
Mbak Nana yang dari tadi merunduk-runduk di balik jendela berusaha melihat apa yang di lihat oleh orang ramai, sampai-sampai dia berteriak.
"YA ALLAH,bu ada orang ingin bunuh diri,seperti nya mau lompat dari atas tower bu".
Deg!!
Tiba-tiba aku kaget mendengar yang di ucapkan mbak Nana, Mas Mail yang sedari tadi diam mengahampiri aku, otak ku sibuk memikirkan pesan yang di kirim ke aku dan Mas Mail, apa ada hubungan nya, jangan-jangan,YA ALLAH apakah ini ulah Jum?.
"Bu, lihat seorang perempuan memanjat tower bu !!" mbak Nana yang berteriak dari balik pagar rumah.
"Siapa mbak??, mbak kenal dengan orang nya mbak? ",mbak Nana terengah-ngah sambil berfikir.
"Sudah lah dek,gak usah di pikirin,udah nggak usah keluar rumah,mas yakin itu Jum dek? "ujar mas Mail kepda ku.
Ada apa dengan Jum saat ini?,jadi yang mengirim pesan kaleng itu dia, nekat sekali dia mau bunuh diri, mungkin dia masih banyak stock nyawa di kantong nya, gila, benar gila Jum ini.
( Aku tau kalian berdua ada di dalam rumah, kalian senang kan melihat aku sebentar lagi meregang nyawa)
Masuk nya sebuah pesan ke HP ku dan Mas Mail.Jum kenapa bocah yang masih polos dan lugu itu sekarang menjadi berubah seperti ini ?,apa segitu cinta nya dia sama Mas Mail.
(Aku tau kalian berdua merasa bahagia melihat aku mati, tapi ingat kematian ku ini tidak sia-sia dan aku bersumpah!, akan menghantui kalian selama-lama nya tak akan ku lepaskan)
__ADS_1
Pesan Jum yang ke dua nya.
"Pak Mail......... "Seseorang berteriak memanggil,dari teras rumah.
"Pak sepertinya itu Jum yang jadi ART di rumah ini, dia berteriak-teriak sambil memanggil nama Bapak" .
Mas Mail yang berada di pintu segera berlari keluar pagar dan melihat dengan sendiri nya dan menatap ke atas tower.
"Oke saya ke sana,Pak".
Dia menatap ku dari luar pagar rumah.
"Dek kamu di rumah aja, jangan keluar, jaga anak-anak saja".Pesan Mas Mail kepada ku.
"Woi woi turun woi !!".
Orang-orang yang berkendara lalu lalang banyak menghentikan kendaraan nya,mereka ingin menonton adegan Jum bunuh diri,ada juga yang mengabadikan momen Jum bunuh diri, nekat juga dia ini.
"Ada orang yang mau bunuh diri !!,ada orang yang mau bunuh diri!! "teriak orang-orang di sekitar.
"Turun!! turun mbak..... "Teriak orang yang di bawah tower.
__ADS_1
Mas Mail juga memberi kode kepada Jum agar segera turun.
( Keluar kamu Lina,aku ingin kamu lihat aku mati, katanya tak ingin hidup dengan Mas Mail, nyata nya kamu masih bersama Mas Mail tiap hari dirumah, MUNAFIK!!! kamu Lina)
Satu pesan masuk lagi ke HP ku.
Astagfirullah,jadi ini maksud dia ingin bunuh diri karena berfikir negatif terhadap ku dan Mas Mail, Mas Mail kesini hanya ingin melihat anak-anak nya,sedangkan aku sudah melayang kan surat gugatan cerai ke pengadilan,berfikir sempit sekali Jum.
Entah mengapa aku tertarik untuk keluar rumah ingin sekli aku melihat Jum, ku titip anak-anak pada mbak Nana di rumah, dan ku kunci pintu rumah agar nanti anak ku tak menjadi perisai dia,seperti sebelum nya.Berharap aku bisa menyelamat kan nya, nya walau bagaimana pun masalah ku dengan dia, semoga pencobaan bunuh diri ini bisa di cegah.
Aku sampai di bawah tower, dan menatap ke atas.
YA ALLAH, wanita gila yang sedang hamil itu berjuang naik ke atas tower yang lebih tinggi lagi.
"Turun mbak!! turun mbak!! ".Teriak orang-orang.
Di atas sana Jum berteriak-teriak gak jelas,
mungkin dia tidak terima di suruh turun di teriak oleh orang di bawah tower, hingga membuat dia kesal mengelurkan kata-kata yang kasar kepada orang-orang di sekitar.
Kulihat Anto sedang belari ke arah tower, karena dia baru saja siap mengantarkan bos nya seperti nya,dia sudah tau yang di atas sana adalah Jum.
__ADS_1
Lama Jum di atas sana berteriak dengan keras, namun sayang suara nya yang timbul hilang di tiup angin.
Sampai di rakitan tower paling atas dia menunjuk-nunjuk kebawah dan berteriak-teriak dan berdiri dengan tegak tampa takut sama sekali.