
karna Hari semakin malam mereka (bunda shanum dan papa irsyad) pamit pulang, sedangkan shaila dia tidur bersama nisa, dan saat mereka semua sudah masuk ke kamar masing masing, alzena pun memaksakan diri untuk masuk ke kamar izam, karna sejak pulang dari rumah gina izam sama sekali tidak keluar kamar, perlahan namun pasti alzena membuka pintu kamar izam dan duduk tepat di sebelah izam
"cie ada yang masuk diem diem nih"ucap izam namun dengan mata terpejam
"ini si izam ngelindur kali ya" gumam alzena namun masih bisa terdengar oleh izam
"gue yang sakit lu ya error"ucap izam
"lo sadar za?"tanya alzena heran
"kalo gue ngga sadar, ya gue nggs ngomong sama lu al"ucap izam kesel, bisa bisa nya dia tanya yang jelas jelas di depan mata
"gitu aja kesel"gerutu alzena
"kenapa lu kesini malem malem, bukan nya tidur malah klayapan"omel izam
"gue cuma penasaran aja sama ke adaan lo, lo dari tadi sore ngga keluar kamar"omel alzena
"iya gue kan belum sehat bener"ucap izam
"kalo belum sehat, kenapa lo malah maksa ikut sama gue? tanya alzena heran, jika kesehatan nya belum pulih mengapa harus memaksa menghantarkan nya dasar Aneh'batin alzena
"gue ngga mau lu ketemu sama farhan, gue tau luka lu belum sembuh, makanya gue ikut"ucap izam
"sok tau" ucap alzena
"bukan sok tau tapi emang gue tau al" balas izam tak terima jika dibilang sok tau
"lo kenapa dari tadi merem mulu si zam?" tanya alzena penasaran
"gue ngantuk, makanya merem"ucap izam boong
"lo yakin udah sehat zam?" tanya alzena ragu
__ADS_1
"lo lagi pengen sesuatu?"tanya izam lalu terpaksa membuka matanya
"em.. emang boleh?"tanya alzena ragu
"iya alzena azkayra lu minta paan, kalo gue bisa turutin gue turutin"ucap izam
"em.. gue em.. gue pengen makan pempek palembang, tapi pengen langsung dari sana, dan lebih parah nya lagi gue males kesana"ucap alzena sambil menunduk
whaatt! pengen makan pempek asli palembang tapi ngga mau kesana gimana maksudnya?
"oke besok gue beliin sekarang lu masuk kamar lu, terus istirahat"ucap izam
"lo yakin mau beliin gue?"tanya alzena
"emang lu mau di beliin orang lain?"tanya izam balik
"ya.. ya ngga mau"ucap alzena sambil cemberut
"ya udah sekarang lu istirahat karna gue juga butuh istirahat buat perjalanan besok"ucap izam dan di angguki oleh alzena, lalu alzena meninggalkan izam di kamar nya
"emang bumil minta nya aneh aneh terus, kalo badan gue sehat, malam ini juga gue berangkat, tapi sekarang kondisi gue bener bener belum stabil, semoga aja cepet pulih deh"gumam izam lalu dia memejamkan mata lagi dan berusaha untuk tidur, namun sebelumnya dia sudah meminta Alvin agar ikut dengan nya, sedangkan zayden di tugaskan untuk menjaga alzena
pagi hari yang cerah, kini di meja makan telah kompulir semua,namun tidak dengan bunda shanum dan juga papa irsyad, karna mereka berdua masih di kediaman fauzi
"kamu mau kemana zam?"tanya ibu Rania saat melihat izam sudah rapih
"izam aku urusan sebentar bu, mungkin besok atau malam hari baru pulang" jawab izam
"tapi kamu kan belum sehat betul zam"ucap Ibu Rania sedangkan anak anak yang lain hanya menyimak
"izam udah ngga papa bu, cuma perlu istirahat aja, pasti udah sembuh"ucap izam lalu memakan sarapan nya, dan ibu Rania pun tak bisa melarang
"isan berangkat dulu ya bu"ucap izam lalu mencium tangan ibu rania
__ADS_1
" iya zam hati hati, kalo ada apa apa jangan lupa kabarin ibu" ucap Ibu Rania sambil mengelus kepala izam, bagaimana pun izam sudah dianggap nya seperti anak sendiri,
"tuan yakin kita akan pergi ke palembang?"tanya Alvin saat mereka berdua sudah berada di dalam mobil
"mau bagaimana lagi, ini permintaan bumil jika tidak di turuti makan anak nya akan ileran, dan saya tidak mau hal itu terjadi"ucap izam
"bagaimana jika saya saja yang pergi tuan menginap di hotel saja"saran Alvin
"bagaimana mungkin jika hanya kau yang pergi sedangkan bumil itu ingin saya yang belikan, lagian nanti dia minta vc saya harus jawab apa, jika dia telfon"ucap izam sambil menyandarkan Kepala nya
"tapi tuan kan belum sehat betul,, ini hari kedua tuan keluar dari rumah sakit"ucap Alvin khawatir
"tidak perlu khawatirkan saya, tugas kamu cukup membawakan barang belanjanya nanti dan fokus lah menyetir agar kita segera sampai"ucap izam dan di angguki oleh Alvin, sesampainya di bandara Alvin langsung menghubungi Daniel bahwa mereka berdua sudah sampai di bandara
Daniel setelah mendapatkan kabar dari Alvin langsung menyambut tuan nya
"selamat pagi tuan"sapa Daniel dan izam hanya mengangguk, lalu masuk ke dalam jet pribadi nya, disusul Alvin yang siap siaga menemani izam. 1 jam 5 menit akhirnya mereka sampai di palembang, sesampainya di palembang Alvin langsung mencari restoran pempek yang cukup terkenal dan langsung menuju ke tujuan
"bagaimana vin, kamu sudah menemukan tempat penjual pempek yang enak? "tanya izam.
"sudah tuan 25 menit lagi kita sampai di tempat tujuan"jawab alvin dan di angguki oleh izam
sesampainya di resto tersebut mereka berdua pun langsung menikmati lebih dulu sebelum akhirnya balik ke Jakarta,
"tuan maaf saya ingin ke toilet lebih dulu"ucap Alvin dan izam lagi dan lagi hanya mengangguk seperti nya dia hari ini hanya akan mengangguk, setelah kepergian Alvin, izam pun melanjutkan makan nya, namun belum selesai menghabiskan makanannya tiba tiba aga seorang gadis sepertinya tengah di kejar oleh seorang,lalu menghampiri nya, gadis itu tiba tiba langsung memeluk izam dan membuat izam membulat kan mata nya terkejut
"apa yang Anda lakukan nona"ucap izam sambil melepaskan pelukan nya, belum sempat gadis itu menjawab pertanyaan izam tiba tiba segerombolan pria berbadan besar menghampiri mereka
"bilang sama ayah aku tidak mau menikah dengan pria mesum itu, karna aku sudah memiliki pacar sendiri!"teriak gadis itu sambil memeluk izam, izam yang masih terkejut hanya bisa berdiri di tempat
"jangan berpura-pura nona, sekarang lebih baik kita pulang saja, tuan besar sedang menuju kemari "jawab salah satu pria itu
"aku tidak mau, dia adalah pacar ku bahkan kita sudah sering kali menghabiskan malam yang panas" ucap gadis itu membuat izam terkejut bukan main
__ADS_1