
Izam terkejut mendengar teriakan Alzena
" Kamu kenapa Al" tanya Izam lembut, namun bukannya menjawab Alzena malah memeluk Izam, sekarang Izam nambah terkejut karena tiba-tiba Alzena memeluk dirinya, cukup lama mereka berpelukan hingga akhirnya Izam melepaskan pelukannya
" Kamu kenapa Al? mimpi apa hmm?" tanya Izam
" an... anak gue zam" ucap alzena lirih
" anak lo kenapa, apa perut kau sakit ?" tanya izam khawatir
"gue keguguran zam"
"keguguran?? "tanya izam heran
"anak gue di bunuh fahmi zam" ucap alzena lagi
"al tetap mata gue al, dan dengerin omongan gue" ucap izam, sambil menarik bahu alzena, mereka pun saling tatap
" dengerin omongan gue, anak lo sehat, Mungkin lo cuman mimpi, dan jangan pernah lu ngomong bahwa lu keguguran, karena lo akan jadi seorang ibu, ucapan seorang ibu bisa dikabulkan oleh Tuhan lo pasti tahu itu kan," ucap izam pelan namun penuh ketegasan, Alzena bukannya tenang malah nambah menangis
" gue takut zam" ucap Alzena
" ada gue Al, gue bakalan jagain lo 24 jam" ucap Izam lalu memeluk Alzena untuk menenangkannya, setelah dirasa tenang Izam memberikan minum untuk Alzena dan alzena meminum air dari izam, entah mengapa prasaan nya sedikit lebih tenang
" gimana lo udah tenang?" tanya Izam dan dijawab anggukan oleh Alzena
FLASHBACK ON
DI SAAT MEREKA BEREMPAT LAGI NGOBROL ALZENA MALAH KETIDURAN DI SOFA, iseng berinisiatif untuk menggendong Alzena dan memindahkan Alzena ke kamarnya, lalu izam pun menghampiri Ibu Rania, dan mereka bertiga lanjut mengobrol, hingga tak terasa adzan Ashar pun berkumandang, saat melewati kamar Alzena izam terkejut mendengar tangisan Alzena, karena dia penasaran dia pun menghampiri Alzena dan betapa terkejutnya melihat Al zina Sudah menangis namun matanya masih terpejam
FLASHBACK OFF
" gue shalat dulu ya" ucapin karena dia baru teringat bahwa dia belum salat ashar
" tapi gue takut zam" ucap alzena
" Ya udah kalau lu takut lu ikut gue shalat mau?" tanya izam dan di angguki oleh Alzena, mereka berdua pun berjalan ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu, saat Izam mengambil air wudhu alzena mengikuti apa yang izam lakukan padahal dia masih non muslim hal itu mengejutkan izam namun izam tak menegor nya dia hanya tersenyum
dan saat izam sholat ashar pun alzena mengikuti nya, namun dia tak pakai mukena, di fikiran izam alzena hanya mengikuti ber wudhu saja bukan ikut sholat ashar hingga sholat nya izam pun selesai alzena masih mengikuti nya
__ADS_1
"al dari tadi lo ngapain?" tanya izam tak sabar
"emm gue... gue ngikutin lo" jawab alzena
"lo emang tau niat sholat hmm? "tanya izam lembut dan di jawab gelengan oleh alzena, izam hanya tersenyum melihat tingkah alzena
"zam"panggil alzena
"kenapa al??" jawab izam saat membereskan peralatan sholat nya
"emm gue mau ngomong sama lo zam" ucap alzena
"mau ngomong apa al? " tanya izam lalu duduk di sofa dan di ikuti oleh alzena
"gue... gue mau masuk islam zam" jawab alzena tanpa ragu, izam terkejut mendengar ucap alzena
"lo... lo serius mau masuk islam al?" tanya izam
"iya gue serius zam" jawab alzena, izam yang mendengar ucapan alzena jadi tersenyum manis menurut alzena
" ya Tuhan kok izam senyum nya manis banget ya" batin alzena
alzena yang terlalu fokus dengan izam pun tak menyadari pertanyaan izam
"al, alzena"panggil izam
"ah iya, kenapa zam? "tanya alzena gelagapan
"kok lo malah bengong si, gue manis ya"ucap izam sambil menaikan satu alis nya
"ge-er tadi gue cuma pusing jadi ga fokus sama pertanyaan lo"ucap alzena
"lo sakit al? mau gue pijitin? "tawar izam
"boleh kalo ha ngerepotin lo" ucap alzena,
"ngga ngerepotin lah, lo tidur an aja pake paha gue buat jadi bantal lo jadi gue enak mijit nya"ucap Izam dan di turuti oleh alzena, perlahan namun pasti izam pun memijit kepala alzena, dan alzena pun memejamkan mata
"al lo serius pengen masuk islam? "tanya izam namun tidak berhenti memijit kepala alzena
__ADS_1
"iya zam, tadi pas bangun tidur gue mimpi, kalo gue keguguran karna gue ngga dengerin omongan lo, alhasil gue ketabrak, dan ternyata yang nabrak gue adalah orang suruhan fahmi"jawab alzena namun dia masih memejamkan mata dan menikmati pijatan izam
"terus apa hubungannya sama lo yang pengen jadi muslim?" tanya izam penasaran
"gue tadi ngikutin lo ngambil wudhu dan juga sholat, meskipun gue ga tau do'a nya dan cara yang bener, tapi entah kenapa gue jadi lebih tenang sekarang"jawab alzena
"alhamdulillah kalo lo pengen masuk islam, gue seneng denger nya"ucap Izam
"tapi masuk islam itu bukan sekadar baca 2 kalimat syahadat, terus lo masuk islam al"ucap izam
"iya, tau kita harus sholat puasa, zakat dan juga haji kan? " ucap alzena
"iya lo bener, tapi meskipun lo udah ngelakuin itu semua, kalo di hati lo ga percaya bahwa allah SWT itu Tuhan yang sesungguhnya ya percuma" ucap izam
"maksudnya? tanya alzena langsung membuka mata dan duduk di samping izam
"kalo lo ngucap 2 kalimat syahadat, " Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah".
yang artinya: Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. dan lo yakin dengan apa yang lo ucapin, lo udah masuk islam, tapi kalo lo ga yakin dengan apa yang lo ucapin dan masih yakin bahwa yesus adalah Tuhan, ya percuma mau baca ratusan kali pun lo belum muslim, karna lo ga percaya bahwa allah SWT adalah Tuhan"ucap izam (ini pendapat author ya, jika pendapat author salah, atau ada yang tersinggung mohon maaf, tapi yang nama nya manusia mempunyai pendapat yang berbeda beda )
"maksud lo gue ga bisa jadi orang islam? "tanya alzena
"bukan gitu al, maksud gue lo yakinin dulu hati dan fikiran lo, jika ingin masuk islam" Jawab izam
"sebenarnya gue udah yakin dari awal pacaran sama mas farhan, dan gue mau ngikutin keyakinan dia, tapi karna orang tua gue, ngelarang gue buat mualaf ke islam, jadi mas farhan yang masuk ke Kristen, jadi kita bisa nikah"ucap alzena
"lo beneran mau mualaf?,kalo lo beneran mau gue bisa nuntun lo buat baca 2 kalimat syahadat" ucap Izam
"lo serius mau bantuin gue? "tanya alzena
"iya, tapi menurut gue mending sekarang dari pada nanti nanti, takut keburu mati" ucap izam
"iya"jawab alzena
"sekarang lo ngikutin kata kata gue ya" ucap izam dan di balas anggukan oleh alzena
..."Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah" ucap izam dan di ikuti oleh Alzena, dan mulai saat itu alzena sudah menjadi seorang muslim...
...****************...
__ADS_1