Dokter Cantik Penakluk Hati Billioner

Dokter Cantik Penakluk Hati Billioner
Aku Mencintai Mu


__ADS_3

Hari ini Akia sudah kembali bekerja di rumah sakit sebagai dokter bedah, Akia tadi nya ingin pergi ke luar negri untuk penempatan masing-masing yang telah lulus koas tetapi Sean menentang kehendak Akia karena itu tidak baik untuk janin yang ada di dalam perut Akia.


Akia sedang melakukan bedah pada pasien nya, dibantu oleh asisten nya.


---


*Manado, Sulawesi.


Tuan Chan bersama Nyonya Aiza sedang makan siang berdua.


Dari arah lain terdengar langkah seseorang dengan senyuman yang mengembang menghampiri nya.


"Siang mommy, daddy" Sapa Sean tersenyum.


"Wait, why always you smile?" Tanya Nyonya Aiza heran dengan tingkah putra nya.


"Mommy Will sedang senang because Will memenangkan tender perusahaan dengan jumlah yang besar" Balas Sean senang.


"Mommy tak perduli masalah pekerjaan mu, mommy ingin kau mengajak kami bertemu dengan orang tua Akia" Tutur Nyonya Aiza.


"Iya Will, kau kan akan menikah lebih baik kita bertemu dulu dengan orang tua Akia" Timpal Tuan Chan.


"Apa harus?" Tanya Sean.


"Harus sekali Will, itu adat orang Indonesia" Balas Nyonya Aiza.


"Will, keturunan Korea seperti daddy" Tutur Sean menoleh ke arah Tuan Chan.


"Mommy mu ini lahir di Indonesia Will, tentu kamu harus tau adat Indonesia" Balas Tuan Chan.


"Im sorry mom, Will lupa jika mommy ketutunan Indonesia. Baiklah jika begitu Will akan bicarakan pada Akia" Tutur Sean.


"No.. Mommy besok akan ke Jakarta mengajak Akia ke pulang ke kampung nya" Balas Nyonya Aiza.


"Tapi mom" Tutur Sean.


"Tak ada alasan Will" Bantah Nyonya Aiza.


Sean hanya bisa pasrah dengan kemauan mommy nya, Sean akan terbang ke Jakarta hari ini karena Sean begitu rindu dengan sosok gadis yang Sean cintai.


Sean memerintah Satya mempersiapkan halipad nya, setelah siap Sean beserta Satya terbang menuju Jakarta.


---


*China.


Cathren pulang menemui mommy di China, karena rasa rindu yang mendera nya. Young Zah ibu dari Cathren Zah ialah seorang single parents, Young Zah membesarkan anak nya dengan kerja keras nya sendiri karena suami dari Young Zah meninggal karena kecelakaan pesawat.

__ADS_1


Suami Young Zah dari Indonesia, Young Zah dan Cathren pandai berbahasa Indonesia belajar dari almarhum suami nya.


"Mommy, I really miss you" Tutur Cathren memeluk mommy.


"Cathren mommy juga rindu pada mu sayang" Balas Young Zah membalas pelukan anak nya.


Young Zah mengajak anak nya masuk ke dalam rumah nya, Young Zah meminta pelayan membuat kan minuman untuk anak nya.


"Bagaimana pekerjaan mu sayang?" Tanya Young Zah.


"Sangat baik mommy" Balas Cathrean.


"Bagaimana dengan Sean? Apa kau sudah merebut hati nya?" Tanya Young Zah.


"Belum momm, bahkan yang aku dengar dari Zack, Sean akan menikahi seorang dokter yang orang tua nya pilih" Balas Cathren menyandarakan tubuh nya pada sofa.


"Itu tidak boleh terjadi Cath, kau harus memggalkan pernikahan itu" Tutur Young Zah.


"Bagaimana caranya momm? Aku tak tau siapa dokter yang akan di nikah kan dengan Sean" Balas Cathren.


"Wait.. Mommy akan menelpon anak buah perusahaan almarhum ayah mu yang ada di Indonesia" Tutur Young Zah.


"Momm kenapa tidak kita saja yang ke Indonesia?" Tanya Cathren meminun-minuman yang di bawakan pelayan.


"Dasar anak bodoh, anak buah ayah mu akan menculik dokter itu dan akan membawakan ke hadapan kita. Jika nanti Sean ingin mengambil nya kita ajukan syarat jika gadis dokter itu ingin kembali Sean harus membagi setengah saham nya atau menikahi mu" Balas Young Zah.


---


Akia selesai membedah pasien nya, Akia istirahat di ruangan nya di temani Lidya, Qausar dan Firaly.


"Bagaimana dengan kandungan mu dokter Akia" Tanya Firaly.


"Jauh lebih baik dokter Firaly" Balas Akia tersenyum.


"Akia maafkan kelakuan Will, aku tak tahu apa yang harus aku lakukan selain meminta maaf atas nama keluarga Harson" Tutur Lidya.


"Tak apa dokter Lidya" Balas Akia tersenyum.


"Apa Will akan bertanggung jawab?" Tanya Qausar.


"Jika tidak bertanggung jawab tak apa aku yang akan menikahi mu" Tutur Firaly.


---


Sean tiba di bandara Jakarta, Sean langsung melajukan mobil nya yang di kendarai oleh Satya, rasa nya Sean ingin cepat bertemu dan memeluk Akia.


Sean menginjakan kaki nya di loby rumah sakit, Sean berpapasan dengan dokter Vivian spesial kandungan.

__ADS_1


"Tuan" Sapa Vivian menunduk.


"Ah dokter Vivian apa anda melihat dokter Akia?" Tanya Sean datar.


"Dokter Akia baru selesai membedah mungkin beliau sedang beristirahat bersama dokter yang lainnya di ruangan bekas koas" Balas Vivian.


Tanpa mengucapkan terimakasih Sean berlalu menuju ruangan bekas anak koas dulu.


Saat Sean ingat masuk, Sean menahan diri mendengar perkataan seseorang.


"Jika tidak bertanggung jawab tak apa aku yang menikahi mu" Tutur Firaly.


Pintu ruangan terbuka, Qausar, Firaly beserta Lidya kaget dengan kedatangan Sean tapi tidak dengan Akia, Akia begitu santai melihat kedatangan Sean.


Sean memasuki ruangan itu di ikuti Satya, Sean menghampiri Akia menatap lekat mata Akia.


"Remember honey, aku akan menikahi mu" Tutur Sean tepat di telinga Akia.


Akia tersenyum getir namun hati nya senang, pria yang arogan itu telah membuat hati Akia terguncang dan mencintai nya.


Sean beranjak memamdang kita dokter tersebut yang tak lain ialah Lidya kaka sepupu nya dan juga Qausar dan Firaly.


"Kak Lidya, mommy and daddy akan kemari keluarlah dan sambut mommy and daddy" Tutur Sean.


"Yes brother" Balas Lidya keluar dari ruangan.


Sean menggebrak meja membuat semua yang ada di ruangan terkejut termasuk Akia.


"Qausar, apa adik mu tak punya sopan santun?" Tanya Sean sinis.


"Maksud mu Will?" Tanya balik Qausar.


"Aku Sean Will Harson! Pria yang tanggung jawab! Aku akan menikahi Akia!" Teriak Sean marah.


"Anda menikahi Akia karena Akia sedang mengandung anak mu! Coba jika Akia tidak mengandung nya apa anda tuan Sean Will Harson akan menikahi nya?" Balas Firaly penuh penekanan.


"Firaly!" Teriak Qausar sama marah nya.


Emosi Sean sudah tak terbendung anak sebesar Firaly suda menghina Sean Will Harson billioner muda sebenua Asia dan Eropa.


Sean ingin melayangkan pukulan pada wajah Firaly namun terhenti saat Akia memeluk tubuh Sean sambil menangis.


Amarah Sean seketika reda, Sean memandang Akia dan memeluk nya.


"Qausar ajarkan adik mu untuk tidak melawan pada seseorang yang lebih tua, dan ajarkan adik mu jangan ikut campur dengan persaanku. Perlu kau tahu aku mencintai Akia sebelum Akia mengandung anakku!" Tutur Sean dengan nada yang sedikit rendah.


Sean membawa Akia menuju ruangan Akia sendiri di ikuti Satya yang hanya diam menonton amarah Sean tadi.

__ADS_1


__ADS_2