Dua Garis Muncul

Dua Garis Muncul
membongkar kebusukan jum


__ADS_3

Aku berucap dengan mantap kepada keluarga besar apa yang sebenar nya terjadi bukan bermaksud jahat, hanya saja agar tidak ada Jum, Jum yang lain akan muncul suatu saat nanti.


Mata Jum menatap ku kambali dan berkaca-kaca.


"YA ALLAH, bu, ini ngomong apa, nggak kuat aku dengar tuduhan ibu yang begitu menyakitkan di hati ku bu, jangan permaikan jum buk, meski pun Jum orang yang tak berdaya bu, Jum memang pembantu bu, tapi gak ada niat sedikit pun untuk menggoda bapak bu, tapi kalau mau salah-salahan bu, salah kan saja diri ibu sendiri, karena ibu membiarkan aku dan bapak tinggal satu rumah dan ibu juga jarang di rumah karena sibuk keluar kota terus,sehingga bapak memperkosa Jum bu, Jum di perkosa sama bapak, bahkan keperawanan jum di renggut oleh bapak, sampai sekarang Jum masih simpan sperai dan kain lap darah perawan sebagai bukti, bisa dicek dan bapak bisa di tanyakan juga, apakah Jum sudah begini masih saja di tuduh yang tidak-tidak bu, Jum sakit mendengar nya bu"ucap nya lagi merepet.


Mendengar penjelasannya aku di buat meradang oleh nya.


"Kamu jangan bohong Jum"bentak ku.


"Bohoong apa bu? ".


"Banyak, mau aku yang jelas kan atau kamu yang berbicara jujur dengan sendiri nya, aku pegang semua bukti tentang kamu Jum, kamu kira aku bisa di tipu oleh mu,sepandai-pandai nya kamu bersandiwara kamu akan ketahuan juga Jum, walau kamu pandai berakting tapi rekam jejak mu terekam Jum, kamu bukan saja hanya bisa terjerat pasal perzinaan yang aku adukan kepolisi dan diadili, lalu ditahan, kamu juga ngasih obat tidur ke anak-anak, ngasih Mas Mail obat perangsang,dan kamu juga sudah melakukan penyanderaan terhadap anak kecil tadi malam, itu semua bisa menjerat mu, kamu gak cocok jadi pembantu Jum, kamu cocok nya hidup bebas di luaran sana,kalau jadi membantu niat mu hanya ingin menggaiet suami-suami nyonya mu, terbukti kan".


"Jangan mengada-ngada bu,kasihan sedikit bu, saya ini cuman pembantu bu, jangan ibu terus menfitnah saya bu, cukup saya jadi korban bu, olok-olokan masyarakat,korban pemerkosaan, sudah sakit hati saya, saya gak di akui sampai sekarang, kalau memang pak Mail dan ibu ingin kembali hidup bersama lalu membuang saya,saya terima bu tapi jangan menuduh saya yang macam-macam bu"


Dia terisak dan tangisan nya sangat memilukan, siapa saja pasti akan iba melihat dia menangis seperti ini, dan itu pula lah yang membuat aku iba terhadap nya sehingga membawa nya pulang untuk ku jadikan pembantu dan mengasuh anak-anak ku seperti nya dia cocok, karena lugu, ayu, dan baik,tapi itu semua hanya lah palsu dan untuk berkedok lain.

__ADS_1


Langsung saja aku membuka tas ku.


"Untuk apa aku mengada-ngada? ".


"Ini apa? "


Aku menunjukkan bungkusan yang baru aku keluarkan dari tasku.


"Ini yang kamu pakai untuk pengasihaan mu kan?dan kamu gunakan pelat dan guna-gunakan? ".


"Buhul ini, kamu kan yang meletakkan di atas kosen rumah, untuk apa? supaya Mas Mail bisa menjadi milikmu,dan jatuh kepelukkan mu? ".


Ku lempar benda tersebut kehadapan nya dan tiga bungkus kain hitam, aku sudah jinakkan benda-benda perdukunan Jum kepada seorang ustads, sehingga sekarang benda-benda tersebut tak lebih dari seonggok sampah.


Papa Heri mengambil bungkusan itu, yang di bentuk menjadi boneka voodoo yang terikat rambut dan foto yang sudah memudar,tapi masih tampak jelas itu foto Mas Mail,lelaki yang dia guna-guna karena menyukainya.


Terlihat schok di wajah-wajah keluarga ku.

__ADS_1


"Keterlaluan kamu Jum, jadi kamu main dukun".


Kakak-kakak ipar ku tampak marah ketika melihat buhul guna-guna tersebut.


Aku menemukan benda-benda tersebut saat mengeledah kamar Jum dan rumah, ku undang guru ngaji yang paham dengan hal seperti itu, pantas saja banyak jin yang bekeliaran di rumah ku.


"YA ALLAH Jum, itu isi nya apa lagi begituan Jum?".


Mbak Nita begedik ngeri kepada kain hitam yang isi nya di buka oleh papa Heri, ada tanah kuburan,sedang kain yang lain nya berisi kuku-kuku,dan berisi tulisan arab yang tak atau arti nya, kain kafan bekas mayit yang entah dari mana dia mendapatkan nya, juga bunga-bunga kantil dan kenanga yang sudah kering,tercium bau menyengat dari wewangian orang jaman dulu dan kemenyan,dan satu kain hitam terakhir di buka berisi kelabang juga kelajengking yang masih hidup namun terlihat lemah, papa mengambil nya dan di bawa keluar untuk di bakar dan membacakan ayat-ayat suci Al-qur'an melihat itu semua keluarga ku dan Mas Mail bergedik ngeri dan melafas kan ayat-ayat pendek.


"Dan yang paling nyakiti Jum, kamu kasih apa anak-anak ku aahhhh?,ini apa hahh? ".


Kutunjukkan obat tidur itu kehadapan nya.


"Ibu jangan mengada-ngada bu, ibu dapat itu dari mana?, saya sangat sayang dengan anak-anak bu?, nggak mungkin saya melakukan nya"ucapnya kepada ku.


Semakin kamu membela diri semakin akan terbongkar rahasia mu Jum, dia ingin mengecoh pemikiran orang di sini bahwa ini akalan-akalan ku saja. maaf Jum kamu salah lawan.

__ADS_1


__ADS_2