menjadi istrinya, karna izam sudah mencintai alzena dari SMP, mungkin pada saat itu dia berfikir bahwa cinta yang dia miliki hanya lah cinta monyet, dan saat izam mengungkapkan perasaan nya ke alzena dia selalu berkata "aku ga mau persahabatan itu hancur, gara-gara percintaan ini zam" ya kir kira itu jawaban alzena


alzena yang mau lemas, pun langsung pingsan di pelukan sang ibu, ibu rania dan juga izam terkejut melihat alzena pingsan, tanpa berfikir lama lama lagi izam langsung menggendong alzena, ke dalam kamar, izam terus menunggu alzena kurang lebih 25-30 menit akhirnya alzena pun tersadar,


"gue di mana zam?" tanya alzena


"lo di kamar al, tadi lo pingsan jadi terpaksa gue bawa kesini" jawab izam

__ADS_1


"gimana perut lo al, ada yang sakit?"tanya izam khawatir


"puji Tuhan perut gue ga sakit" jawab alzena


"alhamdulillah, gue khawatir banget sama ke adaan lo al" ucap izam


"zam" panggil alzena


"kenapa hmm, lo laper mau makan atau minum?" tanya izam lembut


"zam lo yakin kita sepupua an?" tanya alzena ragu


"yakin lah apa perlu kita tes DNA biar lo percaya?? tanya izam lembut


"gue pengen kita tes DNA zam, gue butuh bukti yang aurat zam" ucap alzena


"oke kita bakalan tes DNA, tapi lo harus makan dulu biar ga lemes"ucap izam, alzena pun hanya mengangguk kepala,


perlahan izam pun menyuapi alzena hingga makanan habis tak tersisa


"pinter mommy makan nya abis, aku jadi kenyang" ucap izam sambil menirukan suara anak kecil, alzena terkekeh mendengar suara izam


"emang lo pikir gue anak kecil apa ya?" ucap alzena


"kan emang ada anak kecil di dalem perut lo" ucap izam

__ADS_1


"nah sekarang mommy minum vitamin biar aku nambah sehat" ucap izam sambil menyerah kan vitamin alzena, mereka berdua pun tertawa bersama, tanpa mereka sadari ibu rania dan juga nisa ikut tersenyum melihat keakraban mereka berdua


__ADS_2