
Di sisi lain Farhan dan juga Melisa sedang menuju ke kediaman Iskandar, tujuan Farhan mengajak Melisa adalah untuk memperkenalkan Melisa kepada keluarganya, dan Farhan sudah yakin untuk menikahi Melisa
"Pih, Mih" Panggil farhan saat masuk ke rumah kediaman orang tua nya
"Akhirnya kamu datang juga han" Ucap mami sarah
"Iya mih, sekalian ada yang mau aku omongin sama mamih dan juga papi" Ucap farhan lalu duduk dan dia tidak lupa mengajak melisa agar duduk di samping nya
"Ini siapa han? " Tanya mami sarah bingung melihat melisa
"Calon istri aku mih, papi mana?" Tanya farhan
" papi lagi ngobrol sama fahmi di ruang kerjanya Paling sebentar lagi turun" ucap mami Sarah
Dan benar apa yang diucapkan oleh Mami Sarah, tak selang berapa lama papi fikri turun di ikuti oleh fahmi
"Siapa Mi yang datang" tanya papi Fikri saat menuruni tangga
"Ini Pi Farhan yang datang Katanya dia mau ngenalin kita calon mantu"u ucap Mami Sarah
"Wah kebetulan nih ada Fahmi juga di sini jadi bisa sekalian kenalan" ucap papi Fikri
"Iya pih kebetulan" ucap farhan
Papi Fikri terkejut melihat kedatangan melisa Begitu juga dengan Melisa, Melisa terkejut melihat bahwa sugar daddy-nya adalah Ayah dari Farhan
Fahmi yang menyadari Hal itu pun terheran-heran Mengapa mereka berdua sama-sama terkejut apakah mereka berdua sebelumnya pernah bertemu atau jangan-jangan mereka punya hubungan serius"batin Fahmi
"Kok kalian pada bengong" ucap Fahmi mengagetkan mereka semua
"Siapa yang Bengong Mi" tanya Farhan
"ini Calon mertua sama calon menantu, kok kaya kaget gitu" ucap Fahmi
__ADS_1
"iya Kok kalian pada bengong apa kalian udah pernah kenal sebelumnya" tanya Mami Sarah membenarkan ucapan fahmi
"Enggak mi, kita nggak sengaja ketemu waktu di restoran saat Papa lagi meeting sama klien,terus Papi ga sengaja nambahin minuman ke baju melisa" ucap Papi bohong
"Oh ya kebetulan semuanya ada disini ada yang mau aku bicarakan" ucap farhan menjeda ucapannya
"Kenalkan ini adalah Melisa, Melisa calon istri aku dan juga ibu dari anak aku yang lagi di kandung Melisa" ucap Farhan sambil mengelus perut Melisa hal itu mengejutkan seluruh anggota keluarga inti Iskandar termasuk Mami Sarah dan juga Papi Fikri
"Jadi kalian sudah berhubungan Sejak kapan" tanya Mami Sarah mewakili papi Fikri
"Udah sekitar 4 mingguan yang lalu dan usia kandungannya baru 2 minggu" ucap farhan
"Kami senang dengarnya akhirnya kamu bakalan punya anak dan Mami juga setuju Jika kamu menikah dengan Melisa Mami pikir Melisa pantas menjadi bagian dari keluarga Iskandar" ucap mami Sarah tak masalah farhan menikah dengan melisa, yang terpenting sang anak memberikan nya cucu
Papi Fikri masih terkejut dengan apa yang diucapkan Farhan dia tidak yakin bahwa Melisa mengandung anak Farhan pasalnya mereka sudah berhubungan cukup lama papi Fikri berharap bahwa anak yang dikandung Melisa Adalah anaknya bukan calon cucunya.
Mereka pun mengobrol tentang rencana pernikahan dan resepsi, di sela obrolan mereka papi Fikri terus mencuri pandang dengan Melisa begitu pula dengan Melisa
" dari sini tinggal lurus terus belok ke kanan" jawab mami Sarah
"mau aku antar yank" tanya farhan
"Biar Papi aja yang antar, Papi juga mau ke toilet" ucap papi Fikri dan di angguki oleh Mami Sarah dan juga farhan
Mereka berdua pun berjalan ke kamar mandi, Fahmi semakin Curiga dengan kedekatan mereka tanpa sepengetahuan Farhan dan juga Mami sarah,Fahmi mengikuti mereka berdua
"Jelaskan sama saya Mel Siapa anak yang kamu kandung" tanya Papi Fikri saat mereka sudah berada di taman belakang
"deddy dengerin penjelasan aku dulu" ucap Melisa panik jika Melisa Kehilangan Papi Fikri maka dia kehilangan pula mesin atm-nya
"Silakan jelaskan sejelas-jelasnya jangan ada yang kamu tutup-tutupi kamu tahu bukan akibatnya dari kebohongan kamu" ucap Fikri tegas
"Sekitar 4 mingguan yang lalu aku nggak sengaja ketemu sama anak kamu di dekat klub saat dia mau masukin mobil, Kamu tahu kan apartemen aku deket sama klub lalu aku nolongin dia, tapi karena kesadaran dia berkurang dia malah memperkosa aku, aku udah berusaha menolak bahkan mendorong anak kamu tapi tenaga aku kalah alhasil kami berhubungan badan dan saat anak kamu sadar, dia malah ingin mempertanggungjawabkan perbuatannya terhadap aku semalam, jika aku tidak ingin mengikuti permintaannya maka dia akan membunuh aku ded,aku terpaksa" ucap Melisa berbohong dan penuh dramatis
__ADS_1
Papi Fikri pun mulai percaya dengan ucapan Melisa karena selama ini melisa tidak pernah membohonginya batin Papi Fikri
"Jadi anak siapa yang kamu kandung Mel"tanya Papi Fikri to the point
"Tentu saja Ini anak kamu dad kehamilan aku aja udah 6 minggu kemarin saat di dokter kandungan Farhan pergi ke toilet dan dokter memberitahu aku bahwa usia kandunganku udah memasuki 6 minggu dan itu artinya ini anak kamu bukan cucu kamu" ucap Melisa
"Kamu yakin tidak membohongi saya" tanya Papi Fikri penuh selidik
"Jika daddy tidak percaya daddy lihat saja nih" ucap Melisa lalu memberikan rekaman obrolan Melisa dan juga dokter kandungan Hal itu membuat Papi Fikri yakin bahwa anak yang dikandung Melisa Adalah anaknya bukan calon cucunya
Tanpa mereka sadari bahwa dari tadi Fahmi mengetahui pembicaraan mereka dan dia juga merekam obrolan mereka
"Dengan video ini maka keluarga kalian akan hancur, namun sebelum Aku menyerahkan video ini kepada Mami Sarah aku akan menguasai perusahaan lebih dulu" batin Fahmi lalu meninggalkan mereka berdua
"Maafkan saya Mel saya masih terkejut dengan kenyataan yang diucapkan oleh Farhan dan maafkan saya juga telah membentakkamu" ucap Papi Fikri lalu memeluk Melisa
"Iya dad tidak apa-apa aku tahu daddy pasti terkejut dengan kedatangan aku dan juga Farhan ke sini,maafin aku juga nggak bicara jujur sama daddy"ucap Melisa lalu membalas pelukan Papi Fikri
"Jadi kamu setuju jika Farhan menikahi kamu" tanya Papi Fikri saat melepas pelukan nya
"Hanya Untuk Sementara dad anak kamu yang meminta tanggung jawab bukan aku yang minta untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya" ucap Melisa bohong
"Tapi aku tidak setuju sayang Kamu adalah calon istriku bukan calon menantuku, ini adalah Anakku Bukan calon cucuku jadi kamu harus menikah denganku" ucap Papi Fikri
"Iya dad aku tahu tapi dengan cara aku menikah dengan anakmu itu menjadi peluang yang besar untuk kita dad Jadi kita nggak ngumpet-ngumpet lagi ketemunya" ucap Melisa dan diangguki oleh Papi Fikri perlahan namun pasti Papi Fikri ******* bibir seksi milik Melisa dan dibalas oleh Melisa hingga kesadaran mereka hampir hilang
"dad ini di rumah kamu Takutnya nanti istri kamu malah curiga sama kita" ucap Melisa melepas ciuman mereka
"Ah iya sayang aku hampir lupa Maafkan Aku" ucap Papi Fikri
"Ya sudah aku ke sana dulu ya Mas, nanti kamu Nyusul Biar mereka nggak curiga sama kita" ucap Melisa
"Iya sayang nanti aku ke sana" ucap Papi Fikri
__ADS_1