
Mas Mail kemudian melanjutkan pembicaraan nya lagi.
"Tapi nggak apa-apa, mungkin tujuan Lina untuk menampar Mail, tak ada wanita yang ingin di duakan apalagi sembunyi-sembunyi seperti ini,dan malah dengan ART nya sendiri, namanya lelaki, bandelnya ya seperti ini, melihat perempuan cantik, seksi dan masih muda,menggoda ya pasti murah tergoda, walau sebelum nya dan selama ini tidak pernah kejadian karena sudah komitmen dengan Lina, tapi pas sekali terpeleset,terpeleset lagi bekali-kali, baru sama Jum saja Mail pernah melakukan ke salahan ini".
"Yang jelas kamu enak terpeleset kan Mail, si Jum semontok begitu,menggoda,ya kamu masih tipis iman Mail, ya udah kemakan, mbak heran kamu dulu alim loh,walau waktu bujang sedikit playboy, kan sudah berubah waktu dapetin Lina, lah yo kok kambuh lagi? ".
"Lha iya, dulu bagaimana kamu ngejar-ngejar Lina,Lina ayune ngono, kalem, pintar, berpendidikan,kok iyo,iseh kegudo ro rewange dewe, wes-wes angel tenan"sahut mama Indah.
(< lah iya,dulu bagaimana kamu ngejar-ngejar Lina,Lina cantik gitu, kalem, berpendidikan, kok yo masih tergoda sama ART nya sendiri, lah-lah payah>).
"Ya inti nya sekarang Mail butuh, tapi nggak bisa nahan, lah Jum,masang-masang nya ya pas"ucap Mas Radit,kakaknya Mas Mail.
__ADS_1
"Maaf pak Radit, jangan sebut saya masang-masang atau penggoda?jelas-jelas saya ini korban pelecehan, yang seharusnya, saya mengadu ke polisian atas tindakan asusila itu dari awal, tapi saya di mintak untuk diam oleh bapak, karena saya takut di pecat, saya diam, tapi kalau di sidang ini saya dipersalahkan dan tidak di perbolehkan untuk melakukan pembelaan diri, untuk apa saya di sini? untuk di bikin malu?".
Dia mulai menangis tak terima kedua belah pihak keluarga berfikir negatif tentangnya.
"Loh Jum kamu kan sekarang bisa membela diri, tapi nanti kamu bisa buktikan bahwa kamu itu memang korban, ya itu tenang saja, kalau kamu gak salah,akan kami bantu kalau kebenaran terungkap Jum, wetela nggak usah lebay, bersandiwara kamu! "ujar mbak Mita.
Jum menangis dengan kencang nya, dan berlari ke kamar mandi dan muntah-muntah di sana, beruntung mbak Rani orang yang paling kalem dan mengerti, nyamperin Jum memberi minyak kayu putih ke Jum,lalu membujuk dan mengajak Jum kembali ke ruangan.
Aku baru sadar di sudut ruang masih ada Anto yang menyaksikan jalan sidang keluarga ku, ku lihat wajah nya memerah mungkin karena menahan amarah, mungkin dia masih kecewa terhadap Jum.
"Lanjut sekarang Lina, kalau mau berbicara lagi, Nduk"ucap papa mempersilahkan aku lagi.
__ADS_1
"Ya intinya Lina nggak mau di duakan pa apalagi di poligami, sementara Jum butuh pengakuan punya suami,ya di nikahi saja Jum, nikah secara ulang agar syahh, hadir kan ayah Jum sebagai wali, lanjutkan apa yang sudah terjadi, Lina jijik kalau harus hidup bersama Mas Mail,lalu menjalani hidup dengan lelaki bekas orang lain, maaf kalau Lina berbicara seperti ini".
"Memang sudah sebulan lebih Lina,tidak memberi jatah kepada Mas Mail, Lina marah,schok mengetahui perselingkuhan mereka, terlebih Lina lihat langsung aksi mesum mereka di berbagai tempat dan ada video-videonya, yang sengaja Lina rekam tampa mereka sadari, jadi, ya jijik nya sudah di ambang batas, nggak ada lagi ke inginan untuk melanjutkan rumah tangga bersama Mas Mail".
"Kalau mau di bicaran kan, kan Lina kerja atas izin Mas Mail, kalau memang Mas Mail butuh Lina di rumah kan bisa di bicarankan, terbuka, dari hati ke hati, kalau memang Mas Mail jelaskan ini sedang urgent,Lina kan masih mengerti jangan sampai kejadian dulu, Mas Mail kan bisa menahan nya sebentar,memang ke dua-dua nya sudah ada niat, atau salah satu nya niat banget sampai main dukun, nanti bisa di buktikan".
"Sebenarnya mas juga tidak kurang memberi nafka, hanya kurang komunikasi, dan kadang aku kelelahan dan kurang paham apa mau nya Mas Mail, tapi Mas Mail kalau salah mengambil jalan, tapi sudah kejadian seperti ini, tapi ya sudah, Lina kuat kan hati dan ikhlaskan saja".
"Itu yang pertama, lalu yang kedua kalau di buktikan walau sebenarnya sudah kejadian juga, toh sudah kejadian, banyak yang sudah Lina temukan bukti-bukti nya,ya mungkin akan jadi bukti sidang perceraian nanti,video,foto-foto semua Lina pegang, dan yang sangat parah, semua ini sudah di rencanakan Jum, Jum nggak selugu yang kalian lihat, Jum menggunakan berbagai cara untuk memikat Mas Mail termasuk pelet dan susuk, juga obat perangsang, dan juga ramuan-ramuan yang lain".
Ucapku mengukapakan semua yang ku ketahui.
__ADS_1