
Aku baru pulang dinas dari luar kota,hendak mencari kunci gudang kala menemukan benda itu di lemari laci Jum.Sebuah benda pipih dengan dua garis samar di sisi nya.Seketika jantung tu berdentam hebat.Ini tes peck,alat tes kehamilan,untuk apa Jum menggunakan alat ini?
Jum kan belum menikah?
Gegas ku tutup laci meja dan keluar kamar tatkala mendengar suara anak-anak berlarian masuk ke rumah sehabis bermain di taman perumahan dengan Jum.
"Mama sudah pulang, hore...... "
Teriak si sulung Sifaya,mereka akhir nya berhamburan memelukku yang sudah dua hari tak bertemu.
"Mbak Jum aku mau minum".
Mintak si kecil Jum melengkah mengambil gelas dan menuangkan air.
Dari jarak berapa meter ku perhatikan perutnya, sedikit lebih buncit dari biasa nya dan tubuh kelihatan sedikit berisi.Astagfirullah apakah Jum hamil?
__ADS_1
Kulihat anak pergi bermain dengan Jum di ruang bermain.Aku merebah kan diri di sofa dengan pikiran tak menentu, berbagai pertanyaan muncul dalam benak,benar kah jum sudah berbuat sejauh itu? dengan siapa?
"Ma sudah pulang"Mas Mail membuyarkan lamunan ku.Ia mencium kening ku dan membelai rambut ku.
"Sudah Mas, aku pulang dua jam lebih cepat dari seharus nya"
Jawab ku, ternyata membuat ku tak sadar kalau Mas Mail sudah pulang kerja dan memasukan mobil ke gerasi.
"Asyik papa juga sudah pulang"
"Ayuk pa,kita main sama-sama"
Mereka menarik papa nya menuju ke ruangan bermain,aku masih mengamati dari sudut sofa,mereka tertawa-tawa kegirangan menyaksikan kekocakan yang di buat oleh papa nya.
Esoknya,sebelum aku berangkat ke kantor,saat Jum menyuapi si kecil di halaman depan, ku gegas melasak masuk ke kamar Jum kembali, kubuka laci itu kembali, tespek masih terletak di situ.
__ADS_1
Kala ini kuamati dengan seksama,garis merah di sebelah garis tegas itu yang terlihat samar, aku belum masih memastikan,positif atau negatif,sebab dua garis merah yang mengindikasikan positif pun jika sudah lewat beberapa jam maka warna nya akan memudar.
Kugigit-gigit bibir ini sambari mencoba menerka-neka siapa lelaki yang dekat dengan nya,belakangan ini dan menidurinya hingga dia takut hamil dan membeli alat tes kehamilan ini?
Apakah dengan satpam kompleks yang biasanya muncul saat Jum bermain di taman bedua bersama anak ku? kelihatan nya memang ada hubungan di antara mereka berdua,apa benar sejauh ini hubungan mereka? ,apa mungkin kedekatan mereka luput dari perhatian ku karena terlalu sibuk bekerja dengan pekerjaan?
"Assalamualaikum".
Yuk Titik, yang biasa cuci setrika dan membersihkan rumah dan bekerja pulang pergi tiap hari itu mengucapkan salam.
Aku menjawab salam nya, dan menarik tangan nya menuju ke dalam kamar ku.Berbisik memintak tolong padanya untuk mengawasi aktifitas jum, selama aku tidak berada di rumah, barangkali ada hal-hal yang mencurigankan,beruntung yuk Titik ini amanah orang nya.
Setelah dua hari ku tanyakan pada nya untuk mengorek informasi, menurut nya tak ada yang mencurigakan dan Jum berkerja seperti biasa bermain dengan anak-anak.
"Apa ada hal yang lain yuk?barang kali ada. cowok yang datang menemui Jum gitu? ".
__ADS_1
"Owh ya baru ingat bu, sopir yang ada di sebelah rumah,Anto,kemarin nitip martabak,kata nya untuk Jum, saya juga di bagi nya bu".