Ditalak Saat Aku Berhasil Hamil

Ditalak Saat Aku Berhasil Hamil
BAB 19 TERNYATA OH TERNYATA


__ADS_3

Setelah menunggu lama akhirnya sang dokter pun keluar


" Bagaimana keadaannya dok" tanya Izam


" Mohon maaf Pak istri Bapak mengalami keguguran" ucap sang dokter


" innalillahi wa inna ilaihi rojiun" ucap Izam langsung terjatuh mendengar bahwa Alzena keguguran


" yang sabar ya pak, Bapak harus ikhlas Mungkin ini yang terbaik dari Tuhan, Dan tolong jaga baik-baik istri anda, berikan support untuk istri anda agar istri anda tidak merasa kesedihan yang mendalam, saya takut istri anda akan trauma dengan apa yang telah menimpanya" ucap sang dokter


" nanti pasien akan kami pindahkan ke ruang rawat, silakan Anda urus administrasinya" ucap sang dokter


" baik dok terima kasih atas saran dan doanya" ucap Izam,


" kalau begitu saya permisi dulu Pak" ucap sang dokter terlalu pergi meninggalkan Izam. dan Izam ingin melihat keadaan Alzena namun dia urungkan karena dia harus mengurus administrasi. setelah mengurus administrasi Alzena langsung dibawa ke kamar VVIP. dan Izam tak lupa menghubungi Ibu Rania untuk segera datang ke rumah sakit bersama Nisa

__ADS_1


sambil menunggu Ibu Rania datang Izam menemani Alzena, dan menggenggam erat tangan Alzena, sedangkan Alzena masih belum sadarkan diri. hingga Ibu Rania pun datang Alzena Belum sadar


" Assalamualaikum Zam" ucap Ibu Rania Saat memasuki ruangan Alzena


" Waalaikumsalam Bu," ucap Izam lalu memeluk sang ibu


" Maafkan Izam yang lalai menjaga Alzena Bu, ini semua salah Izam, jika tadi siang Izam tidak menuruti permintaan Alzena Ini semua tidak mungkin terjadi Bu" ucap Islam sambil menangis dipelukan Ibu Rania, Ibu Rania dan juga Nisa yang melihat Izam menangis pun ikut menangis


" Kenapa ini bisa terjadi zam?" tanya ibu Rania, Izam pun menceritakan kronologinya. Ibu Rania dan juga Nisa terkejut mendengar cerita dari Izam


" ini kayaknya ada yang sengaja membuat Kak Alzena celaka bang" celetuk Nisa


" Zam izam" lirih Alzena, Izam yang mendengar panggilan dari Alzena pun langsung menoleh. dan dia langsung menggenggam tangan Alzena


" ya Al Gue di sini" ucap Izam

__ADS_1


" anak... anak gue Zam"


" maafin gue yang udah lalai jagain lo Al, gue minta maaf maafin gue" ucap Izam sambil meneteskan air mata


" ini bukan salah lo zam ini salah gue yang gak hati-hati, kalau aja gue dengerin omongan lo dari awal kan sekarang anak gue masih ada. gue ibu yang jahat zam hiks hiks hiks" ucap Alzena sambil menangis, Siapa yang tidak menangis jika kita kehilangan anak yang baru saja hadir, bisa dibilang mungkin semua orang pun akan merasakan hal yang sama terkecuali yang sengaja mengaborsinya


" enggak al, lo ibu yang baik, ini semua murni kecelakaan. lo jangan nyalahin diri lo sendiri lo salahin gue aja al" ucap Islam sambil mengeratkan tangan mereka


" gue jahat sama anak gue zam, gue jahat, gue udah ngebunuh anak gue zam" ucap Alzena sambil memukul perutnya sendiri


...****************...


" Al bangun Al" ucap Izam lembut


"gue jahat zam, gue udah bunuh anak gue zam"lirih alzena sambil mengeluarkan air matanya, izam yang melihat itu pun menjadi panik

__ADS_1


"ALZENA AZKAYRA bangun hey"ucap izam sedikit keras karna alzena tidak bangun bangun, tiba tiba alzena langsung terbangun


"astaga!!!" teriak alzena, izam terkejut mendengar teriakan alzena


__ADS_2