Dokter Cantik Penakluk Hati Billioner

Dokter Cantik Penakluk Hati Billioner
Pertengkaran


__ADS_3

Beberapa bulan dari pernikahan Sean dan Akia, sampai saat ini Cathrine belum Satya temuka, entah berada di mana wanita licik itu membuat semua orang yang menyayangi Akia melindungi nya karena takut jika Cathrine akal muncul tanpa ada yang mengetahui nya.


Kandungan Akia memasuki bulan ke 8, dalam kandungan yang tengah membesar Akia masih sibuk di rumah sakit dengan pasien, Sean sering menyuruh Akia ambil cuti namun Akia selalu menolak dan jika Akia di paksa Akia pasti akan marah besar pada Sean.


Di kantor nya Sean tengah memandang foto sambil tersenyum sendiri, Satya yang masuk ke dalam ruangan Sean sedikit keheranan dengan bos nya itu.


Karena tak ada tanda-tanda Sean akan melihat nya Satya berinisiatif berdehem agar Sean mengetahui kehadirannya.


"Ehem.." Dehem Satya.


Sean menoleh pada arah suara.


"Sejak kapan kau berdiam diri situ?" Tutur Sean agak kikuk.


"Tidak lama tuan" Balas Sean tertawa kecil.


Sean memamdang Satya lekat, pasal nya baru kali ini Sean melihat Satya tertawa walau pun di tahan.


"Apa kau tertawa?" Tutur Sean bertanya.


"Tidak tuan maaf" Balas Satya batuk kemudian merapihkan dirinya.


"Kau berbohong! Cepat katakan apa yang membuat mu tertawa?!" Tekan Sean.


"Saya hanya tertawa kecil melihat tuan yang memandang foto sambil tersenyum sendiri" Balas Satya serius.


"Kau tidak tahu jika aku sedang bahagia karena di cintai istri ku yang super duper cantik nan hebat, oh ya dan satu lagi aku tersenyum bahagia karena sebentar lagi aku akan menjadi papa" Tutur Sean memperagakan senyuman nya.


Tuan sedang di mabok cinta, tapi bagaimana rasa nya mencintai dan di cintai. Batin Satya berpikir.


Sean melirik Satya yang tengah melamun.


"Jangan menghardi ku, jika aku sedang jatuh cinta oada istri ku!" Tutur Sean membaca pikiran Satya.


"Ah tidak tuan" Balas Satya.


"Aku tahu siapa kau, maka nya cari istri!! Kau sudah seperti pria yang tak laku!" Tutur Sean tertawa.


"Saya hanya memfokus kan diri saya pada keluarga Harson tuan" Balas Satya membela.


"Alasan! Apa jangan-jangan kau.." Tutur Sean menggantung.

__ADS_1


"Jangan-jangan apa tuan?" Balas Satya penasaran.


"Jangan-jangan kau penyuka batang" Tutur Sean curiga.


Apa? Penyuka batang, aku masih normal tua**n. Batin Satya kesal.


"Saya masih normal tuan" Balas Satya.


"Jika normal cari lah wanita, bawa dia kemari. Jika kau berhasil memiliki wanita aku akan memberi hadiah untuk" Tutur Sean.


Apa lagi ini? Hadiah apa tuan?. Batin Satya.


Kita lihat saja siapa wanita yang beruntung memiliki mu Satya, kau yang dingin dan tak banyak bicara akan adakah wanita yang tahan dengan sikapmu?. Batin Sean.


"Baik secepat nya saya akan mencari nya tuan" Balas Satya percaya diri.


Sean dan Satya membahas masalah kerja kemudian membahas Cathrine yang sampai kini belum di temukan nya membuat Sean menambah bodyguard di sisi istri nya untuk menjaga-jaga.


--


Cathrine masih dalam persembunyian nya karena jika Cathrine keluar, Cathrine pasti kan ia akan langsung di tangkap oleh orang-orang nya Sean karena masalah penculikan tempo hari itu.


Semua kegiatan Akia di potret kemudian di kirim pada Cathrine, ponsel Cathrine berdering satu kali menandakan ada yang mengirim pesan, cepat-cepat Cathrine melihat nya, nampak gambar Akia yang tengah sibuk di rumah sakit dengan perut nya yang semakin membesar.


"Uh aku sudah tak sabar keluar dari sini dan memulai balas dendam pada wanita itu karena sudah berani mengambil Sean dari ku" Tutur Cathrine tersenyum licik.


--


Akia banyak disibukan dengan pasien oprasi nya, Akia memeriksa pasien nya di ruang VVIP usai selesai Akia keluar dari kamar pasien nya, saat keluar bersama dengan suster Akia berpapasan dengan Zoe.


Zoe ialah dokter pertukaran dari Jerman, pangkat dokter sama dengan Akia yaitu dokter bedah dan juga merupakan dokter idola di rumah sakit terbesar Jerman, Zoe di sematkan dokter idola bukan lah karena kebaikan hati nya pada pasien melainkan Zoe menggoda sang kepala rumah sakit Jerman dan dengan mudah nya Zoe menjadi dokter idola berbeda dengan Akia yang harus bersusah payah mendapatkan gelar dokter idola.


Walaupun baru beberapa bulan di Indonesia Zoe sudah fasih bahasa Indonesia, dan juga Zoe juga termasuk dokter yang tak menyukai Akia karena Zoe sejak dari Jerman mengidolakan Sean sang billioner namun sejak berita Sean menikah membuat Zoe tak suka pada istrinya, sampai Zoe tahu jika istri Sean adalah Akia partner bekerja nya membuat Zoe tambah membenci Akia.


"Selamat siang dokter Zoe" Sapa Akia ramah.


Zoe yang hendak melewati Akia dengan berjalan angkuh seketika menghentikan langkah nya saat Akia menyapa nya.


"Kau menyapa ku?" Tanya Zoe pura-pura tak mendengar.


"Seperti nya begitu" Balas Akia tersenyum.

__ADS_1


Zoe muak dengan senyuman manis Akia, Zoe mendekat pada Akia membuat suster yang ada di belakang Akia pamit lebih dulu.


Zoe memegang dagu Akia kemudian menghempas kannya.


"Jangan so baik pada ku, jangan harap kita bisa bekerja sama!! Aku muak pada mu!! Aku benci pada mu!!" Tutur Zoe marah.


Dalam ribut nya Akia dan Zoe, Lidya dan Qausar datang karena mendapat kabar dari suster yang menemani Akia, Akia sedang di bentak Zoe.


"Hei!!" Teriak Lidya dari jauh.


Akia dan Zoe menoleh, Lidya dan Qausar berlari menghampiri Akia.


"Apa kau tak apa dokter Akia" Tanya Lidya khawatir.


"Aku tak apa" Balas Akia.


Usai mengetahui Akia tak apa pandangan Lidya beralih pada Zoe yang sombong dan angkuh itu.


"Penyelamat datang huhu!!" Sindir Zoe melenggang pergi namun dengan cepat Lidya menahan tangannya.


"Jangan sentuh!!" Tutur Zoe.


"Dokter baru gak punya sopan santun!!" Balas Lidya marah.


Akia dan Qausar menahan Lidya agar tak ada keributan namun Lidya memperdulikannya.


"Maaf ya saya tidak ada urusan dengan anda!" Tutur Zie menekan kata-kata nya.


"Tentu saja ada! Aku sebagai kakak Sean tak sudi jika istrinya adik ku di sentuh oleh tangan kotor seperti mu!" Balas Lidya marah.


What?! Wanita ini kakak Sean, apa benar? Atau jangan-jangan dia berbohong. Batin Zoe kaget.


"Hei wanita halu!! Jangan ngaku Sean itu adik mu!!" Balas Zoe mendorong Lidya.


Qausar yang tak terima Lidya di dorong akhirnya turun tangan membuka Lidya sedang kan Akia mencoba memisah kan pertengkaran itu.


"Dasar wanita gila! Dokter Lidya ini kakak Sean! Apa kau tak punya sosmed untuk melihat akun sosial media keluarga Harson!! Dasar norak!!" Tambah Qausar ikut marah.


--


Guys vote dan like nya yuu cusss

__ADS_1


__ADS_2