
Kutengadahkan tangan ke atas membaca kalimat kalimatullah dengan memasrah kan diri kepada sebaik-baiknya pelindung.
Bismillah ku mantap kan hati,kubuka sekali lagi lemari di hadapan ku.
"Hoozzzhh".
s
Suara itu terdengar lebih jelas lagi.
Oh, tidak, itu seperti suara ular yang sedang terancam oleh lawan nya, ku amati tajam ke dalam gelapnya lemari Jum, lemari ini memang berukuran besar, samar terlihat makhluk berukuran panjang seperti kepala ular, ku tatap sambil membaca kalimatullah, lama bayangan tersebut mamudar bersama suaranya,dan itu pun suara bisik-bisik di bawah kasur hilang.
Aku beristighfar berkali-kali,aku yang selama ini hidup di zaman modern dan tak pernah merasakan keadaan aneh seperti tadi,aku masih tak percaya atas apa yang aku rasakan barusan.
Aku paham apa yang Jum mulai lakukan, dia main dukun,untuk perlindungan atau guna-guna, dan dia di beri makhluk itu untuk penjaga nya,makhluk itu dia simpan di dalam lemari ini, seperti dalam bungkusan hitam di hadapan ku,sayang nya Jum lupa membawanya.
Lalu ku lanjut kan menggeledah kartus kecil yang tertutup yang dia simpan di tatakan paling atas lemari.
__ADS_1
Satu kotak ******, satu kotak obat kuat dan obat perangsang untuk pria, dan satu kotak darah perawan palsu yang masih tersisa empat bungkus lagi.
Obat perangsang untuk pria? untuk siapa?
Entah mengapa dalam benak ku tiba-tiba muncul bayangan, bahwa ketika aku tidak ada di rumah dia telah melarutkannya dalam air minum yang di buat untuk Mas Mail, sehinggga ke inginan Mas Mail bercinta semakin besar, dan Jum menjerat nya dengan pakain seksi juga menggodanya lihai sekali Jum ini.
Aku juga menemukan sebuah KTP, seprti KTP sudah usang, di situ tertera tanggal lahir nya, yang menunjukkan usia Jum sebenarnya bukan tujuh belas tahun melainkan dua puluh dua tahun,ck ck ck ck ck, sudah ku duga,sebab terlalu tua dia jika berpenampilan seksi dan berpenglaman seperti itu,tapi mengaku usia nya tujuh belas tahun walau wajah nya menipu,tak di pungkuri wajah nya ayu,bisa membohongi usia nya.
Lalu di ujung lemari paling bawah aku menemukan sebuah buah kotak lingerie dengan berbagai model,YA ALLAH kapan lingerie-lingerie itu dia kenakan? apakah dia pakai saat aku tak ada di rumah juga, ah gila seliar itu seandai nya benar iya, aku jadi betanya-tanya wanita itu hidup dari dunia mana sih?, apakah internet segitu besar nya mempengaruhi nya?,yang paling gak bisa aku pikir dia bisa membeli selaput darah perawan, bahkan membeli nya lebih dari satu, artinya dia akan selalu memakainya katika pertama kali berhubungan dengan seseorang, dan Mas Mail salah satu mangsanya yang masuk perangkap.
Lalu terakhir aku menemukan obat tidur, seketika terbayang kedua anakku, jangan-jangan jum memberi obat ini untuk anak-anak ku supaya melancarkan aksi nya.
Dan sekarang wanita ular itu kabur, aku rasa itu akal-akalan nya saja biar di kasihani oleh Mas Mail, atau jangan-jangan mereka merencanakan sesuatu?.
Lekas ku ambil semua barang bukti dan kotak itu, kembali kekamar ku dan memasukan nya ke dalam brankas besar, brankas itu hanya aku yang tau kata sandi nya.
Aku coba mencari ide selanjut nya.
__ADS_1
aku ingat, punya temen SMA yang saat ini bekerja di salah satu provider jasa internet, berharap dia mau membantu ku, walau yakin tak bisa, tapi nggak ada salah nya aku mencoba dulu.
(Al, ni nomor baru gue, Lina ,gue mintak tolong dong ama lu bisa)
( Hai Lin, apa kabar loe,oke,mau mintak tolong apa ni?) Aldi cukup dekat dengan ku jadi mudah dia mengenali ku.
(Gue telefon aja kali ya, bisa?).
(Oke).
Akhir nya aku menjelaskan untuk mengecek aktivitas, dua nomor seluler milik Mas Mail dan Jum.
"Gue tau ini berbahaya, ini menyadap, tapi gue tau loh, bisa bantu?."
Aldi mengerti masalah keluarga yang sedang ku hadapi,cukup pelik, dan aku tau dia punya posisi bagus di sana, jika dia punya simpati terhadapku, dia akan menolong ku.
"Oke Lin, aku cuba bantu, semoga bisa, tunggu nya nanti aku kabari via email,rajin cek email saja ya"
__ADS_1
Setelah satu jam email Aldi masuk, dan deretan-deretan chat itu,aku harus banyak berterima kasih terhadap Aldi,karena bukti pesan-pesan ini bisa menjadi barang bukti di sidang percerain nanti.